Saudari Kembar Ini Ciptakan Parfum yang Bisa Buat Orang Betah Belanja
Hestianingsih - wolipop
Kamis, 14 Nov 2013 15:06 WIB
Jakarta
-
Ramai/sepinya pengunjung suatu toko, hotel atau butik tidak hanya dipengaruhi oleh kualitas maupun harga produk yang dijual. Jika Anda datang ke sebuah toko dan merasa 'terpanggil' untuk membeli sesuatu atau suka berlama-lama menginap di hotel, mungkin itu karena parfum ruangan yang dipakai di tempat tersebut.
Jenis wewangian tertentu ternyata bisa memengaruhi hasrat seseorang untuk belanja atau betah duduk lama di resto/hotel. Dawn dan Samantha Goldworm sangat tahu akan hal itu dan memunculkan ide bagi mereka untuk menciptakan parfum 'penarik tamu'. Saudara kembar berusia 34 tahun ini dikenal sebagai peracik parfum khusus untuk sejumlah butik mewah, bank dan hotel. Wewangian dibuat untuk menciptakan kedekatan dan keterikatan emosional pengunjung terhadap suatu brand.
Penelitian menunjukkan, parfum buatan Goldworm bersaudari bisa mendorong pengunjung untuk berada di dalam toko lebih lama dan membuat mereka ingin mengunjungi tempat itu lagi. Hasilnya, penjualan di toko pun meningkat. Perusahaan yang dijalani Dawn dan Samantha bernama 12.29 (sesuai tanggal lahir mereka) dan telah menghasilkan jutaan dollar dari mendesain dan menjual parfum ciptaannya.
"Wewangian sangat berkaitan dengan memori manusia dan aroma khas sebuah toko benar-benar bisa membangun loyalitas pengunjung terhadap brand atau produk sehingga lebih menonjol dan mudah diingat," ujar Dawn, seperti dikutip dari Daily Mail.
Keduanya mulai dikenal luas pada 2009, saat mereka mendesain wewangian untuk runway show Rodarte di 2010. Mereka menciptakan parfum dengan aroma kayu-kayuan terbakar. Parfum tersebut dinilai sangat menggambarkan rancangan spring 2010 Rodarte yang terinspirasi dari era pasca perang.
Setelah bekerja untuk Rodarte, Goldworms bersaudari memutuskan menggandeng satu desainer pendatang baru untuk berkolaborasi. Zac Posen, Jason Wu dan Thakoon adalah beberapa desainer yang pernah bekerjasama dengan mereka. Selain menciptakan wewangian untuk fashion show, Dawn dan Samantha juga banyak bekerja dengan klien perusahaan seperti hotel, bank dan outlet retail.
Tidak sekadar menciptakan parfum dengan aroma menyenangkan, tapi Goldworm bersaudari juga mengklaim wewangian mereka bisa membantu perusahaan lebih kuat berkompetisi dalam bisnis. Aroma ciptaan mereka mampu menyentuh emosi konsumen maupun pengunjung sekaligus menciptakan 'bonding' yang kuat dengan suatu brand.
"Dunia retail dan perhotelan kini semakin banyak dan bervariasi. Konsumen pun banyak 'dihujani' dengan berbagai kampanye dan iklan. Jika ingin brand Anda lebih sukses dan diingat orang, membentuk ikatan emosional dengan konsumen adalah cara yang paling mudah," kata Samantha.
Menurut mereka, menciptakan wewangian semacam ini sangat berbeda dengan meracik parfum untuk dipakai manusia. Harus disesuaikan dengan rasa, warna, tekstur dan identitas sebuah brand. "Kemudian menterjemahkannya ke dalam aroma tertentu," ucap Dawn yang pernah bekerja di perusahaan parfum ternama Coty.
Parfum untuk bank berbeda dengan hotel. Untuk pengharum ruangan di bank, aromanya harus merepresentasikan ketenangan dan kepercayaan tapi ringan. Sementara hotel wewangiannya lebih berat, kuat dan menyebar ke seluruh area mulai dari lobi hingga kamar tamu.
Wewangian tertentu memang tidak bisa mendatangkan uang atau meningkatkan penjualan secara langsung. Tapi bisa memengaruhi emosi konsumen untuk merasa terikat, selalu teringat dengan sebuah brand atau tempat. Menciptakan loyalitas konsumen tanpa mereka sadari menjadi misi utama dari penciptaan parfum ruangan.
(hst/hst)
Jenis wewangian tertentu ternyata bisa memengaruhi hasrat seseorang untuk belanja atau betah duduk lama di resto/hotel. Dawn dan Samantha Goldworm sangat tahu akan hal itu dan memunculkan ide bagi mereka untuk menciptakan parfum 'penarik tamu'. Saudara kembar berusia 34 tahun ini dikenal sebagai peracik parfum khusus untuk sejumlah butik mewah, bank dan hotel. Wewangian dibuat untuk menciptakan kedekatan dan keterikatan emosional pengunjung terhadap suatu brand.
Penelitian menunjukkan, parfum buatan Goldworm bersaudari bisa mendorong pengunjung untuk berada di dalam toko lebih lama dan membuat mereka ingin mengunjungi tempat itu lagi. Hasilnya, penjualan di toko pun meningkat. Perusahaan yang dijalani Dawn dan Samantha bernama 12.29 (sesuai tanggal lahir mereka) dan telah menghasilkan jutaan dollar dari mendesain dan menjual parfum ciptaannya.
"Wewangian sangat berkaitan dengan memori manusia dan aroma khas sebuah toko benar-benar bisa membangun loyalitas pengunjung terhadap brand atau produk sehingga lebih menonjol dan mudah diingat," ujar Dawn, seperti dikutip dari Daily Mail.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah bekerja untuk Rodarte, Goldworms bersaudari memutuskan menggandeng satu desainer pendatang baru untuk berkolaborasi. Zac Posen, Jason Wu dan Thakoon adalah beberapa desainer yang pernah bekerjasama dengan mereka. Selain menciptakan wewangian untuk fashion show, Dawn dan Samantha juga banyak bekerja dengan klien perusahaan seperti hotel, bank dan outlet retail.
Tidak sekadar menciptakan parfum dengan aroma menyenangkan, tapi Goldworm bersaudari juga mengklaim wewangian mereka bisa membantu perusahaan lebih kuat berkompetisi dalam bisnis. Aroma ciptaan mereka mampu menyentuh emosi konsumen maupun pengunjung sekaligus menciptakan 'bonding' yang kuat dengan suatu brand.
"Dunia retail dan perhotelan kini semakin banyak dan bervariasi. Konsumen pun banyak 'dihujani' dengan berbagai kampanye dan iklan. Jika ingin brand Anda lebih sukses dan diingat orang, membentuk ikatan emosional dengan konsumen adalah cara yang paling mudah," kata Samantha.
Menurut mereka, menciptakan wewangian semacam ini sangat berbeda dengan meracik parfum untuk dipakai manusia. Harus disesuaikan dengan rasa, warna, tekstur dan identitas sebuah brand. "Kemudian menterjemahkannya ke dalam aroma tertentu," ucap Dawn yang pernah bekerja di perusahaan parfum ternama Coty.
Parfum untuk bank berbeda dengan hotel. Untuk pengharum ruangan di bank, aromanya harus merepresentasikan ketenangan dan kepercayaan tapi ringan. Sementara hotel wewangiannya lebih berat, kuat dan menyebar ke seluruh area mulai dari lobi hingga kamar tamu.
Wewangian tertentu memang tidak bisa mendatangkan uang atau meningkatkan penjualan secara langsung. Tapi bisa memengaruhi emosi konsumen untuk merasa terikat, selalu teringat dengan sebuah brand atau tempat. Menciptakan loyalitas konsumen tanpa mereka sadari menjadi misi utama dari penciptaan parfum ruangan.
(hst/hst)
Health & Beauty
Mykonos Hawaiian Crush Extrait de Parfum, Parfum Wangi Tropis yang Bikin Mood Naik!
Elektronik & Gadget
Airbot X40 Master, Robot Vacuum Super Pintar untuk Rumah Bersih Tanpa Ribet!
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
5 Cushion Hingga Bedak Lokal Terbaru untuk Kulit Berminyak yang Mencerahkan
5 Tren Sneakers yang In dan Out di 2026 untuk Referensi Belanja Sepatu Baru
5 Produk yang Bikin Makeup Tahan Lama Saat Pesta Tahun Baru 2026
Ide Tukar Kado yang Lucu untuk Acara Kantor, Harga di Bawah Rp 50 Ribu
METRO Hadirkan One Day Super Special dengan Diskon Hingga 50%
Most Popular
1
Potret Moana Anak Ria Ricis, Sudah Jadi Juragan Kos-kosan di Usia 3 Tahun
2
Daftar Tanggal Cantik 2026, Cocok Untuk Lamar Kekasih Hingga Gelar Pernikahan
3
Ramalan Zodiak 9 Januari: Libra Pemasukan Stabil, Scorpio Kerja Keras
4
Gaya Berani Sydney Sweeney di Pemotretan Terbaru, Tubuh Emas Tanpa Busana
5
Potret Piper Rockelle, Mantan Influencer Cilik Gabung OnlyFans Jadi Kontroversi
MOST COMMENTED











































