Misteri di Balik Masa Subur, Bagian 2
wolipop
Sabtu, 15 Apr 2006 09:51 WIB
Jakarta
-
Setelah beberapa rahasia masa subur sudah kita ungkap masih ada lagi hal penting yang harus diketahui. Apakah mengadopsi anak bisa memancing kehamilan dan kesuburan? Ini dia!Negara Indonesia yang beradat ketimuran masih menganut kepercayaan terhadap perkataan nenek moyang. Oleh karena itu banyak yang mencoba mengadopsi anak dengan tujuan untuk memancing kehamilan. Apakah hal tersebut terbukti? Itulah yang harus kita ketahui.Siklus wanita sulit dimengertiHal ini perlu diluruskan. Kita semua dihadapkan pada teori yang menyatakan bahwa siklus menstruasi sangatlah memusingkan. Hanya orang yang mengerti medis yang bisa memahami hal ini. Peryataan tersebut sangat salah. Kenyataannya wanita bisa dengan mudah mengkontrol masa suburnya dengan mempelajari siklus bulanannya sendiri. Pelajari kebiasaan haid dan perubahan tubuh setiap bulannya. Dengan demikian secara spontan siklus itu pun bisa dimengerti.Stres menyebabkan ketidaksuburanHubungan antara stres dan kesuburan sebenarnya sangatlah kompleks. Namun bagaimanapun juga stres secara tidak langsung tak bisa menghambat kesuburan. Stres memperlambat proses ovulasi dengan menekan hormon. Jika pasangan percaya bahwa hari ke-14 adalah waktu yang tepat untuk pembuahan namun kenyataannya istri tak hamil-hamil, ini justru akan menimbulkan stres. Pasangan itu akan berusaha sekeras mungkin untuk melakukan pembuahan hingga membuat aktivitas seks jadi tak menyenangkan.Kesuburan adalah masalah wanitaMitos ini juga salah. Faktanya pria dan wanita memiliki presentasi masalah kesuburan yang sama. Sekitar 40% terjadi pada wanita, 40% pada pria dan 20% pada pasangan suami istri.Wanita bisa hamil, jika pasangan mengadopsi anakInilah yang banyak terjadi dalam masyarakat. Mereka mengadopsi anak sebagai pemancing agar wanita hamil. Secara medis hal ini tidak masuk akal, namun banyak yang percaya. Satu hal yang harus diingat, kesuburan tak akan berpengaruh ketika Anda dan pasangan mengadopsi anak. Hal tersebut terjadi dengan alami. Ini boleh dicoba tapi jangan kecewa ketika buah hati tak kunjung hadir. Mungkin banyak pasangan yang mendapatkan keturunan setelah mengadopsi anak, tapi ini tak terjadi pada semua pasangan. Percaya pada hati nurani dan jalani kehidupan sebagaimana mestinya. Jika sudah saatnya hamil, Anda pasti akan dapat keturunan.Wanita kehabisan telur ketika menopauseSiapa bilang wanita yang sudah menopause tak bisa hamil? Wanita terlahir dengan jumlah telur sebanyak 400 ribu lebih. Ketika menopause, tubuh wanita berhenti merespon hormon yang menyebabkan ovulasi. Sel telur masih akan berada dalam tubuhnya namun tak bisa bereproduksi. (yla/)
Kesehatan
Detoks Alami dari Mikroalga! Tablet Chlorella Ini Disebut Kaya Klorofil dan Bantu Bersihkan Racun Tubuh
Kesehatan
Kolesterol Naik Setelah Makan Berat? Coba Rutin Minum Teh Hitam Herbal Ini
Kesehatan
Pantau Suhu Tubuh Saat Campak Merebak! 2 Termometer Ini Bikin Cek Demam Lebih Praktis di Rumah
Olahraga
Jangan Ngaku Runner Kalau Belum Punya 3 Perlengkapan Ini
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Bukan Malam Hari, Ini Waktu Terbaik untuk Bercinta Menurut Pakar
Survei Ungkap 3 Posisi Bercinta Favorit Milenial, Didominasi Gaya Klasik
6 Seafood yang Bisa Tingkatkan Performa Seks Pria Jika Rutin Dikonsumsi
Studi: Rutin Bercinta 2 Kali Seminggu Kurangi Risiko Sakit Jantung pada Pria
Dokter Ungkap Rahasia Agar PD Saat Bercinta: Rawat Area Intim Ini
Most Popular
1
Momen Langka Eva Mendes dan Ryan Gosling Muncul Bersama, Berujung Ciuman Manis
2
Gaya Angel Karamoy di Ultah Putrinya, Kompak Bareng Eks Suami & Pacar
3
Ramalan Zodiak 8 Maret: Taurus Lebih Berani, Gemini Jangan Egois
4
Sejarah Hari Perempuan Internasional 8 Maret & Alasan Diperingati Tiap Tahun
5
50 Ide Caption Hari Perempuan Internasional untuk Media Sosial, Penuh Makna
MOST COMMENTED











































