ADVERTISEMENT

Pria di China Jadi Model Lingerie Wanita Saat Jualan Online, Ini Alasannya

Rahmi Anjani - wolipop Selasa, 17 Jan 2023 08:00 WIB
Livestreaming Jualan Lingerie Foto: Twitter
Jakarta -

Berjualan lewat live streaming semakin banyak dilakukan brand untuk mempromosikan produk mereka. Sosok 'penjual' yang menjelaskan sekaligus mengajak penonton membeli barang menjadi salah satu faktor suksesnya. Karena itu tak jarang, influencer atau artis juga sering diundang untuk mendongkrak penjualan.

Baru-baru ini beberapa situs belanja yang menjual lingerie di China menjadi perhatian publik karena penampilan pembawa acara dalam siaran langsung jualan mereka. Sejumlah brand lingerie memilih penjual pria untuk mempromosikan produk. Bukan karena jenis kelaminnya, merek-merek itu dikritik karena mereka bukan haya mendeskripsikan bahan atau harganya tapi juga menggunakan pakaian dalam wanita.

Hal itu menjadi masalah karena bisa busana yang dikenakan dalam live streaming diatur dalam undang-undang di sana. Tapi aturan sebenarnya hanya menyebutkan bahwa wanita dilarang menggunakan lingerie saat memandu acara. Karena itu lah, berbagai brand memilih untuk menggunakan model pria agar tidak terlibat masalah.



Fenomena tersebut menjadi perbincangan setelah sebuah akun melaporkannya di media sosial. Dikatakan jika berbagai brand atau situs belanja sengaja membuat para pria menjadi modelnya. Mereka pun memilih pria yang bertubuh lebih langsing agar muat memakai pakaian dalam.

"Di China, wanita tidak diperbolehkan untuk memakai pakaian dalam di siaran langsung kalau tidak akan langsung dan secara permanen diblokir karena dituduh menyebarkan pornografi. Jadi apa yang harus dilakukan untuk menampilkan barang dan menjual pakaian dalam wanita dalam siaran langsung? Sangat sederhana, cari saja pria untuk melakukannya," tulis @xiaojingcanxue di Twitter.

Postingan yang viral itu pun mengundang berbagai komentar dari netizen. Banyak yang bercanda mengenai pemandangan tersebut tapi tak sedikit pula yang merasa hal itu pelanggaran yang cukup serius.

Meski para pria bebas dari aturan mengenakan pakaian dalam dalam siaran langsung, mereka bisa diperkarakan karena bertingkah seperti wanita. China dikenal cukup ketat dalam melarang para figur publik untuk tampil tidak sesuai jenis kelamin mreka, termasuk pria yang memakai anting. Banyak orang merasa hampir tinggal menunggu waktu agar brand-brand tersebut dilarang berjualan lingerie dengan model pria.

(ami/ami)