Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Ini Penyebab Pria Lebih Pilih Tidur Ketimbang Bermesraan Pasca Bercinta

wolipop
Selasa, 11 Mar 2014 17:36 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Pasca bercinta, wanita umumnya masih ingin berpelukan sejenak dengan pasangannya sementara pria lebih memilih tidur. Mengapa pria cenderung malas bermesraan dan mengantuk setelah berhubungan seksual, ternyata bukan karena ketertarikannya terhadap pasangan berkurang atau hilang tapi lebih karena alasan biologis.

Sejumlah penelitian membuktikan bahwa pria biasanya akan mengalami kelelahan dan perlu segera tidur setelah bercinta. Hal itu ternyata disebabkan oleh pelepasan hormon dan senyawa kimiawi sehingga menimbulkan rasa kantuk dan lelah. Ini dia penjelasan ilmiah tentang apa yang sebenarnya terjadi di tubuh pria setelah bercinta, seperti dikutip dari Health Me Up.


Dok. Thinkstock

1. Prolactin

Kepuasan seksual setelah bercinta akan memicu tubuh memproduksi hormon prolactin yang menimbulkan rasa kantuk. Jika Anda ingin bermesraan dengan pasangan lebih lama, ada cara yang bisa dilakukan yaitu dengan meningkatkan hormon dopamine. Hormon ini merupakan peningkat mood positif yang mengurangi produksi prolactin di dalam tubuh. Dopamine bisa ditingkatkan dengan banyak mengonsumsi ikan yang mengandung selenium, zinc dan magnesium.

1. Prolactin

Kepuasan seksual setelah bercinta akan memicu tubuh memproduksi hormon prolactin yang menimbulkan rasa kantuk. Jika Anda ingin bermesraan dengan pasangan lebih lama, ada cara yang bisa dilakukan yaitu dengan meningkatkan hormon dopamine. Hormon ini merupakan peningkat mood positif yang mengurangi produksi prolactin di dalam tubuh. Dopamine bisa ditingkatkan dengan banyak mengonsumsi ikan yang mengandung selenium, zinc dan magnesium.

2. Oksitosin

Disebut juga sebagai hormon cinta, oksitosin dilepaskan setelah penetrasi seks dan membantu tubuh agar lebih relaks. Hal ini membuat pria mengantuk pasca mendapatkan kepuasan seks.

2. Oksitosin

Disebut juga sebagai hormon cinta, oksitosin dilepaskan setelah penetrasi seks dan membantu tubuh agar lebih relaks. Hal ini membuat pria mengantuk pasca mendapatkan kepuasan seks.

3. Vasopressin

Hormon ini mengencangkan pembuluh darah dan berperan penting dalam proses homeostatis (keseimbangan organ internal) di dalam tubuh. Hormon ini dilepaskan di dalam otak dan cenderung membuat tubuh lebih relaks.

3. Vasopressin

Hormon ini mengencangkan pembuluh darah dan berperan penting dalam proses homeostatis (keseimbangan organ internal) di dalam tubuh. Hormon ini dilepaskan di dalam otak dan cenderung membuat tubuh lebih relaks.

4. Serotonin, Norepinephrine dan Nitric Oxide

Tiga neurotransmitter ini berfungsi menenangkan dan menyamankan tubuh sehingga memicu untuk segera tertidur pulas. Nitric oxide, merupakan neurotransmitter yang diproduksi oleh penis setelah bercinta.

4. Serotonin, Norepinephrine dan Nitric Oxide

Tiga neurotransmitter ini berfungsi menenangkan dan menyamankan tubuh sehingga memicu untuk segera tertidur pulas. Nitric oxide, merupakan neurotransmitter yang diproduksi oleh penis setelah bercinta.

5. Aktivitas Fisik

Bercinta merupakan bentuk aktivitas fisik selain fitnes atau olahraga. Saat berhubungan seks, biasanya pria yang lebih aktif bergerak ketimbang wanita sehingga setelah penetrasi seks dan orgasme pria cenderung lebih lelah. Itulah sebabnya dia yang lebih cepat ingin tidur.

5. Aktivitas Fisik

Bercinta merupakan bentuk aktivitas fisik selain fitnes atau olahraga. Saat berhubungan seks, biasanya pria yang lebih aktif bergerak ketimbang wanita sehingga setelah penetrasi seks dan orgasme pria cenderung lebih lelah. Itulah sebabnya dia yang lebih cepat ingin tidur.
(hst/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads