3 Hal yang Perlu Segera Dilakukan Saat Suami Kesulitan Ereksi

Hestianingsih - wolipop Kamis, 29 Sep 2016 19:05 WIB
Foto: Thinkstock/Ondine32 Foto: Thinkstock/Ondine32

Jakarta - Kesulitan ereksi menjadi momok menakutkan bagi para pria. Selain membuat pria tidak percaya diri, ereksi juga memperkecil kemungkinan untuk memiliki keturunan dan membuat hubungan rumah tangga kurang harmonis karena kebutuhan biologis pasangan yang tak terpenuhi.

Dukungan penuh perlu diberikan oleh pasangan, ketika pria mengalami disfungsi ereksi. Tak sekadar mendampingi suami ketika periksa ke dokter, tapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Ini tiga hal yang perlu para istri segera lakukan begitu sang suami sulit ereksi, seperti dikutip dari Your Tango.

1. Buat Suami Relaks
Masalah terbesar yang mungkin datang saat tahu suami sulit ereksi adalah kepercayaan diri yang luntur. Banyak hal akan berkecamuk di pikirannya, apakah bisa memuaskan pasangan dengan kondisinya tersebut, atau apakah pasangan akan kecewa jika tahu dirinya sulit ereksi.

Yang bisa Anda lakukan apabila mencurigai pasangan mengalami kegalauan karena disfungsi ereksi adalah membuatnya relaks. Masalah ereksi biasanya akan semakin menjadi jika dibarengi dengan stres dan rasa gelisah. Tanyakan padanya apa yang bisa Anda lakukan untuk membantunya lebih terangsang secara seksual, atau hal lain yang bisa membuatnya lebih nyaman.

Ungkapkan dengan kalimat halus dan tidak terlalu frontal. Menanyakan apa yang terjadi padanya atau kenapa suami tidak juga ereksi, hanya akan semakin memberinya tekanan dan lebih sulit ereksi.

2. Jangan Jadi Emosional
Saat kemampuan seksual seorang pria diragukan, ia akan menjadi lebih sensitif dan mudah tersinggung. Sebagai pasangan, Anda sebaiknya juga jangan menjadi emosional. Masalah ereksi sudah cukup membuatnya gundah dan tahu kalau Anda juga menjadi kesal karena hal itu hanya akan memperburuk keadaan.

Jika Anda mendapati pasangan perlu waktu sangat lama untuk ereksi, tanyakan jika dia ingin beristirahat dulu atau apakah dirinya ingin mencoba stimulasi seks yang berbeda. Menginisiasi 'time out' akan membantu mengendurkan ketegangan dan membuat si dia lebih relaks. Berikan kepastian padanya kalau dia tidak akan kehilangan Anda karena masalah ini dan tunjukkan bahwa Anda mencintanya.

3. Beri Dia Waktu
Kebanyakan pria yang mengalami gangguan ereksi juga memiliki masalah dalam mengontrol emosi. Untuk itu mereka membutuhkan dukungan dan pengertian dari pasangannya. Masalah yang paling umum dalam kasus disfungsi ereksi adalah ketidakstabilan mental. Bersikaplah sabar dan tuntun dia untuk lebih tenang dan menerima keadaannya tersebut.

Menerima, bukan berarti pasrah dan tidak melakukan apapun untuk mengatasinya. Tapi dengan lebih menerima maka pasangan juga Anda akan lebih berakal sehat untuk mencari solusi. Ada tiga kunci utama dalam mengatasi masalah ereksi; membuatnya relaks, selalu berada di sisinya dan menikmati setiap momen mesra ketimbang berpikir keras tentang penyebabnya secara teknis. Jika tiga hal itu sudah dilakukan dan waktunya sudah tepat, Anda bisa mengajaknya untuk berkonsultasi ke seksolog atau psikolog. (hst/hst)