Memaafkan Suami yang Selingkuh karena Tak Mau Bebani Orangtua
wolipop
Senin, 18 Agu 2014 13:50 WIB
Jakarta
-
Dear Ibu Ratih, saya Puput. Suami saya telah berselingkuh dua kali. Namun saya selalu memaafkan dia karena saya cinta dan sayang sama dia. Dan orangtua adalah alasan mengapa saya masih bertahan. Saya tidak mau membebani mereka. Apakah saya salah jika saya masih mau kembali dengan suami saya karena orang-orang sering menganggap saya bodoh? Terima kasih Bu Ratih.
(Puput, 29 Tahun)
Jawab:
Dear Puput, kamu sudah menunjukkan kebaikan dan ketulusan hati kamu ketika dapat memaafkan suami. Namun ada baiknya kamu juga memikirkan tentang diri kamu dan dampak perilaku suami terhadap masa depan rumah tangga kamu. Selingkuh atau perselingkuhan yang terjadi dalam rumah tangga dapat menjadi awal dari keretakan sebuah rumah tangga. Oleh karena itu, walaupun kamu sudah memaafkan suami, sebaiknya kamu membicarakan hal ini dengan suami.
Tanyakanlah pada diri kamu sendiri apa yang sebenarnya kamu inginkan ketika mengetahui bahwa suami telah berselingkuh. Bicarakanlah baik-baik, dan yang pastinya jauhkan masalah ini dari anak-anak (jika anda sudah memiliki anak). Jangan gunakan emosi dan bicarakan masalah ini dengan kepala dingin, untuk kebaikan keluarga dan anak-anak. Jika kamu merasa kesulitan, kamu dapat meminta bantuan dan dukungan dari para ahli, seperti psikolog atau konselor pernikahan. Demikian semoga saran ini bermanfaat, salam hangat Puput.
(eny/eny)
(Puput, 29 Tahun)
Jawab:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tanyakanlah pada diri kamu sendiri apa yang sebenarnya kamu inginkan ketika mengetahui bahwa suami telah berselingkuh. Bicarakanlah baik-baik, dan yang pastinya jauhkan masalah ini dari anak-anak (jika anda sudah memiliki anak). Jangan gunakan emosi dan bicarakan masalah ini dengan kepala dingin, untuk kebaikan keluarga dan anak-anak. Jika kamu merasa kesulitan, kamu dapat meminta bantuan dan dukungan dari para ahli, seperti psikolog atau konselor pernikahan. Demikian semoga saran ini bermanfaat, salam hangat Puput.
(eny/eny)











































