4 Dampak Stres Pada Kehidupan Seks Suami-Istri
Eny Kartikawati - wolipop
Jumat, 18 Jan 2013 12:26 WIB
Jakarta
-
Saat seseorang mengalami stres, level hormon testosteronenya menurun. Orang yang kehilangan gairah seksnya karena stres biasanya akan mencari pelampiasan pada alkohol, merokok, makan atau hal-hal lainnya yang berefek buruk pada kesehatan. Semua itu pada akhirnya malah membuat kondisi orang tersebut semakin buruk.
Ketika stres, sebaiknya Anda juga jangan menghindari seks. Keintiman dengan pasangan justru bisa mengurangi stres tersebut. Penelitian yang dipublikasikan di Psychosomatic Medicine, Oktober 2008 membuktikan, bercinta bisa menurunkan tingkat stres karena masalah di kantor.
Apakah Anda termasuk yang tengah dilanda stres? Berikut ini penjelasan seksolog Dr. Logan Levkoff yang sudah banyak membuat tulisan tentang pendidikan seks dan kerap muncul di berbagai acara televisi seperti CNN, Fox News dan Good Morning America itu. Logan memaparkan bagaimana stres bisa berdampak pada kehidupan seks pasangan.
1. Stres Bisa Menyebabkan Perasaan Negatif pada Citra Tubuh
Ketika Anda mengalami kenaikan berat badan (yang tentunya tidak direncanakan) stres bisa melanda dan itu dapat membuat Anda merasa tidak percaya diri. Saat seseorang tidak menyukai tubuhnya, tentu sulit untuk merasa bergairah dan bercinta dengan pasangan. Menurut Levkoff rendahnya kepercayaan diri pada bentuk tubuh sejalan dengan semakin menurunya frekuensi bercinta. Dan ketika pasangan jarang bercinta, hubungan pernikahan bisa bermasalah.
2. Stres Menurunkan Libido
Kortisol merupakan salah satu hormon yang diproduksi ketika seseorang stres. Tubuh sebenarnya perlu hormon ini tapi dalam jumlah yang sedikit dan pada waktu-waktu tertentu saja. Sehingga ketika produksi kortisol meningkat untuk waktu yang lama bisa berdampak pada menurunnya hormon seks. Berkurangnya kuantitas hormon seks ini tentunya membuat libido menurun.
3. Stres Membuat Anda Jadi Mudah Emosi
Stres bisa membuat orang jadi mudah bad mood. Orang-orang yang ada di sekeliling Anda pun bisa ikut terbawa perasaan negatif tersebut. Sehingga ketika stres pasangan jadi lebih berisiko untuk bertengkar ketika berkomunikasi. Kalau hal itu terjadi, bagaimana pasangan bisa memunculkan keinginan untuk bercinta.
4. Stres Mempengaruhi Kesuburan & Siklus Haid
Haid yang normal siklusnya berkisar antara 20 hingga 40 hari dan berlangsung selama dua hingga delapan hari. Siklus tersebut terjadi akibat adanya sejumlah hormon yang beredar dalam tubuh dalam suatu siklus tertentu. Siklus hormon tersebut merupakan hasil dari suatu kerjasama antara otak, indung telur, kelenjar-kelenjar di otak, serta kelenjar tiroid. Sehingga bila terjadi gangguan dalam peredaran hormon-hormon tersebut maka akan mengakibatkan terganggunya siklus menstruasi.
Salah satu yang mempengaruhi peredaran hormon-hormon itu adalah stres fisik maupun emosional. Sehingga biasanya saat tubuh seseorang sedang dalam keletihan ataupun sedang mengalami masalah psikologis yang cukup berat dapat mengalami gangguan siklus menstruasi dan masa subur.
(eny/eny)
Ketika stres, sebaiknya Anda juga jangan menghindari seks. Keintiman dengan pasangan justru bisa mengurangi stres tersebut. Penelitian yang dipublikasikan di Psychosomatic Medicine, Oktober 2008 membuktikan, bercinta bisa menurunkan tingkat stres karena masalah di kantor.
