Flagship Store Emilio Pucci Hadir di Plaza Senayan
Dona Rema - wolipop
Senin, 25 Nov 2013 15:39 WIB
Jakarta
-
Para pecinta fashion kembali kedatangan destinasi belanja baru. Kini, Anda bisa mengunjungi flagship store pertama Emilio Pucci.
Bertempat di Mal Plaza Senayan, Jakarta Selatan, butik label high-end itu didesain oleh arsitek Joseph Dirand. Suasana butiknya bergaya ala Palazzo Pucci di Florence. Perpaduan warna abu-abu dan gold pun terlihat mewarnai gerainya tersebut.
Emilio Pucci menempati ruang pamer seluas 85 meter persegi dan terdiri dari empat ruangan yang memamerkan koleksi busana ready-to-wear. Tak hanya itu saja, label asal Italia itu juga menawarkan beberapa aksesori, syal, kacamata, dan sepatu.
Produknya yang sedang dipamerkan saat ini yaitu koleksi Fall/Winter 2013. Rumah mode yang kini digawangi oleh Direktur Kreatif Peter Dundas itu menyuguhkan busana yang serba glamor dengan penggunaan grafis bulatan dan geometri buatan sendiri.
Gaya busana wanita tradisional Vietnam menjadi salah satu inspirasinya. Dundas tidak malu menggunakan referensi militer dan motif tradisional Asia, sehingga menyajikan bomber jacket (beberapa model dibordir dengan logo khas Emilio Pucci), cargo jacket, serta busana yang mirip kimono dengan jahitan mewah di bagian dalam dan luar.
Lalu, adapula gaun malam berpotongan panjang dengan renda di bagian dada. Emilio Pucci juga menyediakan cocktail dress bernuansa putih dengan aksen lipit di bagian lengan atas.
(rma/rma)
Bertempat di Mal Plaza Senayan, Jakarta Selatan, butik label high-end itu didesain oleh arsitek Joseph Dirand. Suasana butiknya bergaya ala Palazzo Pucci di Florence. Perpaduan warna abu-abu dan gold pun terlihat mewarnai gerainya tersebut.
Emilio Pucci menempati ruang pamer seluas 85 meter persegi dan terdiri dari empat ruangan yang memamerkan koleksi busana ready-to-wear. Tak hanya itu saja, label asal Italia itu juga menawarkan beberapa aksesori, syal, kacamata, dan sepatu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gaya busana wanita tradisional Vietnam menjadi salah satu inspirasinya. Dundas tidak malu menggunakan referensi militer dan motif tradisional Asia, sehingga menyajikan bomber jacket (beberapa model dibordir dengan logo khas Emilio Pucci), cargo jacket, serta busana yang mirip kimono dengan jahitan mewah di bagian dalam dan luar.
Lalu, adapula gaun malam berpotongan panjang dengan renda di bagian dada. Emilio Pucci juga menyediakan cocktail dress bernuansa putih dengan aksen lipit di bagian lengan atas.
(rma/rma)











































