Bagaimana Menghadapi Suami yang Terlalu Cuek Pada Istri?
Ratih Ibrahim - wolipop
Jumat, 31 Jul 2015 16:12 WIB
Jakarta
-
Mba Ratih, saya baru menikah kurang lebih empat bulan lalu. Suami saya usianya lebih muda satu tahun dari saya. Tetapi jiwa pekerja kerasnya melebihi pria pada umumnya. Kita sering bertengkar masalah waktu untuk bersama.
Saya merasa suami saya lebih mementingkan pekerjaannya dibandingkan dengan saya istrinya sendiri. Bahkan sewaktu saya sakitpun suami saya masih pulang malam sampai akhirnya saya tidak kuat dan harus pulang kerumah orangtua saya. Bagaimana agar saya tidak merasa tidak diacuhkan oleh suami saya dan bagaimana menghadapinya?
Diana, 25 Tahun
Jawab:
Dear Diana,
Dalam kehidupan berumah tangga, komunikasi sangatlah penting agar kamu dan pasanganmu bisa saling memahami keinginan dan harapan masing-masing. Ajaklah pasanganmu mendiskusikan permasalahan yang kamu rasakan dalam hubungan pernikahan kalian ini.
Bangun suasana yang hangat, pastikan kamu berbicara dengan tetap tenang terkendali dan diskusi berlangsung dengan kepala dingin. Pahami alasan di balik perilakunya yang lebih mementingkan pekerjaannya tersebut. Ungkapkan juga apa yang kamu pikir, rasakan, dan inginkan dalam pernikahanmu.
Ungkapkan dengan jujur mengenai harapanmu untuk mendapatkan kasih sayang dan perlakuan istimewa sebagai istri. Setelahnya diskusikanlah jalan keluar terbaik untuk kalian berdua, dengan membuat komitmen dan prioritas bersama. Salam hangat Diana.
(eny/eny)
Saya merasa suami saya lebih mementingkan pekerjaannya dibandingkan dengan saya istrinya sendiri. Bahkan sewaktu saya sakitpun suami saya masih pulang malam sampai akhirnya saya tidak kuat dan harus pulang kerumah orangtua saya. Bagaimana agar saya tidak merasa tidak diacuhkan oleh suami saya dan bagaimana menghadapinya?
Diana, 25 Tahun
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dear Diana,
Dalam kehidupan berumah tangga, komunikasi sangatlah penting agar kamu dan pasanganmu bisa saling memahami keinginan dan harapan masing-masing. Ajaklah pasanganmu mendiskusikan permasalahan yang kamu rasakan dalam hubungan pernikahan kalian ini.
Bangun suasana yang hangat, pastikan kamu berbicara dengan tetap tenang terkendali dan diskusi berlangsung dengan kepala dingin. Pahami alasan di balik perilakunya yang lebih mementingkan pekerjaannya tersebut. Ungkapkan juga apa yang kamu pikir, rasakan, dan inginkan dalam pernikahanmu.
Ungkapkan dengan jujur mengenai harapanmu untuk mendapatkan kasih sayang dan perlakuan istimewa sebagai istri. Setelahnya diskusikanlah jalan keluar terbaik untuk kalian berdua, dengan membuat komitmen dan prioritas bersama. Salam hangat Diana.
(eny/eny)











































