Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Cerai, Pria Lebih Stres Ketimbang Wanita

wolipop
Rabu, 23 Mei 2007 12:26 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Jakarta - Memang tak selamanya wanita jadi makhluk lemah. Ketika perceraian harus terjadi rupanya kaum pria lah yang paling stres bahkan depresi. Lho?Sebuah hasil studi yang dilakukan Statistics Canada, lembaga pemerintah Kanada menunjukkan hal tersebut. Pria berusia 20 hingga 64 tahun yang bercerai atau pisah dari pasangannya, 6 kali lebih mungkin mengalami depresi daripada kaum pria yang rumah tangganya tak bermasalah. Demikian dilansir kantor berita AFP, Rabu (23/5/2007).Sedangkan wanita 3,5 kali lebih mungkin mengalami depresi setelah perceraian dibandingkan mereka yang masih menikah. Studi ini diteliti dalam waktu 10 tahun."Kaum pria tampaknya lebih sulit menerima perpisahan," demikian pernyataan Statistics Canada tanpa memberikan penjelasan.Menurut riset tersebut, baik pria maupun wanita umumnya akan mengalami depresi dalam dua tahun setelah berakhirnya pernikahan mereka. Hancurnya rumah tangga kerap mendatangkan perubahan kehidupan yang mengganggu. Misalnya masalah keuangan, khususnya bagi kaum wanita.Sedangkan bagi kaum pria, kekalahan dalam perebutan hak asuh anak atau perubahan tanggung jawab orangtua merupakan salah satu aspek yang paling membuat stres. (ita/yla)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads