Minta Break karena Jarang Bertemu Kekasih, Bagaimana Agar Kembali Mesra?
Saya berumur 24 tahun dan sudah enam bulan ini menjalani hubungan dengan kekasih yang berumur lima tahun lebih tua. Sejak awal kami memang sudah berkomitmen serius dengan hubungan ini. Bahkan dia selalu mengatakan bahwa saya adalah jodoh terbaik untuknya. Dia sangat perhatian dan menyayangi saya. Dia juga selalu meluangkan waktunya untuk saya meskipun sangat sibuk.
Tapi selama sebulan ini dia berubah. Selama tiga minggu berturut turut dia tidak pernah menghubungi saya jika tidak saya yang menghubungi dia lebih dulu. Itupun dia tidak pernah membalas SMS saya. Dan juga dia tidak pernah lagi meluangkan waktu untuk bertemu saya jika tidak ada hal yang terlalu penting. Dia selalu beralasan sangat sibuk. Karena sulitnya bertemu dan buruknya komunikasi, saya pun mengambil keputusan untuk break selama dua minggu agar kami saling introspeksi.
Tapi dia tetap tidak menjawab apapun ketika saya beritahukan keputusan ini lewat SMS. Sampai saat ini kami pun masih belum berkomunikasi. Saya tidak pernah sedikitpun terpikir bahwa dia selingkuh karena saya sangat percaya padanya. Dia hanyalah pria yang sangat gila kerja sampai-sampai dia selalu bekerja dari pagi-lewat tengah malam. Apa yang harus saya lakukan agar hubungan kami kembali dan komunikasi kami membaik seperti dulu meskipun kita jarang sekali bertemu? Terima kasih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jawab:
Dear Anisa,
Hubungan pacaran butuh kerjasama dari kedua belah pihak. Kalau kamu sudah mengupayakan yang terbaik dan pasangan kamu tidak merespon balik artinya ia tidak punya upaya untuk memertahankan hubungan kalian berdua. Saran saya, gunakan waktu break kamu selama dua minggu ini untuk benar-benar mengintrospeksi hubungan kalian berdua.
Kemudian ajak dia untuk bertemu empat mata dan membicarakan keinginan kalian berdua terhadap kelanjutan hubungan ini. Jika salah satu pihak sudah tidak mau melanjutkan maka lebih baik putus. Karena dipaksakan pun tidak akan membuat hubungan kalian berjalan dengan baik.
Namun jika kalian berdua masih ingin melanjutkan hubungan maka harus ada hal-hal yang dibicarakan agar hubungan kalian ke depannya dapat harmonis. Seperti: apa yang diharapkan, disukai atau tidak disukai untuk dilakukan dari dan oleh masing-masing kalian berdua. Salam hangat Annisa.
(eny/eny)










































