Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Liputan Khusus Fantasi Bercinta

Fantasi Bercinta Yang Bisa & Tidak Direalisasikan di Kehidupan Nyata

wolipop
Jumat, 11 Apr 2014 11:33 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

dok. Thinkstock
Jakarta - Fantasi bercinta bisa jadi salah satu hal yang sebenarnya diinginkan pasangan saat melakukan hubungan intim, akan tetapi tak jarang bisa terwujud di kehidupan nyata. Nadya Pramesrani, clinical psychologist memaparkan beberapa fantasi bercinta yang dapat dan tidak dapat direalisasikan, saat diwawancara Wolipop di bilangan Ragunan, Jakarta pada Kamis (10/04/2013).

Fantasi bercinta yang dapat direalisasikan dalam kehidupan nyata terbilang cukup banyak. Contohnya pada saat Anda dan pasangan ingin melakukan role play 'bermain peran' yang terinspirasi dari tokoh film tertentu. Untuk mewujudkannya, Anda dan pasangan hanya tinggal mencari kostum tokoh yang diinginkan lalu mencari suasana sesuai keinginan.

Selain itu threesome menjadi salah satu fantasi bercinta yang dapat terealisasikan di dunia nyata. Kesepakatan di antara kedua pasangan serta pihak ketiga yang ingin melakukannya, sangat memungkinkan untuk direalisasikan. "Beberapa fantasi bercinta yang tidak mengganggu ketertiban umum dan tidak mengancam keselamatan siapapun, sebenarnya dapat dengan mudah direalisasikan di kehidupan nyata" ujarpsikolog klinis di Klinik Terpadu Fakultas Psikologi UI itu.

Tak jarang beberapa orang sering terlihat terobsesi dengan fantasi bercinta yang dimiliki, sehingga sulit merealisasikannya dalam kehidupan nyata. Nadya memberi contoh orang yang berfantasi bercinta di sebuah kolam renang plastik yang berisi agar-agar. Bukan suatu hal yang mustahil melakukan fantasi bercinta seperti itu, tapi apakah dana yang Anda miliki cukup untuk mewujudkan fantasi bercinta seperti itu.

Melakukan fantasi bercinta di taman pada siang hari juga sulit untuk direalisasikan. Menurut Nadya, fantasi bercinta yang tidak bisa direalisasikan adalah fantasi yang jauh dari kenyataan dan dapat mengganggu ketertiban umum. Ditambahkannya, sebaiknya pasangan menikah tahu batasan apa saja yang boleh dan tidak boleh direalisasikan dalam kehidupan nyata.



(mrt/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads