Perselingkuhan dan Perceraian
Gandis - wolipop
Rabu, 30 Mar 2011 13:15 WIB
Jakarta
-
Dear Wolipop,Saya sudah hampir delapan tahun berumah tangga dan mempunyai sepasang anak. Perbedaan usia saya dgn suami empat tahun. Masa lalu suami saya cukup buruk untuk diceritakan dan berdampak pada keputusasaan saya sehingga saya sempat khilaf menjalin hubungan dengan orang lain dan hampir mengajukan gugatan cerai. Namun seiring waktu, kondisi rumah tangga kami membaik tapi saya harus kembali lagi diuji bahwa suami saya berselingkuh dan saya balas dengan cara yang sama. Kali ini kami sempat pisah selama tiga bulan dan saya sudah memproses gugatan cerai. Namun, mungkin Tuhan belum menghendaki kami berpisah dan kami kembali rujuk bahkan saya kembali melahirkan anak ke dua. Rumah tangga kami berjalan baik hingga saat ini. Namun sering saya berfikir apakah kami akan terus bersama tanpa adanya perselingkuhan dari suami? Setiakah suami saya? Bagaimanakah rezeki keuangan saya dan suami? Mohon pencerahannya. Terima kasih. (Gandis)
Dear GandisKartu yang muncul adalah Eight Coins, The Empress terbalik, dan Three Cups terbalik. Tampaknya banyak hal yang harus dibenahi dan di susun ulang dari awal. Jika memungkinkan, diskusikan hal ini kepada suami. Perbaharui komitmen rumah tangga Anda berdua. Mulai dari cara mencari nafkah, yang halal dan sesuai dengan kondisi mental masing-masing, ekspektasi dia sebagai suami terhadap istrinya bagitu pula dengan ekspektasi Anda pada suami. Coba perlahan mengutarakan bahwa Anda masih ada kekhawatiran menyangkut kesetiaan suami, sebagaimana Anda menyadari hal yang sama dari dirinya. Hal dasar dan fundamental dalam rumah tangga Anda berdua harus disepakati bersama bersama konsekuensinya, agar menjadi dasar perilaku Anda berdua yang akan menjadi contoh bagi anak-anak yang Anda besarkan. (Rani Dharma) (Odi/Odi)
Dear GandisKartu yang muncul adalah Eight Coins, The Empress terbalik, dan Three Cups terbalik. Tampaknya banyak hal yang harus dibenahi dan di susun ulang dari awal. Jika memungkinkan, diskusikan hal ini kepada suami. Perbaharui komitmen rumah tangga Anda berdua. Mulai dari cara mencari nafkah, yang halal dan sesuai dengan kondisi mental masing-masing, ekspektasi dia sebagai suami terhadap istrinya bagitu pula dengan ekspektasi Anda pada suami. Coba perlahan mengutarakan bahwa Anda masih ada kekhawatiran menyangkut kesetiaan suami, sebagaimana Anda menyadari hal yang sama dari dirinya. Hal dasar dan fundamental dalam rumah tangga Anda berdua harus disepakati bersama bersama konsekuensinya, agar menjadi dasar perilaku Anda berdua yang akan menjadi contoh bagi anak-anak yang Anda besarkan. (Rani Dharma) (Odi/Odi)
Olahraga
Nike Vapor 12 Hard Court, Sepatu Tenis Nyaman dan Responsif
Fashion
Cari Outfit Stylish untuk Acara Malam? Coba Bustier Tank dari H&M Divided
Perawatan dan Kecantikan
Bedak Sering Nempel Nggak Rata? Coba Ganti Puff Kamu Ke Pilihan Produk Ini
Pakaian Pria
Nggak Zaman Pakai Celana Ketat! Celana Wide Pants Jadi Andalan Cowok Indonesia Biar Tetap Santai Tapi Keren
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Konsultasi Tarot
Kekasih Ketahuan Berselingkuh, Apakah Hubungan Kami akan Langgeng?
Konsultasi Tarot
Jadi Miskin Gara-gara Suami Tidak Terbuka Terlilit Pinjol, Adakah Jalan Keluar?
Harus Bagaimana Saat Cinta Bertepuk Sebelah Tangan?
Konsultasi Tarot
Suka Sama Suka Tapi Belum Juga 'Ditembak', Kapan Kami Resmi Pacaran?
Konsultasi Tarot
Curiga Suami Digoda Wanita Lain, Bagaimana Nasib Hubungan Kami?
Most Popular
1
Heboh Penampilan Terbaru Ju Ji Hoon dengan Gigi Ompong Saat Promosi Drakor
2
Gaya Rambut 'Ayam Jantan' Putri Kim Jong Un Dilarang untuk Ditiru
3
Sudah Tidur Lama Tapi Masih Capek? Ternyata Tubuh Butuh 7 Jenis Istirahat Ini
4
Dulu Seraphina Rose, Kini Fin: Potret Anak Ben Affleck yang Jarang Tersorot
5
Viral Cerita Ibu Batalkan Pernikahan Anak, Rela Rugi Hingga Ratusan Juta
MOST COMMENTED











































