Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Yang Sebaiknya Dilakukan Saat Pacar Takut Kenalkan Anda ke Ortunya

wolipop
Jumat, 12 Jul 2013 19:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Bu Ratih, saya sudah menjalani hubungan pacaran selama hampir tiga tahun. Tahun-tahun pertama hubungan kami sangat baik sekali, tapi setelah orangtua pacar pindah dari luar negeri ke Indonesia, semuanya berubah. Kami jadi jarang ketemu, kadang hanya sebulan sekali. Pacar saya sudah berumur 29 dan dipaksa cepat menikah. Yang jadi masalah orangtuanya itu terlalu banyak persyaratan untuk si calon menantu. Sehingga sampai saat ini pun pacar saya tidak memperkenalkan saya pada orangtuanya karena takut saya sakit hati bila seandainya orangtuanya tidak suka sama saya. Sehingga sekarang hubungan kami semakin jauh karena kami sudah jarang bertemu meskipun komunikasi tetap berjalan. Tapi saya sebagai perempuan ada batas sabar, saya sudah minta putus, tapi pacar saya selalu tidak mau dengan alasan sayang, sedangkan masa depan saja kami belum tentu terjadi (menikah). Apa yang harus saya lakukan? Bertahan dengan ketidakpastian ini atau saya menyerah saja? Apakah tidak mungkin ya untuk kami bisa menikah? Terima kasih bu.

(Adisti, 26 Tahun)

Jawab:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hi Adisti,

Rasanya kok ada yang mengganjal ya dengan alasan pacar kamu mengapa enggan mengenalkan kamu pada orangtuanya, sementara ia dituntut untuk cepat menikah. Menurut kamu, apakah kamu memang tipe orang yang sangat mudah tersinggung dan sangat sensitif, sehingga sedikit saja masukan dari orang lain dapat membuat kamu sakit hati?

Coba kamu komunikasikan lagi dengan pacar kamu keinginan kamu untuk mengenal orangtuanya. Katakan dan yakinkanlah pacar kamu bahwa kamu siap menerima apapun segala kemungkinan yang bakal terjadi jika kamu berkenalan dengan orangtuanya. Jika pacar kamu tetap tidak mau mengenalkan kamu pada keluarganya, rasanya kamu boleh berinisiatif memperkenalkan diri kamu sendiri. Misalnya dengan menelepon ke rumah pacar kamu saat pacar sedang tidak ada atau memberikan surprise dengan membawakan masakan kamu sendiri ke rumah pacar kamu.

Namun tentu saja, jika memang orangtuanya seperti yang selama ini pacar kamu ceritakan, kamu harus siap menanggung segala risikonya.


(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads