Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Migren Bikin Seks Makin Asyik!

wolipop
Jumat, 23 Jun 2006 17:01 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Carolina - Kini, sakit kepala sebelah atau migren bukan suatu halangan untuk melakukan hubungan intim. Justru seseorang yang tengah mengalami migren bisa lebih dahsyat di atas ranjang.Dr. Timothy Houle seorang profesor anestesi dari Wake Forest University di Carolina pun membuktikan teori ini. Beserta tim penelitinya, Dr Timothy meneliti bagaimana migren dan sakit kepala biasa berpengaruh dalam kehidupan seks seseorang.Hasilnya cukup mengejutkan. Ternyata migren dan tingkat libido punya hubungan yang cukup erat. Para peneliti menguji teori ini pada 69 mahasiswa. Separuh diantara mereka menderita migren dan sebagian lagi kerap mengalami sakit kepala biasa.Kedua kelompok ini diberi kuisioner tentang rasa sakit yang biasa menyerang mereka. Serta bagaimana hasrat seksual serta fantasi seks mereka ketika tengah mengalami sakit kepala."Para penderita migren ini menunjukkan hasrat seksual mereka meningkat hingga 20 persen," ungkap Dr Timothy seperti dilansir detikhot dari Monterey Herald, Jumat (23/6/2006).Bagaimana hal itu bisa terjadi? Timothy membeberkan teorinya. Ia meneliti kadar serotin (zat kimia di dalam otak) seseorang. Orang yang memiliki serotin tinggi libidonya akan menurun. Sedangkan mereka yang kandungan serotinnya rendah, merasa sangat bergairah karena libido yang naik. Apa hubungan serotin dengan migren dan gairah seksual? Jangan bingung dulu. Penderita migren ternyata jumlah kandungan serotinnya lebih rendah daripada yang tidak menderita. Nah karena jumlah serotinnya rendah, gairah seksual si penderita migren pun meningkat.Untuk Anda penderita migren yang ingin melampiaskan gairah seksual, Anda juga harus berhati-hati dalam memilih suasana yang tepat. Rasa sakit akan menjadi faktor utama yang membuat orang itu ogah bercinta walaupun hasrat seksual mereka tengah membara.Solusi terbaik, kendalikan rasa sakit Anda dan menyalurkannya dengan kehidupan seks yang sehat. Jika Anda bisa mengatasi hal ini, migren yang kerap menyerang bukan lagi suatu malapetaka. (yla/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads