Anda Pasangan Bercinta yang Buruk? Cari Tahu Ciri-cirinya
Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Kamis, 06 Jun 2013 08:10 WIB
Jakarta
-
Faktor penentu apakah seseorang hebat atau 'payah' saat bercinta tidak selalu diukur dengan sebaik apa dia melakukan foreplay, berapa lama penetrasi atau ukuran alat vital. Banyak hal yang menentukan hebat/kurangnya performa seks saat di ranjang, dan itu bisa saja sama sekali tidak berhubungan dengan fisik. Anda termasuk yang mana, loser atau winner? Cari tahu dengan menyimak tanda-tanda berikut ini, seperti dikutip dari All Women Stalk.
1. Terlalu Mencemaskan Diri Sendiri
Jika Anda takut tampil tanpa busana di depan suami; gelisah saat bercinta dengan lampu menyala atau tidak membolehkan pasangan menyentuh bagian tubuh tertentu; bisa jadi ini tanda kalau performa seks Anda buruk. Hal yang paling penting dalam seks adalah merasa nyaman terhadap diri sendiri dan pasangan. Jika terlalu banyak hal-hal yang Anda khawatirkan saat bercinta, rasa nyaman itu tidak akan bisa didapatkan. Agar benar-benar bisa menikmati seks, cobalah lebih percaya diri dan merasa nyaman dengan kulit dan tubuh Anda.
2. Enggan Mengatakan yang Anda Mau Kepada Pasangan
Tidak hanya membuat Anda terlihat 'payah' saat berhubungan seks, tapi juga pasangan Anda. Mengatakan apa yang kita inginkan dalam bercinta memang sulit; entah karena malu atau takut pasangan tersinggung. Tapi mengomunikasikan seks adalah hal yang sangat penting. Diam hanya akan membuat Anda merasa tidak puas dan kecewa terhadap pasangan, tanpa dia tahu sebabnya.
3. Tidak Tahu Apa yang Disukai atau Tidak
Mungkin terdengar aneh, mengapa seseorang bisa tidak tahu apa yang sebenarnya dia inginkan? Tapi dalam hubungan seks, hal itu bisa terjadi. Anda tidak tahu posisi bercinta seperti apa yang Anda sukai, bagian tubuh mana yang bisa meningkatkan gairah bila disentuh pasangan, kapan Anda merasa nyaman untuk bercinta. Cara untuk mengetahuinya adalah tidak takut bereksperimen. Mungkin beberapa posisi seks atau foreplay tidak membuat Anda nyaman, tapi dengan mencobanya, Anda maupun pasangan jadi tahu apakah hal tersebut baik atau tidak bagi kehidupan seks kalian.
4. Hanya Mengikuti Dominasi Pasangan
Aktivitas bercinta melibatkan dua orang, jadi ketika Anda membiarkan suami yang terus mengontrol, berarti Anda bukan pasangan bercinta yang baik. Pria memang lebih aktif saat bercinta, tapi dia akan suka jika sesekali Anda yang memegang kontrol. Jika terlalu pasif, seks akan terasa membosankan dan tidak menyenangkan bagi kedua pasangan. Anda tidak perlu jadi dominan atau terlalu agresif, tapi coba untuk sesekali ambil inisiatif lebih dulu; baik saat foreplay, bercinta atau setelahnya.
5. Tertawa Geli Saat Bercinta
Tertawa kecil bisa mencairkan ketegangan saat bercinta, khususnya bagi pengantin baru. Tertawa juga merupakan tanda bahwa Anda menikmati dan melihat seks sebagai sesuatu yang menyenangkan. Meski begitu, cekikikan atau tertawa geli (seperti anak sekolah yang malu) selama bercinta, bisa jadi bencana. Anda akan membuat momen intim yang seharusnya romantis berubah jadi kekanak-kanakan dan candaan.
6. Terlalu Pasif
Diam juga salah satu tanda Anda pasangan yang buruk untuk bercinta. Kenapa? Aksi diam itu akan membuat pasangan Anda berpikir dia tidak bisa memuaskan Anda, atau performanya di ranjang tidak baik. Seberapa seringkah Anda mengeluarkan suara saat bercinta dengan pasangan? Jika jarang, coba pertimbangkan lagi. Menurut penelitian, suara wanita bisa membantu pria mendapatkan orgasmenya.
Dalam penelitian yang dilakukan oleh Brewer, G. & Hendrie, C.A, ditemukan bahwa wanita yang bersuara saat bercinta (disadari atau tidak) sebenarnya bukan untuk mengekspresikan kenikmatan mereka sendiri. Wanita bersuara justru untuk membantu pasangannya mencapai klimaks.
(hst/fer)
1. Terlalu Mencemaskan Diri Sendiri
Jika Anda takut tampil tanpa busana di depan suami; gelisah saat bercinta dengan lampu menyala atau tidak membolehkan pasangan menyentuh bagian tubuh tertentu; bisa jadi ini tanda kalau performa seks Anda buruk. Hal yang paling penting dalam seks adalah merasa nyaman terhadap diri sendiri dan pasangan. Jika terlalu banyak hal-hal yang Anda khawatirkan saat bercinta, rasa nyaman itu tidak akan bisa didapatkan. Agar benar-benar bisa menikmati seks, cobalah lebih percaya diri dan merasa nyaman dengan kulit dan tubuh Anda.
2. Enggan Mengatakan yang Anda Mau Kepada Pasangan
Tidak hanya membuat Anda terlihat 'payah' saat berhubungan seks, tapi juga pasangan Anda. Mengatakan apa yang kita inginkan dalam bercinta memang sulit; entah karena malu atau takut pasangan tersinggung. Tapi mengomunikasikan seks adalah hal yang sangat penting. Diam hanya akan membuat Anda merasa tidak puas dan kecewa terhadap pasangan, tanpa dia tahu sebabnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mungkin terdengar aneh, mengapa seseorang bisa tidak tahu apa yang sebenarnya dia inginkan? Tapi dalam hubungan seks, hal itu bisa terjadi. Anda tidak tahu posisi bercinta seperti apa yang Anda sukai, bagian tubuh mana yang bisa meningkatkan gairah bila disentuh pasangan, kapan Anda merasa nyaman untuk bercinta. Cara untuk mengetahuinya adalah tidak takut bereksperimen. Mungkin beberapa posisi seks atau foreplay tidak membuat Anda nyaman, tapi dengan mencobanya, Anda maupun pasangan jadi tahu apakah hal tersebut baik atau tidak bagi kehidupan seks kalian.
4. Hanya Mengikuti Dominasi Pasangan
Aktivitas bercinta melibatkan dua orang, jadi ketika Anda membiarkan suami yang terus mengontrol, berarti Anda bukan pasangan bercinta yang baik. Pria memang lebih aktif saat bercinta, tapi dia akan suka jika sesekali Anda yang memegang kontrol. Jika terlalu pasif, seks akan terasa membosankan dan tidak menyenangkan bagi kedua pasangan. Anda tidak perlu jadi dominan atau terlalu agresif, tapi coba untuk sesekali ambil inisiatif lebih dulu; baik saat foreplay, bercinta atau setelahnya.
5. Tertawa Geli Saat Bercinta
Tertawa kecil bisa mencairkan ketegangan saat bercinta, khususnya bagi pengantin baru. Tertawa juga merupakan tanda bahwa Anda menikmati dan melihat seks sebagai sesuatu yang menyenangkan. Meski begitu, cekikikan atau tertawa geli (seperti anak sekolah yang malu) selama bercinta, bisa jadi bencana. Anda akan membuat momen intim yang seharusnya romantis berubah jadi kekanak-kanakan dan candaan.
6. Terlalu Pasif
Diam juga salah satu tanda Anda pasangan yang buruk untuk bercinta. Kenapa? Aksi diam itu akan membuat pasangan Anda berpikir dia tidak bisa memuaskan Anda, atau performanya di ranjang tidak baik. Seberapa seringkah Anda mengeluarkan suara saat bercinta dengan pasangan? Jika jarang, coba pertimbangkan lagi. Menurut penelitian, suara wanita bisa membantu pria mendapatkan orgasmenya.
Dalam penelitian yang dilakukan oleh Brewer, G. & Hendrie, C.A, ditemukan bahwa wanita yang bersuara saat bercinta (disadari atau tidak) sebenarnya bukan untuk mengekspresikan kenikmatan mereka sendiri. Wanita bersuara justru untuk membantu pasangannya mencapai klimaks.
(hst/fer)
Elektronik & Gadget
Mengabadikan Momen Mudik Lebih Praktis dengan Tripod dan Tongsis yang Bikin Foto Keluarga Jadi Lebih Mudah!
Perawatan dan Kecantikan
MOP - Tender Touch Soft Ombre Powder, Blush On dengan Gradasi Cantik Sekali Usap Wajah Langsung Terlihat Fresh!
Perawatan dan Kecantikan
Makeup Tetap Fresh Saat Mudik, Rekomendasi Loose Powder yang Menahan Makeup Seharian!
Home & Living
Pentingnya Alat Masak Berkualitas! 3 Spatula Andalan Bikin Sajian Masakan Lebih Praktis
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Bukan Malam Hari, Ini Waktu Terbaik untuk Bercinta Menurut Pakar
Survei Ungkap 3 Posisi Bercinta Favorit Milenial, Didominasi Gaya Klasik
6 Seafood yang Bisa Tingkatkan Performa Seks Pria Jika Rutin Dikonsumsi
Studi: Rutin Bercinta 2 Kali Seminggu Kurangi Risiko Sakit Jantung pada Pria
Dokter Ungkap Rahasia Agar PD Saat Bercinta: Rawat Area Intim Ini
Most Popular
1
Alasan Song Joong Ki & Song Hye Kyo Kembali Viral, Diduga Karena Hal Ini
2
8 Momen Artis Mudik Lebaran 2026, Bella Shofie Pakai Sheet Mask di Mobil
3
Pakai Gaun Ketat & High Heels 20 Cm, Kim Kardashian Tersandung di Party Oscar
4
Dikenal dari Keluarga Agamis, Bintang Reality Show Ini Didakwa Pelecehan Anak
5
Lee Young Ae Tapak Tilas ke Jeju, Visualnya Tetap Sama Setelah 22 Tahun
MOST COMMENTED











































