Bagi Wanita, Ini Bentuk Mr. Happy yang Ideal untuk Bercinta
Hestianingsih - wolipop
Sabtu, 08 Agu 2015 16:35 WIB
Jakarta
-
Pria seringkali merasa khawatir dengan ukuran Mr. Happy-nya, apakah cukup 'besar' agar bisa memuaskan pasangan ketika bercinta. Tapi ternyata menurut survei, ukuran penis bukanlah hal utama yang dipedulikan wanita.
Tim peneliti awal Swiss melakukan survei terhadap 105 wanita. Mereka ingin mengetahui bagaimana gambaran bentuk penis yang ideal bagi wanita. Cukup mengejutkan, ukuran (besar/kecil) tidak masuk dalam kategori 'bentuk penis sempurna'.
Hal pertama yang dilihat wanita dari Mr. Happy pria adalah tampilan 'estetika' secara keseluruhan. Untuk disebut 'ideal', penis harus tampak 'normal', misalnya tidak ada benjolan atau lengkungan yang tak wajar.
Hal yang terpenting berikutnya adalah rambut-rambut halus di sekitar Mr. Happy. Rambut yang tidak terlalu tebal atau terlalu tipis, dinilai ideal bagi wanita.
Berikutnya adalah kondisi kulit dan ketebalan kulit pada penis maupun area di sekitarnya. Yang menjadi penilaian selanjutnya adalah bentuk dari kepala penis.
Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Sexual Medicine ini dilakukan dengan memperlihatkan 20 gambar penis yang berbeda kepada responden. Para responden kemudian diminta untuk menilai dan mendeskripsikan apa yang mereka pikirkan saat melihatnya.
(hst/eny)
Tim peneliti awal Swiss melakukan survei terhadap 105 wanita. Mereka ingin mengetahui bagaimana gambaran bentuk penis yang ideal bagi wanita. Cukup mengejutkan, ukuran (besar/kecil) tidak masuk dalam kategori 'bentuk penis sempurna'.
Hal pertama yang dilihat wanita dari Mr. Happy pria adalah tampilan 'estetika' secara keseluruhan. Untuk disebut 'ideal', penis harus tampak 'normal', misalnya tidak ada benjolan atau lengkungan yang tak wajar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikutnya adalah kondisi kulit dan ketebalan kulit pada penis maupun area di sekitarnya. Yang menjadi penilaian selanjutnya adalah bentuk dari kepala penis.
Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Sexual Medicine ini dilakukan dengan memperlihatkan 20 gambar penis yang berbeda kepada responden. Para responden kemudian diminta untuk menilai dan mendeskripsikan apa yang mereka pikirkan saat melihatnya.
(hst/eny)










