Apakah Anda termasuk yang tengah dilanda stres? Berikut ini penjelasan seksolog Dr. Logan Levkoff yang sudah banyak membuat tulisan tentang pendidikan seks dan kerap muncul di berbagai acara televisi seperti CNN, Fox News dan Good Morning America itu. Logan memaparkan bagaimana stres bisa berdampak pada kehidupan seks pasangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika Anda mengalami kenaikan berat badan (yang tentunya tidak direncanakan) stres bisa melanda dan itu dapat membuat Anda merasa tidak percaya diri. Saat seseorang tidak menyukai tubuhnya, tentu sulit untuk merasa bergairah dan bercinta dengan pasangan. Menurut Levkoff rendahnya kepercayaan diri pada bentuk tubuh sejalan dengan semakin menurunya frekuensi bercinta. Dan ketika pasangan jarang bercinta, hubungan pernikahan bisa bermasalah.
2. Stres Menurunkan Libido
Kortisol merupakan salah satu hormon yang diproduksi ketika seseorang stres. Tubuh sebenarnya perlu hormon ini tapi dalam jumlah yang sedikit dan pada waktu-waktu tertentu saja. Sehingga ketika produksi kortisol meningkat untuk waktu yang lama bisa berdampak pada menurunnya hormon seks. Berkurangnya kuantitas hormon seks ini tentunya membuat libido menurun.
3. Stres Membuat Anda Jadi Mudah Emosi
Stres bisa membuat orang jadi mudah bad mood. Orang-orang yang ada di sekeliling Anda pun bisa ikut terbawa perasaan negatif tersebut. Sehingga ketika stres pasangan jadi lebih berisiko untuk bertengkar ketika berkomunikasi. Kalau hal itu terjadi, bagaimana pasangan bisa memunculkan keinginan untuk bercinta.
4. Stres Mempengaruhi Kesuburan & Siklus Haid
Haid yang normal siklusnya berkisar antara 20 hingga 40 hari dan berlangsung selama dua hingga delapan hari. Siklus tersebut terjadi akibat adanya sejumlah hormon yang beredar dalam tubuh dalam suatu siklus tertentu. Siklus hormon tersebut merupakan hasil dari suatu kerjasama antara otak, indung telur, kelenjar-kelenjar di otak, serta kelenjar tiroid. Sehingga bila terjadi gangguan dalam peredaran hormon-hormon tersebut maka akan mengakibatkan terganggunya siklus menstruasi.
Salah satu yang mempengaruhi peredaran hormon-hormon itu adalah stres fisik maupun emosional. Sehingga biasanya saat tubuh seseorang sedang dalam keletihan ataupun sedang mengalami masalah psikologis yang cukup berat dapat mengalami gangguan siklus menstruasi dan masa subur.
(eny/eny)
Home & Living
2 Rekomendasi Teko Air Minum untuk Kumpul Keluarga, Praktis dan Tetap Estetik di Meja
Perawatan dan Kecantikan
Kulit Lebih Tenang & Lembab Seharian dengan Andalan Baru dari SOME BY MI Beta Panthenol Repair Toner!
Elektronik & Gadget
Abadikan Momen Lebih Seru dengan 2 Kamera Instax dari Fujifilm yang Bikin Foto Langsung Jadi Kenangan!
Elektronik & Gadget
Rekomendasi Tongsis Tripod dari ACMIC untuk Foto & Video Lebih Profesional!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Bukan Malam Hari, Ini Waktu Terbaik untuk Bercinta Menurut Pakar
Survei Ungkap 3 Posisi Bercinta Favorit Milenial, Didominasi Gaya Klasik
6 Seafood yang Bisa Tingkatkan Performa Seks Pria Jika Rutin Dikonsumsi
Studi: Rutin Bercinta 2 Kali Seminggu Kurangi Risiko Sakit Jantung pada Pria
Dokter Ungkap Rahasia Agar PD Saat Bercinta: Rawat Area Intim Ini
Most Popular
1
Potret Perdana Putri Cantik Monica Bellucci Pemotretan Vogue Bareng Ibunya
2
Foto: Kate Middleton dan Coat Barunya di Momen Bersejarah Gereja Inggris
3
Potret Kemesraan Chef Juna dengan Pacar Saat Lebaran, Agamanya Jadi Sorotan
4
Sekali Foto Kencan, Cristiano Ronaldo & Georgina Pamer Harta Rp 250 Miliar
5
Gaya Tasya Farasya Pakai Piyama Rp 73 Juta, Santai Tapi Super Mewah
MOST COMMENTED











































