5 Alasan Ciuman Penting Dalam Hubungan Asmara dan Kesehatan
wolipop
Minggu, 01 Jun 2014 13:33 WIB
Jakarta
-
Ciuman menjadi salah satu cara menunjukkan rasa cinta kepada pasangan. Beberapa orang juga melakukan ciuman lebih dulu untuk meningkatkan gairah seks sebelum bercinta. Ciuman memang memiliki manfaat positif untuk hubungan asmara. Tidak hanya itu, ciuman juga bagus untuk kesehatan. Berikut alasan mengapa ciuman dengan pasangan itu penting.
1. Meningkatkan Perasaan Cinta
Menurut psikolog Dr. Samir Parikh, ciuman akan membuat pasangan merasa dicintai, memiliki, dan merasa lebih nyaman. Bagi sebagian pria, ciuman merupakan ungkapan cinta kepada wanita yang dikasihinya. Oleh karena itu pasangan menikah disarankan untuk berciuman setidaknya sehari satu kali.
2. Menghilangkan Stres
Salah satu pentingnya ciuman dalam hubungan asmara adalah menghilangkan stres. Berciuman mencegah produksi hormon stres yaitu glukokortikoid. Hormon itulah yang menyebabkan tekanan darah tinggi, lemah otot dan insomnia. Para peneliti juga mengungkapkan bahwa ciuman lebih dari 3 menit akan merangsang tubuh yang menghasilkan rantai kimiawi untuk menghancurkan hormon penyebab stress. Oleh karena itu, ketika suami pulang kerja dengan ekspresi lelah coba berikan ia ciuman.
3. Melancarkan Aliran Darah
Samir juga mengatakan bahwa ciuman bagus untuk kesehatan tubuh Anda. "Efeknya positif secara fisik, mental, dan spiritual sehingga meningkatkan kesehatan secara holistik. Ciuman juga memicu naiknya detak jantung, melancarkan aliran darah, meningkatkan metabolisme tubu," tuturnya.
4. Membantu Merawat Gigi
Dunia medis telah mengakui bahwa ciuman bisa meningkatkan produksi saliva atau air liur. Saliva berfungsi membersihkan sisa-sisa makanan dari permukaan gigi sekaligus menurunkan tingkat keasaman yang menyebabkan gigi rusak atau keropos. Air liur juga mencegah pembentukan plak pada gigi.
"Apapun yang bisa meningkatkan saliva akan membantu mengurangi keasaman pada mulut yang bisa merusak gigi, termasuk berciuman. Produksi saliva yang cukup juga mencegah gigi berlubang," tutur pakar kesehatan giri Dr. Vandana Jyoti.
5. Bagus untuk Paru-paru
Setelah berciuman, biasanya nafas menjadi lebih cepat. Rata-rata setelah berciuman, orang akan menghirup dan membuang nafas 60 kali dalam satu menit. Sedangkan dalam keadaan normal, hanya 20 kali tiap satu menit. Menghirup dan membuang nafas lebih sering akan mencegah berbagai gangguan di paru-paru.
(aln/aln)
1. Meningkatkan Perasaan Cinta
Menurut psikolog Dr. Samir Parikh, ciuman akan membuat pasangan merasa dicintai, memiliki, dan merasa lebih nyaman. Bagi sebagian pria, ciuman merupakan ungkapan cinta kepada wanita yang dikasihinya. Oleh karena itu pasangan menikah disarankan untuk berciuman setidaknya sehari satu kali.
2. Menghilangkan Stres
Salah satu pentingnya ciuman dalam hubungan asmara adalah menghilangkan stres. Berciuman mencegah produksi hormon stres yaitu glukokortikoid. Hormon itulah yang menyebabkan tekanan darah tinggi, lemah otot dan insomnia. Para peneliti juga mengungkapkan bahwa ciuman lebih dari 3 menit akan merangsang tubuh yang menghasilkan rantai kimiawi untuk menghancurkan hormon penyebab stress. Oleh karena itu, ketika suami pulang kerja dengan ekspresi lelah coba berikan ia ciuman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Samir juga mengatakan bahwa ciuman bagus untuk kesehatan tubuh Anda. "Efeknya positif secara fisik, mental, dan spiritual sehingga meningkatkan kesehatan secara holistik. Ciuman juga memicu naiknya detak jantung, melancarkan aliran darah, meningkatkan metabolisme tubu," tuturnya.
4. Membantu Merawat Gigi
Dunia medis telah mengakui bahwa ciuman bisa meningkatkan produksi saliva atau air liur. Saliva berfungsi membersihkan sisa-sisa makanan dari permukaan gigi sekaligus menurunkan tingkat keasaman yang menyebabkan gigi rusak atau keropos. Air liur juga mencegah pembentukan plak pada gigi.
"Apapun yang bisa meningkatkan saliva akan membantu mengurangi keasaman pada mulut yang bisa merusak gigi, termasuk berciuman. Produksi saliva yang cukup juga mencegah gigi berlubang," tutur pakar kesehatan giri Dr. Vandana Jyoti.
5. Bagus untuk Paru-paru
Setelah berciuman, biasanya nafas menjadi lebih cepat. Rata-rata setelah berciuman, orang akan menghirup dan membuang nafas 60 kali dalam satu menit. Sedangkan dalam keadaan normal, hanya 20 kali tiap satu menit. Menghirup dan membuang nafas lebih sering akan mencegah berbagai gangguan di paru-paru.
(aln/aln)
Pakaian Wanita
Anti Gerah! Rapika Biang Hijab Cool Bikin Adem & Wangi Awet hingga 7 Hari
Olahraga
Dunlop Pro Padel Balls: Bola Padel Berkualitas dengan Pantulan Stabil
Perawatan dan Kecantikan
Rekomendasi Pembersih Kewanitaan untuk Atasi Gatal dan Keputihan
Elektronik & Gadget
Nggak Bikin Tagihan Listrik Bengkak, Ini Rekomendasi Air Cooler Terbaik
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Bukan Malam Hari, Ini Waktu Terbaik untuk Bercinta Menurut Pakar
Survei Ungkap 3 Posisi Bercinta Favorit Milenial, Didominasi Gaya Klasik
6 Seafood yang Bisa Tingkatkan Performa Seks Pria Jika Rutin Dikonsumsi
Studi: Rutin Bercinta 2 Kali Seminggu Kurangi Risiko Sakit Jantung pada Pria
Dokter Ungkap Rahasia Agar PD Saat Bercinta: Rawat Area Intim Ini
Most Popular
1
Kisah Yao Anna Putri CEO Huawei Tinggalkan Hidup 'Princess' Demi Jadi Aktris
2
10 Potret Seragam Lebaran Keluarga Artis, Mahalini Setia dengan Nuansa Entik
3
Sering Jerawatan & Kemerahan? Bisa Jadi Radang Kulit, Ini Solusinya
4
Eks Ratu Tenis Anna Kournikova Unggah Foto Keluarga Pasca Lahiran di Usia 44
5
Sinopsis Backtrace, Film Sylvester Stallone di Bioskop Trans TV Hari Ini
MOST COMMENTED











































