Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Bangkok, Kota Wisata yang Lengkap

Elizabeth Caesaria Putri - wolipop
Minggu, 15 Mei 2011 14:03 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Wolipop
Jakarta -

Perjalanan dari Wolipop yang disponsori oleh Indosat ini, memberikan pengalaman yang tak terlupakan. Kami benar-benar datang untuk berbelanja. Belanjanya juga tidak hanya ditempat yang enak seperti mal, tapi juga masuk ke pasar tradisional.

Perjalanan yang beragam ini, selain menambah berat koper kami, juga menambah wawasan. Yang saya heran, kenapa di Bangkok banyak sekali turis asing. Padahal Jakarta tidak kalah bagus lho!

Menurut saya, kenapa Bangkok lebih unggul, karena sistem transportasi dan pengelolaan pariwisata yang sangat baik. Selama 5 hari ini, masing-masing dari kami hanya mengeluarkan 500 Baht untuk transportasi. Lima ratus Baht itu setara Rp 150ribu. Dengan uang segitu, kami bisa berkeliling Bangkok dari ujung ke ujung. Sungguh BTS skytrain dan MRT sangat memudahkan. Kapan ya kita punya keduanya?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu Bangkok juga menawarkan suatu pengalaman wisata yang menarik. Di tengah bangunan tinggi dan megah, masih terdapat tempat-tempat beribadah. Hampir di setiap pelataran mal, terdapat kuil Hindu. Mungkin bagi para turis hal ini sangat eksotis.

Ada lagi hal yang mencuri perhatian saya di Bangkok. Gaya berpakaian laki-laki di Bangkok, sangat stylist. Mereka tidak berpakaian standar ala cowok. Di Bangkok mereka tidak ragu, mengenakan tas model tote dan topi fedora. Beberapa kali saya juga melihat laki-laki mengenakan sepatu oxford yang dipadu dengan celana pendek dan kemeja. Aduh lucunya!

Kalau wanitanya, rata-rata gaya berpakaiannya sama satu dengan yang lain. Kebanyakan mengenakan rok mini yang dipadu dengan kemeja atau kaus. Bentuk tubuh mereka memang kecil-kecil.

Bangkok juga mempunyai tempat hiburan malam yang terkenal, Patpong. Di Patpong ini berbagai jenis 'pertunjukan' dewasa ada. Herannya di area ini, banyak polisi yang berjaga. Hmm berarti 'pertunjukan' di Patpong termasuk legal ya?

Tapi yang paling penting sih, Bangkok sangat murah. Biaya hidup di sini bila dibanding Jakarta jauh lebih murah. Kami yang membawa Rp 5 juta saja, sudah seperti Shopping Queen beneran.

Makanan di mal dihargai dengan range 40-100 Baht. Dengan 40 Baht, kita sudah bisa makan kenyang. Hari Sabtu (14/5/2011) lalu saja, kami makan di food hall suatu mal, masing-masing habis sekitar 70 Baht. 70 Baht sudah termasuk minuman. Makanya saya di sini makan terus!

Yang paling dahsyat murahnya adalah fashion item, terutama aksesori. Saya juga heran modal mereka berapa, kok bisa dijual dengan harga sangat murah. Belum pulang saja rasanya sudah ingin kembali lagi ke Bangkok! Sayonara Bangkok!



(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads