Bertengkar dengan Ipar dan Suami Tidak Membela, Bisakah Rumah Tangga Bertahan?
wolipop
Jumat, 15 Agu 2014 10:42 WIB
Jakarta
-
Saya dengan suami sudah menikah hampir empat tahun. Sekarang kami berpisah untuk mencoba benahi diri. Awal permasalahan adalah adik ipar saya yang selalu bercerita tentang saya terhadap keluarga yang tidak baik. Sampai akhirnya saya dihadapi dengan kakak ipar saya dan memaki-maki saya. Suami saya saat itu malah menjatuhkan saya.
Setelah peristiwa itu saya memutuskan untuk keluar dari rumah itu, dengan alasan menenangkan diri. Sampai akhirnya suami saya meminta saya pulang tetapi tidak mau menemui keluarga besar saya. Dan sampai saat ini saya masih berpisah dengan suami. Sekarang suami saya seolah-olah masa bodo dengan anak kami dan tidak pernah mengunjungi kami.
Apa yang saya harus lakukan, sedangkan saya selalu dibayangi akan perkembangan anak saya yang sudah sedikit paham, kenapa bunda di sini ayah di sana? Miris mba, jangakan mengunjungi, SMS dan BBM menanyakan pun tidak pernah. Apakah harus saya pertahankan rumah tangga saya? Sedangkan selama ini dia selalu berat dengan adik dan keluarga besarnya. Terimakasih.
(Tami, 30 Tahun)
Jawab:
Dear Tami, memang tidak mudah menghadapi masalah rumah tangga jika sudah ada campur tangan dari pihak luar, seperti adik ipar. Apakah sebelumnya kamu sudah menanyakan pada suami alasan mengapa dia tidak membela kamu di depan saudaranya? Jika belum, kamu dapat menanyakan penyebab suami bersikap seperti itu sehingga kamu mendapat penjelasan akan sikap suami dan dapat membicarakan jalan tengah yang terbaik.
Saran saya, kamu bisa mengajak suami untuk bertemu empat mata di suatu tempat. Sampaikan apa yang kamu harapkan dari dia, terutama mengenai bagaimana dengan anak-anak, apa yang harus dijelaskan pada mereka, dan bagaimana perkembangan selanjutnya dari pernikahan kamu. Cobalah juga untuk mengajak suami ke psikolog atau konselor pernikahan untuk mendapatkan pandangan dan solusi yang lebih objektif mengenai masalah kalian berdua tersebut. Demikian semoga saran ini dapat bermanfaat. Salam hangat Tami.
(eny/eny)
Setelah peristiwa itu saya memutuskan untuk keluar dari rumah itu, dengan alasan menenangkan diri. Sampai akhirnya suami saya meminta saya pulang tetapi tidak mau menemui keluarga besar saya. Dan sampai saat ini saya masih berpisah dengan suami. Sekarang suami saya seolah-olah masa bodo dengan anak kami dan tidak pernah mengunjungi kami.
Apa yang saya harus lakukan, sedangkan saya selalu dibayangi akan perkembangan anak saya yang sudah sedikit paham, kenapa bunda di sini ayah di sana? Miris mba, jangakan mengunjungi, SMS dan BBM menanyakan pun tidak pernah. Apakah harus saya pertahankan rumah tangga saya? Sedangkan selama ini dia selalu berat dengan adik dan keluarga besarnya. Terimakasih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jawab:
Dear Tami, memang tidak mudah menghadapi masalah rumah tangga jika sudah ada campur tangan dari pihak luar, seperti adik ipar. Apakah sebelumnya kamu sudah menanyakan pada suami alasan mengapa dia tidak membela kamu di depan saudaranya? Jika belum, kamu dapat menanyakan penyebab suami bersikap seperti itu sehingga kamu mendapat penjelasan akan sikap suami dan dapat membicarakan jalan tengah yang terbaik.
Saran saya, kamu bisa mengajak suami untuk bertemu empat mata di suatu tempat. Sampaikan apa yang kamu harapkan dari dia, terutama mengenai bagaimana dengan anak-anak, apa yang harus dijelaskan pada mereka, dan bagaimana perkembangan selanjutnya dari pernikahan kamu. Cobalah juga untuk mengajak suami ke psikolog atau konselor pernikahan untuk mendapatkan pandangan dan solusi yang lebih objektif mengenai masalah kalian berdua tersebut. Demikian semoga saran ini dapat bermanfaat. Salam hangat Tami.
(eny/eny)











































