Krisis Ekonomi Datang, Seks Makin Hot
wolipop
Selasa, 10 Feb 2009 15:21 WIB
Jakarta
-
Resesi yang dialami hampir seluruh negara di dunia ternyata tak berdampak terhadap kehidupan seks seseorang. Pada sebagian orang, resesi justru membuat kehidupan seks makin hot. Wow!
Dunia tengah mengalami resesi. Akibatnya pendapatan serta daya beli masyarakat menjadi menurun. Namun ada satu yang tidak menurun, yaitu gairah seks mereka.
Sebuah survei dilakukan oleh sebuah majalah di New York. Sebanyak 1.000 orang menjadi peserta survei yang dilakukan lewat telepon tersebut.
Dari survei terlihat bahwa masalah ekonomi dan keuangan tak berpengaruh dengan kegiatan seks, seperti yang diutarakan oleh 79 persen peserta. Bahkan lima persen di antara mereka, kehidupan seksnya justru makin panas ketika resesi.
Namun masih menurut survey yang detikhot kutip dari Fox, Selasa (10/2/2009), 81 persen dari peserta survey berujar bahwa mereka pernah mengalami penurunan gairah sekali dalam setahun. Namun bukan masalah ekonomi penyebabnya, melainkan karena kelelahan dan mood yang buruk.
Sebanyak 45 persen dari peserta survei justru berujar bahwa mereka sering melakukan perencanaan dalam melakukan seks dengan pasangannya.
Dr. Ian Kerner, ahli seks mengungkapkan bahwa biasanya masalah ekonomi dapat mengakibatkan hilangnya gairah seks. Namun yang terjadi sekarang justru sebaliknya.
"50 juta orang kini terjebak dalam kebiasaan seks mereka. Keadaan ekonomi kali ini justru meningkatkan libido mereka yang tengah depresi dan stress," ujar Ian. (kee/kee)
Dunia tengah mengalami resesi. Akibatnya pendapatan serta daya beli masyarakat menjadi menurun. Namun ada satu yang tidak menurun, yaitu gairah seks mereka.
Sebuah survei dilakukan oleh sebuah majalah di New York. Sebanyak 1.000 orang menjadi peserta survei yang dilakukan lewat telepon tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun masih menurut survey yang detikhot kutip dari Fox, Selasa (10/2/2009), 81 persen dari peserta survey berujar bahwa mereka pernah mengalami penurunan gairah sekali dalam setahun. Namun bukan masalah ekonomi penyebabnya, melainkan karena kelelahan dan mood yang buruk.
Sebanyak 45 persen dari peserta survei justru berujar bahwa mereka sering melakukan perencanaan dalam melakukan seks dengan pasangannya.
Dr. Ian Kerner, ahli seks mengungkapkan bahwa biasanya masalah ekonomi dapat mengakibatkan hilangnya gairah seks. Namun yang terjadi sekarang justru sebaliknya.
"50 juta orang kini terjebak dalam kebiasaan seks mereka. Keadaan ekonomi kali ini justru meningkatkan libido mereka yang tengah depresi dan stress," ujar Ian. (kee/kee)
Home & Living
Bersihin Rumah Jadi Lebih Praktis dengan Vacuum Cordless Ringan & Kuat dari Dyson V12 Origin
Home & Living
Ingin Cucian di Rumah Sewangi dan Serapi Laundry? Coba 3 Produk Ini
Home & Living
Masak Yakiniku dan Bulgogi di Rumah Lebih Praktis dengan 3 Grill Pan Anti Lengket Ini
Perawatan dan Kecantikan
Mau Make Up Lebaran Natural? Skin Tint Jadi Solusi Lebih Ringan dan Tetap Flawless!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Bukan Malam Hari, Ini Waktu Terbaik untuk Bercinta Menurut Pakar
Survei Ungkap 3 Posisi Bercinta Favorit Milenial, Didominasi Gaya Klasik
6 Seafood yang Bisa Tingkatkan Performa Seks Pria Jika Rutin Dikonsumsi
Studi: Rutin Bercinta 2 Kali Seminggu Kurangi Risiko Sakit Jantung pada Pria
Dokter Ungkap Rahasia Agar PD Saat Bercinta: Rawat Area Intim Ini
Most Popular
1
Makna Gong Xi Fa Cai, Xin Nian Kuai Le, dan Angpao Na Lai saat Imlek
2
Drakor The Art of Sarah di Netflix Tentang Apa? Ini Sinopsis dan Pemainnya
3
Gaya Mesra Olla Ramlan-Tristan Molina di Pemotretan, Tampil Berani Pamer Tato
4
Ramalan Zodiak 17 Februari: Aquarius Hati-hati, Pisces Sabar dan Teliti
5
Ramalan Zodiak Cinta 17 Februari: Aries Tetap Sabar, Gemini Beda Pendapat
MOST COMMENTED











































