4 Alasan Kenapa Setiap Orang Menginginkan Seks
wolipop
Kamis, 09 Apr 2015 19:10 WIB
Jakarta
-
Setelah menikah bertahun-tahun dan keseharian Anda dipenuhi dengan berbagai aktivitas yang mendatangkan kelelahan di penghujung hari, terkadang seks bukan lagi menjadi prioritas. Selalu saja ada alasan untuk menghindari seks dengan pasangan, seperti lelah, masih ada pekerjaan hingga soal anak. Namun pernahkah Anda berpikir apa alasan Anda menginginkan seks? Berapa banyak alasan yang bisa Anda sebutkan?
Riset yang diungkapkan dalam Sexuality & Culture Review pada 2010 mengungkapkan orang masa kini lebih banyak memiliki alasan untuk bercinta dibandingkan orang zaman dulu. Dulu hanya ada tiga alasan orang menginginkan seks yaitu: untuk punya anak, merasa bahagia dan karena jatuh cinta.
Kini, perilaku seks punya arti lebih. Ada yang melihatnya dari sisi psikologis, sosial, budaya bahkan agama. Sedangkan menurut para seksolog, sebenarnya hanya ada satu sebab kenapa manusia menginginkan seks.
"Karena kita sudah diprogram untuk menginginkannya. Bertanya kenapa orang menginginkan seks sama seperti bertanya kenapa mereka perlu makan. Otak kita sudah didesain untuk menginginkan seks," ujar profesor ilmu psikiatri dan perilaku di Universitas Northwestern, Richard A. Carroll, seperti dikutip Web MD.
Selain karena memang sudah naluri, hal apa lagi yang membuat Anda dan orang lain pada umumnya menginginkan seks? Para psikolog di Universitas Texas, Austin meneliti 1.500 orang untuk mengetahui alasan orang bercinta. Alasan bercinta yang diungkapkan itu kemudian dibagi menjadi empat kategori, yaitu:
1. Alasan fisik: untuk kesenangan, mengatasi stres, olahraga, menjawab penasaran akan hasrat seksual atau karena ketertarikan pada lawan jenis.
2. Alasan tujuan: untuk memiliki anak, meningkatkan status sosial (misalnya ingin menjadi populer) atau untuk balas dendam.
3. Alasan emosional: cinta, komitmen atau ungkapan terimakasih.
4. Alasan insecurity: untuk meningkatkan kepercayaan diri, mencegah pasangan mencari seks dari orang lain atau karena merasa adanya kewajiban atau tugas (misalnya karena pasangan memaksa untuk bercinta).
Baca Juga: 50 Momen Menghebohkan dari Pekan Mode Dunia
Alasan orang menginginkan seks ini juga bisa dilihat berdasarkan jenis kelamin. Pria dan wanita melakukan aktivitas seks dengan alasan yang berbeda. Para peneliti membagi perbedaan keinginan bercinta pada pria dan wanita ini ke dalam dua kategori yaitu body-centered dan person-centered. Apa itu?
Body-centered: ketika seseorang ingin bercinta karena mereka menyukai efeknya terhadap tubuh mereka. Mereka tidak mempedulikan emosi atau perasaan pasangannya.
Person-centered: ketika seseorang bercinta karena ingin merasa dekat atau terhubung dengan pasangannya. Orang ini peduli dengan perasaan dirinya dan pasangannya dan hubungan percintaan mereka.
Lantas dari dua kategori tersebut, pria dan wanita termasuk yang mana? "Pria awalnya dikategorikan sebagai body-centered. Tapi seiring berjalannya waktu, ketika usia mereka mencapai 40-an, 50-an dan 60-an, bagi mereka hubungan menjadi hal penting sehingga berubah menjadi person-centered," ujar profesor psikologi di Universitas Hartford Jane Carroll.
Sedangkan wanita justru sebaliknya. Awalnya bagi wanita seks adalah soal bagaimana mereka menjadi dekat dengan pasangannya. Bercinta adalah cara mereka untuk menguatkan dan menjaga sebuah hubungan. Dan ketika hubungan tersebut sudah berlangsung lama, bertahun-tahun misalnya, wanita akhirnya lebih fokus pada kepuasaan tubuh mereka.
(eny/aln)
Riset yang diungkapkan dalam Sexuality & Culture Review pada 2010 mengungkapkan orang masa kini lebih banyak memiliki alasan untuk bercinta dibandingkan orang zaman dulu. Dulu hanya ada tiga alasan orang menginginkan seks yaitu: untuk punya anak, merasa bahagia dan karena jatuh cinta.
Kini, perilaku seks punya arti lebih. Ada yang melihatnya dari sisi psikologis, sosial, budaya bahkan agama. Sedangkan menurut para seksolog, sebenarnya hanya ada satu sebab kenapa manusia menginginkan seks.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain karena memang sudah naluri, hal apa lagi yang membuat Anda dan orang lain pada umumnya menginginkan seks? Para psikolog di Universitas Texas, Austin meneliti 1.500 orang untuk mengetahui alasan orang bercinta. Alasan bercinta yang diungkapkan itu kemudian dibagi menjadi empat kategori, yaitu:
1. Alasan fisik: untuk kesenangan, mengatasi stres, olahraga, menjawab penasaran akan hasrat seksual atau karena ketertarikan pada lawan jenis.
2. Alasan tujuan: untuk memiliki anak, meningkatkan status sosial (misalnya ingin menjadi populer) atau untuk balas dendam.
3. Alasan emosional: cinta, komitmen atau ungkapan terimakasih.
4. Alasan insecurity: untuk meningkatkan kepercayaan diri, mencegah pasangan mencari seks dari orang lain atau karena merasa adanya kewajiban atau tugas (misalnya karena pasangan memaksa untuk bercinta).
Baca Juga: 50 Momen Menghebohkan dari Pekan Mode Dunia
Alasan orang menginginkan seks ini juga bisa dilihat berdasarkan jenis kelamin. Pria dan wanita melakukan aktivitas seks dengan alasan yang berbeda. Para peneliti membagi perbedaan keinginan bercinta pada pria dan wanita ini ke dalam dua kategori yaitu body-centered dan person-centered. Apa itu?
Body-centered: ketika seseorang ingin bercinta karena mereka menyukai efeknya terhadap tubuh mereka. Mereka tidak mempedulikan emosi atau perasaan pasangannya.
Person-centered: ketika seseorang bercinta karena ingin merasa dekat atau terhubung dengan pasangannya. Orang ini peduli dengan perasaan dirinya dan pasangannya dan hubungan percintaan mereka.
Lantas dari dua kategori tersebut, pria dan wanita termasuk yang mana? "Pria awalnya dikategorikan sebagai body-centered. Tapi seiring berjalannya waktu, ketika usia mereka mencapai 40-an, 50-an dan 60-an, bagi mereka hubungan menjadi hal penting sehingga berubah menjadi person-centered," ujar profesor psikologi di Universitas Hartford Jane Carroll.
Sedangkan wanita justru sebaliknya. Awalnya bagi wanita seks adalah soal bagaimana mereka menjadi dekat dengan pasangannya. Bercinta adalah cara mereka untuk menguatkan dan menjaga sebuah hubungan. Dan ketika hubungan tersebut sudah berlangsung lama, bertahun-tahun misalnya, wanita akhirnya lebih fokus pada kepuasaan tubuh mereka.
(eny/aln)
Olahraga
Performa di Lapangan Lebih Stabil dan Responsif dengan Nike Sabrina 3 EP
Hobi dan Mainan
Review Bagasi LOBO Assistant Kit 3.5L, Organizer Praktis untuk Travel
Olahraga
Nike Precision 7 Pink Blast, Pilihan Sepatu Basket yang Nyaman & Stylish
Fashion
Cocok Buat Olahraga-OOTD Sehari-hari, Yuk Cek Kaos dari Adidas Ini!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Bukan Malam Hari, Ini Waktu Terbaik untuk Bercinta Menurut Pakar
Survei Ungkap 3 Posisi Bercinta Favorit Milenial, Didominasi Gaya Klasik
6 Seafood yang Bisa Tingkatkan Performa Seks Pria Jika Rutin Dikonsumsi
Studi: Rutin Bercinta 2 Kali Seminggu Kurangi Risiko Sakit Jantung pada Pria
Dokter Ungkap Rahasia Agar PD Saat Bercinta: Rawat Area Intim Ini
Most Popular
1
Cindy Crawford Ungkap Rutinitas Pagi di Usia 60 Tahun, Tuai Sindiran Netizen
2
Ramalan Zodiak 15 Maret: Libra Pemasukan Tinggi, Sagitarius Ada Rezeki Datang
3
7 Drama Korea Fantasi Terbaru yang Bikin Penonton Ketagihan
4
Presenter Ini Menikahi Dirinya Sendiri, Putranya yang Mengantar ke Pelaminan
5
Timothee Chalamet Pacari Kylie Jenner, Wanita Ngaku Mantannya & Curhat Kecewa
MOST COMMENTED











































