Mengintip Serunya Pembuatan Gelato dengan Nitrogen Cair di Ron's Laboratory
wolipop
Minggu, 20 Okt 2013 13:05 WIB
Jakarta
-
Jangan mengaku pencinta hidangan dessert kalau belum mengunjungi tempat yang satu ini. Gerai dessert yang baru dibuka di Grand Indonesia Shopping Town ini menawarkan pengalaman kuliner yang tidak biasa, yaitu konsep pembuatan gelato dengan teknik mollecular gastronomy.
Ron's Laboratory Mollecular Gastronomy Gelato, dari pemilihan namanya saja sudah membuat dahi agak berkerut. Sebuah laboratorium tapi membuat gelato? Penampakan gerai ini memang mirip sebuah laboratorium. Didominasi warna putih, tempat yang terletak di West Mall lantai 5 ini dihiasi botol-botol yang biasa digunakan untuk percobaan kimia, gambar dan tulisan grafiti berwarna neon juga bar tempat dessert dibuat.
Para staf dan pelayannya pun memakai seragam putih layaknya seorang ilmuwan atau peneliti. Sementara set meja kursi berada di bagian tengah ruangan dengan penataan sederhana dan minimalis. Terdapat juga satu sofa besar berwarna putih.
Di Ron's Laboratory, Anda tidak hanya bisa menikmati lezatnya gelato tapi juga melihat proses pembuatannya yang unik. Toko gelato pada umumnya menyajikan gelato yang sudah jadi dan tinggal mengambilnya dengan scoop, lalu dihidangkan kepada pembeli. Tapi Ron's Laboratory membuat gelato langsung setelah dipesan.
Begitu memesan, para staf akan langsung membuatnya dengan memasukkan bahan-bahan ke dalam mixer hingga menjadi adonan. Adonan tersebut bisa langsung dingin dan beku tanpa dimasukkan ke dalam freezer karena menggunakan nitrogen cair. Begitu dituangkan, cairan nitrogen akan membekukan adonan dengan seketika, dan jadilah gelato yang fresh made.
Teknik mollecular gastronomy ini merupakan penggabungan seni memasak dan ilmiah. Para pakar kuliner menyebutnya 'cooking with science'. Dimana ilmu serta unsur fisika dan kimia diterapkan untuk menciptakan hidangan yang lain dari biasanya. Dalam hal ini, penggunaan cairan nitrogen adalah bagian dari unsur ilmiah tersebut.
"Liquid Nitrogen suhunya minus 197 derajat Celcius. Gunanya untuk mendinginkan produk, lalu langsung menguap berubah jadi gas. Bahan ini juga biasa digunakan untuk mensterilkan alat-alat operasi di rumah sakit," jelas Ronald Prasanto, pendiri Ron's Laboratory saat pembukaan gerai, Sabtu (19/10/2013).
Nitrogen cair membekukan adonan gelato dengan seketika, mencegah terbentuknya pengkristalan air. Produk gelato atau es krim pada umumnya dibekukan di freezer dalam waktu lama, sehingga kristal-kristal ukurannya lebih besar dan membuat teksturnya jadi lebih kasar. Produk gelato yang dibuat Ron's Laboratory ini memiliki tekstur yang jauh lebih lembut karena proses pembekuan instan dengan nitrogen tadi.
Ron's Laboratory memiliki enam rasa gelato yang setiap bulannya selalu ada satu atau dua rasa baru. Beberapa rasa yang patut dicoba adalah Red Velvet, Avocado with Espresso, Base with Caramel Swirl dan Dark Chocolate. Bagi pencinta rasa tradisional bisa mencoba gelato rasa Tape Ketan. Untuk penyuka rasa segar, Lemongrass Sorbet bisa jadi pilihan.
"Dalam sebulan ada enam rasa. Bulan berikutnya dua rasa keluar, yang baru masuk. Tiap bulan juga ada satu rasa tradisional," tutur Ronald.
Ronald mengklaim, pemakaian nitrogen cair bisa dipastikan aman karena zat tersebut akan langsung menguap begitu bersentuhan dengan benda selain air. Selain gelato, cairan nitrogen juga digunakan pada sajian minuman dingin di gerai ini. Satu cup gelato dihargai mulai dari Rp 45 ribu.
(hst/rma)
Ron's Laboratory Mollecular Gastronomy Gelato, dari pemilihan namanya saja sudah membuat dahi agak berkerut. Sebuah laboratorium tapi membuat gelato? Penampakan gerai ini memang mirip sebuah laboratorium. Didominasi warna putih, tempat yang terletak di West Mall lantai 5 ini dihiasi botol-botol yang biasa digunakan untuk percobaan kimia, gambar dan tulisan grafiti berwarna neon juga bar tempat dessert dibuat.
