ADVERTISEMENT

Liputan Khusus

Awas Orgasme Juga Bisa Buat Pasangan Sakit Kepala

- wolipop Selasa, 30 Okt 2012 12:17 WIB
Dok. Thinkstock
Jakarta - Orgasme merupakan suatu pengalaman yang bisa jadi paling indah dirasakan pasangan saat bercinta. Namun ternyata tak selalu orgasme tersebut berakhir menyenangkan. Pada beberapa orang, orgasme malah menyebabkan sakit kepala.

Pemilik klinik spesialis pengobatan sakit kepala asal Chicago, Amerika Serikat, Merle Diamond, MD, menemukan orang-orang yang merasakan sakit kepala karena orgasme ini. "Seringkali sakit kepala ini tidak membahayakan, tapi bisa juga hal itu disebabkan karena adanya sesuatu di otak seperti tumor atau aneurisma," ujarnya seperti dikutip Web MD.

Penelitian yang dilakukan para peneliti di University of Munster, Jerman juga mengungkapkan hal serupa. Dalam penelitian itu ditemukan sakit kepala biasanya muncul selama beberapa minggu dan kemudian hilang dengan sendirinya. Beberapa responden yang diteliti juga melaporkan tidak pernah merasakan sakit kepala lagi dan beberapa lainnya mengaku diserang sakit kepala, tapi tidak sering.

"Sebagian besar pasien mendapat serangan sakit kepala spontan," ujar salah satu peneliti Achim Frese, MD.

Sebagian besar pasien yang menjalani pengobatan melaporkan serangan sakit kepala biasanya muncul saat orgasme terjadi. Tapi beberapa pasien lain merasakan sakit kepala yang mereka alami rasa sakitnya meningkat secara bertahap setelah orgasme.

Apa sebenarnya yang menyebabkan seseorang mengalami sakit kepala setelah orgsme? Menurut Diamond sampai saat ini penyebab pastinya belum diteliti secara pasti. Hanya saja Diamond menduga serangan sakit itu mungkin dipicu karena aliran adrenalin ke dalam tubuh.

Sedangkan menurut dr. Vanda Mustika yang pernah mengasuh konsultasi seks di wolipop, sakit kepala biasanya terjadi akibat terganggunya aliran darah ke otak, aliran tersebut dapat meningkat ataupun menurun. Sementara hubungan seksual yang biasanya diakhiri dengan orgasme dan ejakulasi sangat dipengaruhi oleh sistem saraf simpatis. Sistem saraf simpatis ini memiliki efek lain berupa peningkatan denyut jantung, peningkatan kerja jantung dan peningkatan tekanan darah.

Pada orang-orang dengan kondisi tubuh yang tidak bugar atau mengalami tekanan darah rendah, dengan adanya ereksi dan mengalirnya sejumlah darah ke dalam pembuluh darah penis akan menyebabkan aliran darah ke dalam tubuh akan terganggu, termasuk ke kepala. Oleh karena itu, seringkali mereka mengeluh adanya rasa mengantuk, lelah ataupun mengalami sakit kepala setelah bercinta.

Namun Anda tidak perlu khawatir, sakit kepala yang dirasakan akan hilang dengan sendirinya. Tetapi jika Anda mengalami sakit yang berkepanjangan dan menggangu aktivitas, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

(eny/hst)