Mengatasi Penyebab Miss V Kering karena Masalah Psikis
wolipop
Jumat, 06 Mar 2015 18:50 WIB
Jakarta
-
Lubrikasi yang cukup adalah salah satu kunci untuk mendapatkan kenikmatan seks terutama bagi wanita. Namun ada kalanya Miss V tidak langsung terlubrikasi meskipun telah diberika stimulasi seks yang cukup. Kekeringan pada Miss V bisa menjadi masalah dalam kehidupan seks yang berakibat pada penurunan kualitas hubungan pernikahan secara keseluruhan. Miss V yang kering umumnya jarang terjadi namun bisa saja dialami setiap wanita.
Ada beberapa faktor yang membuat vagina kering. Bisa karena gangguan fisik misalnya jumlah produksi cairan Miss V yang memang tidak normal, atau penyebab lainnya. Kebanyakan kasus yang terjadi, berkaitan dengan faktor psikis.
Pakar seks dan percintaan Dr. Petra Boynton seperti dikutip dari Huffington Post menjelaskan, persoalan yang berkaitan dengan emosi, gangguan kesehatan mental, kelelahan dan stres bisa mengurangi sensitivitas wanita terhadap rangsangan seks dan/atau menyebabkan Miss V kering.
Selain itu isu pencitraan diri juga berpotensi menjadi penyebab Miss V sulit terlubrikasi saat foreplay hingga akhirnya menghalangi kelancaran sesi bercinta. Dr. Petra kembali menyebutkan, Khawatir dengan kehidupan seks atau tidak percaya diri dengan bentuk tubuh merupakan penyebab Miss V kering yang paling umum.
Tidak yakin dengan apa yang membuat Anda bergairah, ketidakmampuan mengemukakan keinginan saat bercinta atau pasangan yang tidak bisa membuat terangsang bisa menjadi penghalang untuk dapatkan seks yang memuaskan. Trauma masa lalu seperti kekerasan dalam rumah tangga atau pelecehan seksual juga bisa mengakibatkan kekeringan pada Miss V.
Lalu apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah seks yang diakibatkan faktor psikis ini? Mengingat pengobatan dengan cara medis mungkin bukan cara terbaik untuk dilakukan.
Untuk langkah awal, penggunaan kondom sebaiknya dihindari karena bisa membuat Miss V semakin kering. Jika ingin menunda kehamilan sebaiknya pilih metode kontrasepsi lain misalnya dengan pil, spiral atau IUD.
Hal terpenting yang perlu diperhatikan sebelum memulai bercinta, sebaiknya atasi dulu problem pencitraan diri Anda dengan mengikuti konseling atau konsultasi bersama psikolog. Bisa juga dengan dukungan dari keluarga atau orang terdekat agar wanita merasa lebih aman dan mendapat dukungan.
Selain itu Anda dan suami mungkin perlu mengeksplorasi kembali dimana titik-titik sensitif dan membuat fase foreplay lebih lama. Selama penetrasi penis ke dalam vagina, seringkali cairan lubrikasi habis atau mengering. Sebaiknya selama penetrasi tetap diselingi atau berbarengan dengan perangsangan pada titik sensitif Anda. Apabila vagina masih terasa kering, Anda dapat membeli pelumas yang berbahan dasar air yang cenderung aman digunakan, biasanya berbentuk gel.
(hst/hst)
Ada beberapa faktor yang membuat vagina kering. Bisa karena gangguan fisik misalnya jumlah produksi cairan Miss V yang memang tidak normal, atau penyebab lainnya. Kebanyakan kasus yang terjadi, berkaitan dengan faktor psikis.
Pakar seks dan percintaan Dr. Petra Boynton seperti dikutip dari Huffington Post menjelaskan, persoalan yang berkaitan dengan emosi, gangguan kesehatan mental, kelelahan dan stres bisa mengurangi sensitivitas wanita terhadap rangsangan seks dan/atau menyebabkan Miss V kering.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak yakin dengan apa yang membuat Anda bergairah, ketidakmampuan mengemukakan keinginan saat bercinta atau pasangan yang tidak bisa membuat terangsang bisa menjadi penghalang untuk dapatkan seks yang memuaskan. Trauma masa lalu seperti kekerasan dalam rumah tangga atau pelecehan seksual juga bisa mengakibatkan kekeringan pada Miss V.
Lalu apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah seks yang diakibatkan faktor psikis ini? Mengingat pengobatan dengan cara medis mungkin bukan cara terbaik untuk dilakukan.
Untuk langkah awal, penggunaan kondom sebaiknya dihindari karena bisa membuat Miss V semakin kering. Jika ingin menunda kehamilan sebaiknya pilih metode kontrasepsi lain misalnya dengan pil, spiral atau IUD.
Hal terpenting yang perlu diperhatikan sebelum memulai bercinta, sebaiknya atasi dulu problem pencitraan diri Anda dengan mengikuti konseling atau konsultasi bersama psikolog. Bisa juga dengan dukungan dari keluarga atau orang terdekat agar wanita merasa lebih aman dan mendapat dukungan.
Selain itu Anda dan suami mungkin perlu mengeksplorasi kembali dimana titik-titik sensitif dan membuat fase foreplay lebih lama. Selama penetrasi penis ke dalam vagina, seringkali cairan lubrikasi habis atau mengering. Sebaiknya selama penetrasi tetap diselingi atau berbarengan dengan perangsangan pada titik sensitif Anda. Apabila vagina masih terasa kering, Anda dapat membeli pelumas yang berbahan dasar air yang cenderung aman digunakan, biasanya berbentuk gel.
(hst/hst)
Fashion
Ingin Tampil Feminin dan Lebih Stylish dengan Bawahan Rok? Cek Koleksi Menariknya di Sini!
Fashion
Pilihan Aksesori Simpel yang Bikin Gaya Kamu Terlihat Lebih Keren
Fashion
Cari Dompet Kulit Awet Biar Bisa Dipakai Lama? Produk dari ROUNN Ini Bisa Jadi Jawabannya
Health & Beauty
Dua Serum PDRN Favorit Banyak Orang, Fokus Regenerasi dan Hidrasi Kulit!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
6 Seafood yang Bisa Tingkatkan Performa Seks Pria Jika Rutin Dikonsumsi
Studi: Rutin Bercinta 2 Kali Seminggu Kurangi Risiko Sakit Jantung pada Pria
Dokter Ungkap Rahasia Agar PD Saat Bercinta: Rawat Area Intim Ini
Tunda Buang Air Kecil Setelah Bercinta Bisa Sebabkan ISK, Mitos atau Fakta?
Alasan Tak Terduga Istri Tolak Ajakan Bercinta Menurut Survei, Suami Perlu Tahu
Most Popular
1
7 Potret Ratu Kecantikan yang Kerja Paruh Waktu Jadi SPG Dior
2
TikTok Viral Verificator
Nyesek! Viral Curhat Wanita Setia 7 Tahun, Temani dari Nol Gagal ke Pelaminan
3
Ramalan Zodiak 6 Januari: Libra Tetap Sabar, Sagitarius Kontrol Pengeluaran
4
Kisah Pria 1 Tangan Jadi Ojol untuk Biaya Pernikahan Bikin Salut Netizen
5
Ramalan Zodiak 6 Januari: Cancer Jangan Terburu-buru, Virgo Lebih Tegas
MOST COMMENTED











































