Kayu-Kayu, Restoran Baru yang Instagramable di Tangerang Selatan
Daniel Ngantung - wolipop
Selasa, 30 Jan 2018 15:48 WIB
Jakarta
-
Di era media sosial seperti zaman 'now', bersantap di restoran bukan sekadar urusan perut. Kini, belum afdal rasanya jika makan tanpa jepret sana-sini di sudut restoran. Tak heran jika restoran dengan pojokan yang 'instagramable' menjamur di kota-kota besar.
Salah satunya Kayu-Kayu yang berlokasi di kawasan Alam Sutera, Tangerang Selatan. Restoran yang usianya belum genap enam bulan ini termasuk dalam jaringan Kosenda Hotel Jakarta yang dikenal dengan desain uniknya.
Berada di dalam restoran ini, Anda seolah sedang bersantap di tengah hutan tropis. Masuk ke dalam, perhatian langsung tertuju pada satu pohon yang menjulang tinggi di tengah bangunan berbentuk hangar ini. Di sisi kiri dan kanan pohon tersebut, tampak dua tangga besar yang menghubungkan lantai bawah dan atas.
Kehadiran pohon ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para tamu yang ingin bernarsis ria. Semakin menarik lagi karena pohon tersebut dikelilingi kolam kecil yang seolah menjelma sebagai oase yang menyegarkan.
Sentuhan alam semakin dipertegas berkat dekorasi berupa tanaman-tanaman tropis yang menghiasi hampir semua sudut ruangan. Nuansa alam tersebut berpadu apik dengan desain bangunan dan interior yang berkonsep minimalis.
Seperti namanya, interior kayu mendominasi restoran ini, mulai dari meja, lantai, sampai lampu gantung. Namun, satu yang mencuri perhatian adalah plafon yang bentuknya menyerupai serutan-serutan kayu yang mengeriting. Pas untuk latar-belakang foto Anda berikutnya.
Usai mata yang dimanja, sekarang giliran lidah. Kayu-kayu menawarkan pilihan menu khas Nusantara yang dikemas dengan gaya kekinian. Enoki Jamur Goreng menjadi santapan pembuka saat Wolipop berkunjung baru-baru ini saat akhir pekan.
Pada menu, hidangan tersebut tercantum pada kolom 'appetizer' alias makanan pembuka yang seharusnya disantap sembari menunggu makanan utama.
Tapi sungguh disayangkan, Enoki Jamur Goreng baru tiba di meja 15 menit kemudian berbarengan dengan main course. Padahal perut sedang susah diajak berkompromi saking laparnya. Kala itu, kondisi restoran memang sedang ramai-ramainya.
Untung rasanya tak begitu mengecewakan. Setelah melahap habis jamur, santapan siang berlanjut dengan Bandeng Bakar Sambal Mata, Ayam Bakakak, ditemani Tumis Jantung Pisang.
Ayam Bakakak ala Kayu-Kayu hadir dalam ukuran satu ekor lengkap dengan lalapan dan empat jenis sambal. Uniknya, ayam disajikan di atas wadah kayu yang bentuknya menyerupai talenan.
Untuk melepaskan dahaga, minuman yang ditawarkan Kayu-Kayu juga lumayan bervariasi, mulai dari tradisional hingga kebarat-baratan. Blue Lagoon, Coco Pinaple, dan Virgin Mojito jadi andalan kami. Sesi santapan siang itu lalu ditutup dengan Es Podeng Spesial.
Semuanya dibanderol sekitar Rp 500 ribuan. Harga yang cukup bersahabat untuk sebuah sesi makan siang bagi tiga orang. (dtg/dtg)
Salah satunya Kayu-Kayu yang berlokasi di kawasan Alam Sutera, Tangerang Selatan. Restoran yang usianya belum genap enam bulan ini termasuk dalam jaringan Kosenda Hotel Jakarta yang dikenal dengan desain uniknya.
Pohon di tengah restoran. (Foto: Daniel Ngantung/Wolipop) |
Berada di dalam restoran ini, Anda seolah sedang bersantap di tengah hutan tropis. Masuk ke dalam, perhatian langsung tertuju pada satu pohon yang menjulang tinggi di tengah bangunan berbentuk hangar ini. Di sisi kiri dan kanan pohon tersebut, tampak dua tangga besar yang menghubungkan lantai bawah dan atas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(Foto: Daniel Ngantung/Wolipop) |
Sentuhan alam semakin dipertegas berkat dekorasi berupa tanaman-tanaman tropis yang menghiasi hampir semua sudut ruangan. Nuansa alam tersebut berpadu apik dengan desain bangunan dan interior yang berkonsep minimalis.
Foto: Daniel Ngantung/Wolipop |
Foto: Daniel Ngantung/Wolipop |
Pada menu, hidangan tersebut tercantum pada kolom 'appetizer' alias makanan pembuka yang seharusnya disantap sembari menunggu makanan utama.
Enoki Jamur Goreng (Foto: Daniel Ngantung/Wolipop) |
Untung rasanya tak begitu mengecewakan. Setelah melahap habis jamur, santapan siang berlanjut dengan Bandeng Bakar Sambal Mata, Ayam Bakakak, ditemani Tumis Jantung Pisang.
Ayam Bakakak Foto: Daniel Ngantung/Wolipop |
Ayam Bakakak ala Kayu-Kayu hadir dalam ukuran satu ekor lengkap dengan lalapan dan empat jenis sambal. Uniknya, ayam disajikan di atas wadah kayu yang bentuknya menyerupai talenan.
Untuk melepaskan dahaga, minuman yang ditawarkan Kayu-Kayu juga lumayan bervariasi, mulai dari tradisional hingga kebarat-baratan. Blue Lagoon, Coco Pinaple, dan Virgin Mojito jadi andalan kami. Sesi santapan siang itu lalu ditutup dengan Es Podeng Spesial.
Foto: Daniel Ngantung/Wolipop |
Semuanya dibanderol sekitar Rp 500 ribuan. Harga yang cukup bersahabat untuk sebuah sesi makan siang bagi tiga orang. (dtg/dtg)
Olahraga
Review Senar Tenis Dunlop New S-Gut: Seimbang antara Durabilitas & Harga
Fashion
Converse Chuck 70 Ox Black/White, Pilihan Simpel buat Tampil Keren
Perawatan dan Kecantikan
Laneige Lip Glowy Balm Pink Supernova, Solusi Bibir Lembap & Glowing
Home & Living
Masak Lebih Praktis & Sehat Pakai Philips Airfryer, Lebih Hemat Listrik!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Bikin Kopi Sambil Me Time Intimate di Workshop Brew & Breath Jakarta
Healing ala Gen Z! Bikin Kopi Sambil Refleksi Diri di Workshop Brew & Breath
Misoa Story, Resto Comfort Food Nuansa Industrial-Playful di Kelapa Gading
Munch Club, Spot Makan Bergaya Diner dengan Interior Minimalis Modern
Rahasia Meja Chinese New Year Berkelas, Belajar Langsung dari Florist Profesional
Most Popular
1
Bayi Pertama Lahir Setelah 17 Tahun, Satu Desa Gelar Spanduk Ucapkan Selamat
2
Profil Wang Churan, Aktris Drama China yang Kecantikannya Viral
3
5 Potret dan Fakta Arabella Stanton, Pemeran Hermione di Serial Harry Potter
4
Taylor Swift dan Travis Kelce Diserang Influencer 'Gila', Mengaku Punya Misi
5
Most Popular Sepekan: 'Soft Living' Tren di Kalangan Milienial karena Burnout
MOST COMMENTED












































Pohon di tengah restoran. (Foto: Daniel Ngantung/Wolipop)
(Foto: Daniel Ngantung/Wolipop)
Foto: Daniel Ngantung/Wolipop
Foto: Daniel Ngantung/Wolipop
Enoki Jamur Goreng (Foto: Daniel Ngantung/Wolipop)
Ayam Bakakak Foto: Daniel Ngantung/Wolipop
Foto: Daniel Ngantung/Wolipop