Orgasme Lebih Sering, Risiko Kanker Prostat Bisa Menurun Pada Pria
Hestianingsih - wolipop
Senin, 04 Jan 2016 18:14 WIB
Jakarta
-
Bercinta secara rutin bisa meningkatkan kesehatan organ genital pria, sudah bukan rahasia lagi. Namun studi terbaru mengungkap keuntungan lain dari bercinta yaitu menurunkan risiko kanker prostat pada pria.
Pria yang ejakulasi dan mencapai orgasme secara rutin ketika berhubungan seks, dilaporkan kemungkinannya lebih kecil terkena kanker prostat. Peneliti dari Harvard Medical School mengaku belum bisa menjelaskan secara pasti kenapa orgasme bisa menurunkan risiko kanker prostat. Namun berdasarkan teori yang berkembang, orgasme secara rutin bisa membantu melepaskan keluar zat-zat kimia penyebab kanker yang menetap di prostat.
Teori lainnya juga menyebutkan bahwa dengan orgasme, 'sperma lama' akan dibersihkan secara berkala sehingga memberi kesempatan bagi sel-sel sperma baru untuk berkembang. Dengan begitu, membantu menghentikan penumpukan sel-sel lama/mati yang berpotensi menyebabkan kanker.
Perlu diketahui, prostat merupakan kelenjar seukuran biji jeruk mandarin yang berada di antara penis dan kandung kemih. Fungsi utama prostat adalah memproduksi cairan putih kental yang bercampur dengan sperma --diproduksi oleh testikel-- untuk menciptakan semen.
Dalam hasil penelitian terhadap pria berusia 40-49 tahun, peneliti menemukan bahwa pria yang ejakulasi 20 kali atau lebih dalam sebulan risiko terkena kanker prostat lebih kecil 22 persen ketimbang mereka yang hanya ejakulasi empat hingga tujuh kali per bulan.
Penelitian melibatkan 32.000 pria dengan kondisi fisik sehat sebagai responden selama 18 tahun. Para partisipan kemudian melaporkan frekuensi ejakulasi mereka dalam periode tertentu, dari usia 20 ke 29 tahun dan 40 ke 49 tahun. Selama periode penelitian, 3.839 diantaranya terdiagnosa kanker prostat. Dari hasil pengamatan, diketahui bahwa lebih sering pria ejakulasi selama hidupnya maka makin rendah risiko terkena kanker prostat.
"Data ini menarik untuk ditelaah terkait dengan manfaat ejakulasi pada pengembangan penyembuhan kanker prostat, tapi masih diperlukan data observasi dan perlu dipahami secara hati-hati," ujar Dr Jennifer Rider dari Harvard Medical School dan Brigham and Women's Hospital, seperti dikutip dari Daily Mail.
Artinya, para pria sebaiknya jangan terburu-buru bercinta sesering mungkin dengan pasangannya untuk terhindar dari kanker prostat. Disarankan menjalani kehidupan seks yang rutin dan sehat bersama istri, dan mengikuti pola makan serta gaya hidup sehat pula. (hst/hst)
Pria yang ejakulasi dan mencapai orgasme secara rutin ketika berhubungan seks, dilaporkan kemungkinannya lebih kecil terkena kanker prostat. Peneliti dari Harvard Medical School mengaku belum bisa menjelaskan secara pasti kenapa orgasme bisa menurunkan risiko kanker prostat. Namun berdasarkan teori yang berkembang, orgasme secara rutin bisa membantu melepaskan keluar zat-zat kimia penyebab kanker yang menetap di prostat.
Teori lainnya juga menyebutkan bahwa dengan orgasme, 'sperma lama' akan dibersihkan secara berkala sehingga memberi kesempatan bagi sel-sel sperma baru untuk berkembang. Dengan begitu, membantu menghentikan penumpukan sel-sel lama/mati yang berpotensi menyebabkan kanker.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam hasil penelitian terhadap pria berusia 40-49 tahun, peneliti menemukan bahwa pria yang ejakulasi 20 kali atau lebih dalam sebulan risiko terkena kanker prostat lebih kecil 22 persen ketimbang mereka yang hanya ejakulasi empat hingga tujuh kali per bulan.
Penelitian melibatkan 32.000 pria dengan kondisi fisik sehat sebagai responden selama 18 tahun. Para partisipan kemudian melaporkan frekuensi ejakulasi mereka dalam periode tertentu, dari usia 20 ke 29 tahun dan 40 ke 49 tahun. Selama periode penelitian, 3.839 diantaranya terdiagnosa kanker prostat. Dari hasil pengamatan, diketahui bahwa lebih sering pria ejakulasi selama hidupnya maka makin rendah risiko terkena kanker prostat.
"Data ini menarik untuk ditelaah terkait dengan manfaat ejakulasi pada pengembangan penyembuhan kanker prostat, tapi masih diperlukan data observasi dan perlu dipahami secara hati-hati," ujar Dr Jennifer Rider dari Harvard Medical School dan Brigham and Women's Hospital, seperti dikutip dari Daily Mail.
Artinya, para pria sebaiknya jangan terburu-buru bercinta sesering mungkin dengan pasangannya untuk terhindar dari kanker prostat. Disarankan menjalani kehidupan seks yang rutin dan sehat bersama istri, dan mengikuti pola makan serta gaya hidup sehat pula. (hst/hst)
Olahraga
Outfit Sporty Wanita yang Adem dan Melindungi, Cocok untuk Aktivitas Jogging atau Jalan Santai
Olahraga
Tetap Stylish dengan 4 Pelengkap Outfit Lari untuk Pria yang Bikin Nyaman Sekaligus Percaya Diri
Home & Living
Sering Lesehan dan Cepat Pegal? Kamu Perlu Pakai Alas Duduk yang Tepat
Hobi dan Mainan
Lebih Tenang Traveling Bareng Anabul dengan Tas Transparan Moorpet Pet Cargo
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
6 Seafood yang Bisa Tingkatkan Performa Seks Pria Jika Rutin Dikonsumsi
Studi: Rutin Bercinta 2 Kali Seminggu Kurangi Risiko Sakit Jantung pada Pria
Dokter Ungkap Rahasia Agar PD Saat Bercinta: Rawat Area Intim Ini
Tunda Buang Air Kecil Setelah Bercinta Bisa Sebabkan ISK, Mitos atau Fakta?
Alasan Tak Terduga Istri Tolak Ajakan Bercinta Menurut Survei, Suami Perlu Tahu
Most Popular
1
David Beckham Buka Suara Setelah Brooklyn Ungkap Drama Keluarga di Instagram
2
Istri Ungkap Perselingkuhan Suami Usai Wafat, Transfer Rp 48 M ke WIL
3
TikTok Viral Verificator
Viral Menikah di KUA Tanpa Resepsi, Foto Estetik Pasangan Ini Bikin Salfok
4
Setelah Rompi Lepas, Kini Viral Baju Lebaran 2026 Model Hanbok ala Korea
5
Viral Kisah Pria Buka Kursus Naik Sepeda, Tak Sangka Hasilkan Ratusan Juta
MOST COMMENTED











































