Hilangkan Stres Lewat Pelukan
wolipop
Kamis, 11 Agu 2005 18:47 WIB
Jakarta
-
Seberapa sering anda memeluk suami, pacar, adik atau sahabat anda? Sering, jarang atau malah tidak pernah. Hmmm, berpelukan itu ternyata penting lho. Sebuah penelitian menunjukkan stres bisa berkurang hanya dengan berpelukan. Masa sih?Berdasarkan hasil penelitian yang dikeluarkan oleh jurnal Psychosomatic Medicine, pelukan hangat dapat melepaskan oxytocin, hormon yang berhubungan dengan perasaan cinta dan kedamaian. Hormon tersebut akan menekan hormon penyebab stres yang awalnya mendekam di tubuh. Untuk melakukan penelitian ini, Dr Karen Grewen, peneliti asal Universitas North Carolina mengumpulkan 38 pasangan dalam satu tempat. Ke-38 pasangan tersebut diminta untuk membicarakan hal-hal bahagia yang pernah mereka alami. Mereka juga diminta untuk menonton sebuah film romantis selama lima menit kemudian berpelukan selama 20 detik.Sebelum semua kegiatan di atas dilakukan, Dr Karen dibantu rekan-rekannya melakukan pengukuran terhadap tekanan darah, tingkat stres dan jumlah hormon oxytocin. Hasilnya, tingkat stres semua orang yang diteliti berkurang. Hormon penyebab stres, cortisol dan norepinephrine, menurun jumlahnya karena tergantikan oleh hormon oxytocin. Dan hasil akhirnya bisa memberikan kontribusi untuk kesehatan jantung anda.Penelitian tersebut juga menunjukan wanita lebih responsif untuk memeluk pasangannya. Menurut Dr Karen, hal itu terjadi karena oxytocin lebih memiliki hubungan dekat dengan hormon estrogen yang diproduksi wanita.Dalam kehidupan nyata hormon oxytocin ini bisa tercipta di sebuah perkawinan yang sehat. Artinya pernikahan tersebut bukanlah pernikahan yang sering diwarnai percekcokan bahkan kekerasan. "Tidak semua orang memiliki pernikahan yang membahagiakan. Tapi kualitas dari hubungan pernikahan itu bisa menjadi tolak ukur kesehatan seseorang," urai Grewen, seperti detikhot lansir dari Seacoastonline, Kamis (11/8/2005).Seorang ahli jantung yang berasal dari American Heart Association, Dr. Nieca Goldberg menambahkan penjelasan Grewen di atas. "Inti dari penelitian ini adalah untuk menunjukan bahwa dukungan secara emosional dan psikologis bisa berpengaruh pada kesehatan jantung dan pikiran," jelasnya."Wanita yang tidak bahagia dalam pernikahannya, memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk terkena serangan jantung. Kurangnya dukungan terhadap mereka berdampak negatif untuk kesehatan," tambah Goldberg lagi.Dari hasil penelitian Dr Karren kita juga jadi tahu berteman dengan orang yang memiliki jenis kelamin sama bisa mengurangi tingkat stres pikiran. "Teman, hewan peliharaan bisa meningkatkan jumlah hormon oxytocin dan ini tentu suatu hal yang positif," imbuhnya. So, pelukan nggak selalu harus didapat dari pasangan. Buat anda yang jomblo alias single, pelukan dengan teman atau kucing kesayangan juga bisa mengurangi stres. Selamat berpelukan. (eny/)
Health & Beauty
Kulit Kusam? Blackmores Ultimate Radiance Skin Bantu Rawat Kulit dari Dalam
Elektronik & Gadget
Cari TWS Baru? AirPods Pro 3 Tawarkan Audio Adaptif dan ANC Lebih Canggih
Makanan & Minuman
Lactose Intolerant? Coba Susu Kedelai Bubuk Ini sebagai Pengganti Susu Sapi
Makanan & Minuman
Cuma Tambah Lauk Ini, Nasi Hangat Jadi 10x Lebih Enak!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Bukan Malam Hari, Ini Waktu Terbaik untuk Bercinta Menurut Pakar
Survei Ungkap 3 Posisi Bercinta Favorit Milenial, Didominasi Gaya Klasik
6 Seafood yang Bisa Tingkatkan Performa Seks Pria Jika Rutin Dikonsumsi
Studi: Rutin Bercinta 2 Kali Seminggu Kurangi Risiko Sakit Jantung pada Pria
Dokter Ungkap Rahasia Agar PD Saat Bercinta: Rawat Area Intim Ini
Most Popular
1
Mantan Idol Berharap Setenar BLACKPINK, Dark Jokes-nya Viral Bikin Ngakak
2
40 Ucapan Selamat Idul Fitri 2026 untuk Kartu & Bingkisan Lebaran
3
Istri Tyson Fury Tak Siap Jadi Nenek di Usia 37, Putrinya Dinikahkan Usia 17
4
5 Gaya Emma Stone Pamer Punggung di Red Carpet Oscars, Seksi-Elegan
5
Ramalan Zodiak 17 Maret: Taurus Bikin Orang Penasaran, Gemini Jangan Cemburu
MOST COMMENTED











































