Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Liputan Khusus

Kisah Pria di Ambang Perceraian karena Ejakulasi Dini

Arina Yulistara - wolipop
Jumat, 01 Mar 2013 09:03 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Ejakulasi dini bisa berdampak buruk dalam pernikahan. Itulah yang dirasakan oleh Didi (bukan nama asli). Ia mengaku mengalami ejakulasi dini sejak menikah hingga punya dua anak.

Didi menceritakan bahwa ia telah mengalami ejakulasi terlalu cepat sejak pertama menikah sampai saat ini setelah dikaruniai dua putri. Pria berumur 32 tahun ini hanya mampu bertahan satu hingga dua menit saat bercinta pertama kali. Namun ia akan bertahan lebih lama ketika melanjutkan 'sesi' kedua.

"Jika dilanjutkan (bercinta) yang kedua baru bisa lebih lama, terkadang lama sekali. Tapi seandainya keesokan hari bercinta lagi, permasalahan ini (ejakulasi dini) tetap terjadi," tutur Didi seperti yang dikutip dari detikhealth.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal itu kini menjadi boomerang dalam rumah tangga Didi. Bahkan tak jarang mereka bertengkar hingga menjurus ke perceraian. Didi tentu tidak ingin keluarganya hancur karena masalah seks tersebut. Ia pun meminta solusi dari psikolog seksual Indonesia, Zoya Amirin, M. Psi.

Zoya mengatakan, secara psikologis Didi terlalu senang atau sangat bergairah saat bercinta sehingga selalu diawali dengan ejakulasi dini, tapi tidak masalah karena masih mampu bercinta di 'sesi' kedua bahkan lebih lama bertahan. Maka dari itu, Zoya menyarankan sebaiknya tidak perlu cerai, anggap saja 'sesi' pertama sebagai foreplay dan yang kedua baru saling mengeksplor.

"Nanti 'menu utamanya' saat ronde kedua Anda bercinta. Sebaiknya pertahankan rumah tangga Anda, tidak perlu cerai, ini hanya butuh pemahaman kebiasaan dan sudut pandang saja," ujar wanita lulusan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia itu.

Bahkan Zoya menambahkan bahwa Didi dan istrinya tetap bisa menikmati kehidupan seks mereka. Karena yang terjadi sebenarnya pada Didi termasuk multiple orgasme pria bukan suatu masalah besar. Coba saling memahami satu sama lain supaya pernikahan kembali berjalan harmonis.

"Bukan negatif, justru hebat, jadi jangan dijadikan permasalahan," tambahnya kemudian.

(ays/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads