Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Agar Bisa Move On dari Pria Pemberi Harapan Palsu

wolipop
Jumat, 27 Mar 2015 16:55 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

dok. Thinkstock
Jakarta - Sudah dua tahun saya berteman dengan seorang pria. Lama-lama saya benar benar jatuh cinta pada dia. Dia dewasa, sering memberikan nasihat, sedikit perhatian, membimbing saya ke agama lebih dalam lagi, itu yang membuat saya jatuh cinta. Tapi saya tahu dia cuma anggap saya teman. Saya berusaha membuka hati dan menjalin hubungan dengan orang lain, tetapi kenapa saya tidak bisa melupakan tentang si dia sampai saat ini. Apa yang saya harus lakukan? Terimakasih.

Theresia, 21 Tahun

Jawab:
 
Dear Theresia,

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berusaha membuka hati dan menjalin hubungan dengan orang lain adalah langkah yang sudah tepat. Fokus pada pengembangan diri dengan memperbanyak kegiatan positif, meningkatkan kualitas diri, mempercantik penampilan, dan berkenalan dengan orang baru. Dengan demikian, kamu juga dapat semakin banyak mengenal orang-orang baru dan memperluas pergaulan.

Mengenai kamu yang tidak bisa melupakan 'si dia' adalah hal yang wajar saja terjadi, karena kamu pernah punya perasaan terhadapnya dan berharap 'si dia' membalas perasaan kamu. Untuk mengatasi perasaan ini, maka cara yang paling efektif adalah dengan menerima perasaan tersebut bahwa kamu masih memiliki perasaan tertentu terhadap 'si dia' dan hal ini adalah wajar.

Bukan sebaliknya dengan memaksa diri kamu untuk melupakan apa yang kamu rasakan, karena hal ini bertentangan dengan apa yang kamu rasakan dan hanya akan membuatmu sulit melupakannya. Namun ingat bahwa kalian adalah teman maka berperilaku sebatas teman, tetap membuka diri, memperluas pergaulan, dan mengembangkan diri. Salam hangat Theresia.

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads