Liputan Khusus
Menelusuri Penjualan Tas KW di Mangga Dua
'Pusatnya toko tas KW', begitulah julukan yang banyak diberikan orang pada kawasan Mangga Dua, Jakarta. Di sana, ada berbagai macam jenis dan merek tas KW branded. Seperti apa penjualan tas KW di sana?
Tuntutan gaya hidup tentunya menjadi faktor utama maraknya para pebisnis tas KW branded. Sekarang ini, semakin banyak wanita yang ingin tampil gaya dengan tas branded tapi tak mampu membeli yang asli, sehingga menjatuhkan pilihan pada tas KW.
Salah satu tempat yang banyak dituju wanita ketika mencari tas KW adalah kawasan Mangga Dua. Tepatnya di ITC Mangga Dua yang sering disebut sebagai pusatnya toko tas KW.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika menuju ke blok C, di sanalah pusatnya tas KW branded dengan kualitas Semi Super hingga KW Original. Harga yang diberikan juga lebih mahal ketimbang tas KW branded yang terletak di blok A dan B. Bahan dan kualitasnya mendekati tas branded asli, tapi tentu saja ketahanan dan kualitasnya tidak bisa dibandingkan.
Menurut pengakuan salah satu penjual tas branded KW yang memiliki toko di blok A dan C, beragam kalangan mulai masyarakat kelas bawah hingga kelas atas suka berbelanja tas KW branded di sana. Orang asing dan berbagai kalangan dari luar kota juga berburu tas branded KW.
"Dari Malaysia, Arab, India. Kalau orang luar kota kebanyakan dari Sumatera, Bali dan Kalimantan," jelas si pedagang yang sehari-harinya bisa menjual tas KW hingga 40 buah itu saat berbincang dengan wolipop di kawasan Mangga Dua, Jumat (13/4/2012).
Bukan hanya orang biasa saja yang datang membeli tas KW. Sayangnya, artis dan orang penting yang notabene berpenghasilan cukup besar pun ada yang belum menyadari pentingnya sebuah karya orisinil dengan turut membeli tas KW.
"Biasanya para artis dan orang penting belanja tas KW branded di blok C. Mereka belinya yang kualitasnya sangat menyerupai tas aslinya. Harganya juga sudah Rp 2 jutaan ke atas. Bahkan ada juga yang pesan tas dengan harga sampai Rp 10 jutaan," kata salah satu pedagang yang tidak mau disebut namanya itu.










