Para staf dan pelayannya pun memakai seragam putih layaknya seorang ilmuwan atau peneliti. Sementara set meja kursi berada di bagian tengah ruangan dengan penataan sederhana dan minimalis. Terdapat juga satu sofa besar berwarna putih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Begitu memesan, para staf akan langsung membuatnya dengan memasukkan bahan-bahan ke dalam mixer hingga menjadi adonan. Adonan tersebut bisa langsung dingin dan beku tanpa dimasukkan ke dalam freezer karena menggunakan nitrogen cair. Begitu dituangkan, cairan nitrogen akan membekukan adonan dengan seketika, dan jadilah gelato yang fresh made.
Teknik mollecular gastronomy ini merupakan penggabungan seni memasak dan ilmiah. Para pakar kuliner menyebutnya 'cooking with science'. Dimana ilmu serta unsur fisika dan kimia diterapkan untuk menciptakan hidangan yang lain dari biasanya. Dalam hal ini, penggunaan cairan nitrogen adalah bagian dari unsur ilmiah tersebut.
"Liquid Nitrogen suhunya minus 197 derajat Celcius. Gunanya untuk mendinginkan produk, lalu langsung menguap berubah jadi gas. Bahan ini juga biasa digunakan untuk mensterilkan alat-alat operasi di rumah sakit," jelas Ronald Prasanto, pendiri Ron's Laboratory saat pembukaan gerai, Sabtu (19/10/2013).
Nitrogen cair membekukan adonan gelato dengan seketika, mencegah terbentuknya pengkristalan air. Produk gelato atau es krim pada umumnya dibekukan di freezer dalam waktu lama, sehingga kristal-kristal ukurannya lebih besar dan membuat teksturnya jadi lebih kasar. Produk gelato yang dibuat Ron's Laboratory ini memiliki tekstur yang jauh lebih lembut karena proses pembekuan instan dengan nitrogen tadi.
Ron's Laboratory memiliki enam rasa gelato yang setiap bulannya selalu ada satu atau dua rasa baru. Beberapa rasa yang patut dicoba adalah Red Velvet, Avocado with Espresso, Base with Caramel Swirl dan Dark Chocolate. Bagi pencinta rasa tradisional bisa mencoba gelato rasa Tape Ketan. Untuk penyuka rasa segar, Lemongrass Sorbet bisa jadi pilihan.
"Dalam sebulan ada enam rasa. Bulan berikutnya dua rasa keluar, yang baru masuk. Tiap bulan juga ada satu rasa tradisional," tutur Ronald.
Ronald mengklaim, pemakaian nitrogen cair bisa dipastikan aman karena zat tersebut akan langsung menguap begitu bersentuhan dengan benda selain air. Selain gelato, cairan nitrogen juga digunakan pada sajian minuman dingin di gerai ini. Satu cup gelato dihargai mulai dari Rp 45 ribu.
(hst/rma)
Kesehatan
Detoks Alami dari Mikroalga! Tablet Chlorella Ini Disebut Kaya Klorofil dan Bantu Bersihkan Racun Tubuh
Kesehatan
Kolesterol Naik Setelah Makan Berat? Coba Rutin Minum Teh Hitam Herbal Ini
Kesehatan
Pantau Suhu Tubuh Saat Campak Merebak! 2 Termometer Ini Bikin Cek Demam Lebih Praktis di Rumah
Olahraga
Jangan Ngaku Runner Kalau Belum Punya 3 Perlengkapan Ini
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Misoa Story, Resto Comfort Food Nuansa Industrial-Playful di Kelapa Gading
Munch Club, Spot Makan Bergaya Diner dengan Interior Minimalis Modern
Rahasia Meja Chinese New Year Berkelas, Belajar Langsung dari Florist Profesional
Restoran Rooftop Terbaru di Jakarta Barat, Cocok Buat Merayakan Tahun Baru
Epice Kemang, Resto Baru yang Cocok Jadi Tempat Kumpul Keluarga Saat Natal
Most Popular
1
Gaya Angel Karamoy di Ultah Putrinya, Kompak Bareng Eks Suami & Pacar
2
Momen Langka Eva Mendes dan Ryan Gosling Muncul Bersama, Berujung Ciuman Manis
3
Sejarah Hari Perempuan Internasional 8 Maret & Alasan Diperingati Tiap Tahun
4
Ramalan Zodiak 8 Maret: Taurus Lebih Berani, Gemini Jangan Egois
5
50 Ide Caption Hari Perempuan Internasional untuk Media Sosial, Penuh Makna
MOST COMMENTED











































