Ketika Pria Alami Disfungsi Ereksi Ini Dampak Emosional yang Dirasakannya
Eny Kartikawati - wolipop
Jumat, 06 Sep 2013 19:41 WIB
Jakarta
-
Disfungsi ereksi jadi momok menakutkan untuk pria. Ketika hal itu terjadi, pria merasa gagal. Bukan hanya tidak bisa menyalurkan libidonya, mereka pun jadi tak dapat membahagiakan pasangannya.
"Mengalami ED itu sangat berat untuk pria. Hal itu karena sebagian besar mengidentifikasikan diri mereka melalui penis. Efek pada kepercayaan diri mereka bisa sangat signifikan. Maskulinitas, kepercayaan diri, semuanya jadi menurun karena ED," jelas psikolog klinis asal Denver, AS, Mark. L. Held, PhD.
Mark menambahkan impotensi yang dialami pra bisa membuat mereka mengalami depresi dan ketidakpercayaan diri. Perasaan negatif itu bisa mengarah ke masalah baru yaitu kegelisahan antisipatif. "Pria bisa menjadi penonton, dimana dia keluar dari dirinya sendiri, untuk melihat bagaimana performanya. Ini tentu bisa mengganggu proses seksual sehingga menyebabkan disfungsi ereksi," urainya.
Dampak emosional dari disfungsi ereksi ini tidak hanya dirasakan para pria. "Wanita akan merasa ditolak. Mereka akan bertanya pada dirinya sendiri, apakah yang aku lakukan tidak benar atau kenapa dia tidak tertarik padaku," ujar Mark lagi, seperti dikutip everydayhealth.
Apa yang sebaiknya dilakukan wanita saat pasangannya gagal ereksi? Komunikasi adalah kuncinya. Dr Petra Boynton, peneliti seks di Universitas College, London, menjelaskan kegagalan pria melakukan ereksi bisa terjadi karena kekhawatirannya tak bisa memuaskan pasangannya. Kejadian tak bisa ereksi ini, menurut Dr Boynton, mungkin saja terulang ketika aktivitas seks hendak dicoba lagi.
"Meskipun memang masalah tersebut terlalu memalukan untuk dibahas, tapi dengan tidak membicarakannya atau berpura-pura itu tidak terjadi bisa membuat segala sesuatunya menjadi lebih buruk," ujar Dr Boynton seperti dipaparkannya pada majalah Glamour.
Untuk membicarakannya, Dr Boynton menyarankan beri jeda waktu dari hari kejadian. Ajak suami mendiskusikan masalahnya dua hari setelah kejadian. Sebaiknya pembicaraan dilakukan di luar kamar tidur agar pasangan tidak merasa terlalu tertekan atau stres. "Redakan kegelisahannya dengan menjelaskan ada banyak yang bisa dilakukan bersama-sama secara seksual tanpa melibatkan penis," ujar Dr Boynton.
Jika setelah pembicaraan tersebut, Anda dan pasangan mau mencoba bercinta lagi, namun ternyata suami masih gagal ereksi, berkonsultasi ke ahlinya. Hindari mencoba obat-obatan herbal atau obat yang di jual tanpa resep dokter
(eny/eny)
"Mengalami ED itu sangat berat untuk pria. Hal itu karena sebagian besar mengidentifikasikan diri mereka melalui penis. Efek pada kepercayaan diri mereka bisa sangat signifikan. Maskulinitas, kepercayaan diri, semuanya jadi menurun karena ED," jelas psikolog klinis asal Denver, AS, Mark. L. Held, PhD.
Mark menambahkan impotensi yang dialami pra bisa membuat mereka mengalami depresi dan ketidakpercayaan diri. Perasaan negatif itu bisa mengarah ke masalah baru yaitu kegelisahan antisipatif. "Pria bisa menjadi penonton, dimana dia keluar dari dirinya sendiri, untuk melihat bagaimana performanya. Ini tentu bisa mengganggu proses seksual sehingga menyebabkan disfungsi ereksi," urainya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa yang sebaiknya dilakukan wanita saat pasangannya gagal ereksi? Komunikasi adalah kuncinya. Dr Petra Boynton, peneliti seks di Universitas College, London, menjelaskan kegagalan pria melakukan ereksi bisa terjadi karena kekhawatirannya tak bisa memuaskan pasangannya. Kejadian tak bisa ereksi ini, menurut Dr Boynton, mungkin saja terulang ketika aktivitas seks hendak dicoba lagi.
"Meskipun memang masalah tersebut terlalu memalukan untuk dibahas, tapi dengan tidak membicarakannya atau berpura-pura itu tidak terjadi bisa membuat segala sesuatunya menjadi lebih buruk," ujar Dr Boynton seperti dipaparkannya pada majalah Glamour.
Untuk membicarakannya, Dr Boynton menyarankan beri jeda waktu dari hari kejadian. Ajak suami mendiskusikan masalahnya dua hari setelah kejadian. Sebaiknya pembicaraan dilakukan di luar kamar tidur agar pasangan tidak merasa terlalu tertekan atau stres. "Redakan kegelisahannya dengan menjelaskan ada banyak yang bisa dilakukan bersama-sama secara seksual tanpa melibatkan penis," ujar Dr Boynton.
Jika setelah pembicaraan tersebut, Anda dan pasangan mau mencoba bercinta lagi, namun ternyata suami masih gagal ereksi, berkonsultasi ke ahlinya. Hindari mencoba obat-obatan herbal atau obat yang di jual tanpa resep dokter
(eny/eny)
Perawatan dan Kecantikan
Bedak Sering Nempel Nggak Rata? Coba Ganti Puff Kamu Ke Pilihan Produk Ini
Pakaian Pria
Nggak Zaman Pakai Celana Ketat! Celana Wide Pants Jadi Andalan Cowok Indonesia Biar Tetap Santai Tapi Keren
Perawatan dan Kecantikan
Kulit Kusam & Belang? 2 Body Scrub Ini Bisa Bikin Kulit Auto Cerah, Halus, dan Wangi Seharian!
Hobi dan Mainan
Biar Nggak Salah Nada Lagi! 3 Capo Gitar Ini Jadi Solusi Gitaris Pemula
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Bukan Malam Hari, Ini Waktu Terbaik untuk Bercinta Menurut Pakar
Survei Ungkap 3 Posisi Bercinta Favorit Milenial, Didominasi Gaya Klasik
6 Seafood yang Bisa Tingkatkan Performa Seks Pria Jika Rutin Dikonsumsi
Studi: Rutin Bercinta 2 Kali Seminggu Kurangi Risiko Sakit Jantung pada Pria
Dokter Ungkap Rahasia Agar PD Saat Bercinta: Rawat Area Intim Ini
Most Popular
1
Gaya Rambut 'Ayam Jantan' Putri Kim Jong Un Dilarang untuk Ditiru
2
Ramalan Zodiak 4 April: Cancer Atur Pengeluaran, Virgo Jangan Boros
3
Pesona Tian Xiwei di Drama China Where the Mask Ends, Visualnya Memukau
4
Potret Pernikahan Keturunan Konfusius ke-46 dengan Sosialita yang Jadi Sorotan
5
Potret Olla Ramlan Olahraga Aerial Hoop, Pakai Busana Backless Serba Hitam
MOST COMMENTED











































