Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Liputan Khusus Ide Unik Valentine

Hati-hati! Rayakan Valentine dengan Seks Ekstrem Bisa Timbulkan Pertengkaran

Arina Yulistara - wolipop
Jumat, 14 Feb 2014 17:30 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta -

Seks merupakan salah satu kunci rumah tangga yang harmonis. Sebagian pasangan mengeluh karena hubungan seksnya terasa hambar setelah menikah puluhan tahun. Untuk itu, beberapa orang mencari variasi seks unik atau ekstrem untuk menghangatkan kembali kehidupan seksnya dengan pasangan. Terkadang momen Valentine dimanfaatkan untuk melakukan hal baru ketika bercinta.

Bahkan sebagian dari mereka memiliki ide bercinta yang cukup ekstrim ketika Valentine agar kehidupan seksnya semakin bervariasi. Namun hati-hati, memanfaatkan Valentine untuk mempraktekkan cara bercinta yang unik ternyata bisa menimbulkan pertengkaran. Mengapa?

"Ekstremnya seperti apa dulu, misalnya merayakan valentine dengan berhubungan seks tanpa henti dari jam 5 sore sampai pagi hari. Justru hal itu malah terasa membosankan. Pasangan Anda berpikir, hari valentine tidak menyenangkan karena hanya dihabiskan dengan kegiatan seks yang ekstrim," tutur Psikolog Klinis Veronica Adesla, M.Psi, kepada Wolipop, Rabu (12/2/2013).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sependapat dengan Veronica, psikolog Liza Marielly Djaprie, M.Si,Psi,SC., juga menuturkan bahwa variasi seks unik bisa berakhir pertengkaran. Pasalnya, bila pasangan tidak nyaman dengan variasi seks yang Anda lakukan dapat memperkeruh suasana nantinya. Wanita yang memiliki tempat praktek di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan, itu memberikan contoh kasus yang pernah ditanganinya.

Ada seorang istri yang mengeluh kepada dia karena suaminya tiba-tiba ingin bercinta ekstrim dengan melakukan swinger atau saling bertukar pasangan. Hal tersebut membuat sang istri tidak nyaman walaupun maksud suaminya ingin melakukan sesuatu yang baru dalam kehidupan seks mereka setelah 15 tahun menikah.

"Suaminya beranggapan bahwa kita sudah menikah 15 tahun kita harus mencari variasi nih, toh selama ini istrinya nggak pernah menolak ide darinya, jadi keputusan untuk swinger itu pasti setuju. Tapi ternyata istrinya tidak nyaman dengan hal seperti itu," ujar Liza saat ditemui di Pondok Indah Mall (PIM), Rabu (12/2/2014).

Maka dari itu, baik Liza maupun Veronica menyarankan agar berhati-hati ketika ingin melakukan variasi seks ekstrim atau unik. Pikirkan kembali apa pasangan akan suka dengan hal tersebut. Anda juga bisa menanyakannya langsung kepada si dia daripada suasaan Valentine menjadi buruk.

Liza menambahkan, tidak lupa memperhatikan kondisi pasangan, apa dia punya waktu untuk mempraktekan ide tersebut bersama Anda. Bisa saja pasangan ternyata ada rapat penting sehingga terlalu sibuk untuk merayakan Valentine bersama Anda. Hindari memaksakan kehendak sendiri yang bisa memicu pertengkaran.

Ingat, mencoba variasi seks baru tidak hanya dapat dilakukan ketika Valentine tapi di hari lain juga bisa asalkan Anda dan si dia dalam keadaan yang baik serta tidak stres.

(ays/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads