Liputan Khusus Porn vs Reality
Performa Seks Pria Bukan Diukur dari Panjang dan Besar Mr Happy, Tapi...
wolipop
Jumat, 22 Nov 2013 11:22 WIB
Jakarta
-
Hampir semua pria memperhatikan ukuran dan bentuk penis miliknya. Pria yang memiliki penis panjang dan besar tentu merasa bangga. Berbeda dengan pria yang menganggap ukuran miliknya kecil sehingga tidak percaya diri. Menurut pengamat kesehatan seksual, Dr Andri Wanananda, MS, sebenarnya bukan panjang dan besar yang penting, tapi....
"Tapi kalau dalam ilmu kedokteran yang penting bukan panjangnya, sebenarnya yang penting bisa ereksi dan keras. Ibaratnya penis yang mungil juga bisa membuat pasangannya mencapai kepuasan," jelas Andri ketika berbincang dengan Wolipop di Universitas Tarumanagara, Grogol, Jakarta Barat, Rabu (20/11/2013).
Setiap pria memiliki ukuran yang berbeda-beda. Ras, etnis, serta genetik mempengaruhi bentuk dan ukuran pemiliknya. Sebagai contoh, pria Eropa umumnya memiliki tubuh tinggi dan kekar. Penis para pria Eropa tentu 'menyeimbangkan' bentuk tubuhnya.
Begitu pula dengan pria yang pendek dan kurus. Umumnya, ukuran mereka juga tidak terlalu panjang dan besar. Namun sekali lagi dokter yang mengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara itu mengatakan bahwa ukuran alat vital tidak penting, yang diutamakan adalah bisa ereksi, tegang, dan keras.
"Makanya orang sering 'macam-macam' dengan tujuan supaya besar dan panjang malah akibatnya terjadi kerusakan di jaringan penisnya," tambah bapak satu anak yang berdomisili di Bogor itu.
Pria yang memulai karier sejak 2003 ini pun menyarankan agar sebaiknya tidak melakukan 'perawatan aneh' untuk memperbesar kelamin. Jika terdapat saraf yang rusak akan sulit dikembalikan karena jaringan di bagian tersebut sangat halus. Perlu diketahui, sebagian besar wanita tidak mempermasalahkan ukuran penis pasangannya.
Seperti yang dilansir Men's Health, penelitian di Inggris mengungkapkan 85% wanita merasa puas dengan ukuran pasangan. Pakar seksolog sekaligus penulis buku 'She Comes First', Ian Kerner, Ph.D. mengatakan bahwa para pria seharusnya lebih khawatir bagaimana membuat pasangannya orgasme bukan mementingkan ukuran penisnya.
"Biasanya wanita yang mengeluh penis pasangannya kecil karena mereka tidak mencapai orgasme saat bercinta. Karena hanya itu yang penting, tidak peduli berapapun ukuran penisnya," tutur Ian.
(aln/fer)
"Tapi kalau dalam ilmu kedokteran yang penting bukan panjangnya, sebenarnya yang penting bisa ereksi dan keras. Ibaratnya penis yang mungil juga bisa membuat pasangannya mencapai kepuasan," jelas Andri ketika berbincang dengan Wolipop di Universitas Tarumanagara, Grogol, Jakarta Barat, Rabu (20/11/2013).
Setiap pria memiliki ukuran yang berbeda-beda. Ras, etnis, serta genetik mempengaruhi bentuk dan ukuran pemiliknya. Sebagai contoh, pria Eropa umumnya memiliki tubuh tinggi dan kekar. Penis para pria Eropa tentu 'menyeimbangkan' bentuk tubuhnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Makanya orang sering 'macam-macam' dengan tujuan supaya besar dan panjang malah akibatnya terjadi kerusakan di jaringan penisnya," tambah bapak satu anak yang berdomisili di Bogor itu.
Pria yang memulai karier sejak 2003 ini pun menyarankan agar sebaiknya tidak melakukan 'perawatan aneh' untuk memperbesar kelamin. Jika terdapat saraf yang rusak akan sulit dikembalikan karena jaringan di bagian tersebut sangat halus. Perlu diketahui, sebagian besar wanita tidak mempermasalahkan ukuran penis pasangannya.
Seperti yang dilansir Men's Health, penelitian di Inggris mengungkapkan 85% wanita merasa puas dengan ukuran pasangan. Pakar seksolog sekaligus penulis buku 'She Comes First', Ian Kerner, Ph.D. mengatakan bahwa para pria seharusnya lebih khawatir bagaimana membuat pasangannya orgasme bukan mementingkan ukuran penisnya.
"Biasanya wanita yang mengeluh penis pasangannya kecil karena mereka tidak mencapai orgasme saat bercinta. Karena hanya itu yang penting, tidak peduli berapapun ukuran penisnya," tutur Ian.
(aln/fer)
Kesehatan
Minuman Ungu yang Bermanfaat! Review Lengkap BITOVIN Cuka Buah Bit untuk Jantung & Penambah Darah
Perawatan dan Kecantikan
Cuma Pakai Alat Ini, Bulu Mata Bisa Terlihat Lebih Panjang dan Terangkat
Perawatan dan Kecantikan
Rahasia Kulit Glowing dari Toner Beras! Dua Produk Ini Lagi Banyak Dicari
Perawatan dan Kecantikan
Bulu Mata Badai untuk Bukber! 3 Fake Lashes Ini Bikin Tatapan Auto On Point
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Bukan Malam Hari, Ini Waktu Terbaik untuk Bercinta Menurut Pakar
Survei Ungkap 3 Posisi Bercinta Favorit Milenial, Didominasi Gaya Klasik
6 Seafood yang Bisa Tingkatkan Performa Seks Pria Jika Rutin Dikonsumsi
Studi: Rutin Bercinta 2 Kali Seminggu Kurangi Risiko Sakit Jantung pada Pria
Dokter Ungkap Rahasia Agar PD Saat Bercinta: Rawat Area Intim Ini
Most Popular
1
Model Ini Diburu Anggota Kartel Setelah Kematian Gembong Narkoba El Mencho
2
Most Popular: Pesona Elea, Putri Ussy-Andhika Pratama di Pemotretan Lebaran
3
Foto: Momen Kate Middleton Langgar Protokol Kerajaan Demi Peluk Anak-anak
4
Reaksi Putri Beatrice & Eugenie Dilarang ke Royal Ascot karena Kasus Andrew
5
Transformasi Ekstrem Christian Bale Jadi Monster Frankenstein, Makeup 6 Jam
MOST COMMENTED











































