Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Farah Angsana

wolipop
Jumat, 17 Des 2010 15:36 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Farah Angsana
Jakarta - Farah Angsana merupakan desainer transeksual kelahiran Medan, 9 Februari 1971. Desainer yang bekerja di Paris dan Milan ini mengakui bahwa bisnis di Paris bukanlah tempat yang tepat untuk para desainer ‘pemula’, banyak hal yang harus gencar dilakukan, dan melewati beberapa tahap ketat yang dilakukan pihak mode di Paris.

Meski begitu, desainer yang dikenal dengan rancangan ready to wear nya ini sempat membuat fashion show di Paris bersamaan dengan pekan adibusana pada Januari 2002, saat itu ia menggunakan teknik couture khusus untuk koleksi busana perempuan. Setahun berselang, ia membuat pagelaran koleksi busana laki-laki di kota yang sama.

Bisnis pakaian pria rancangannya tersebut ternyata tidak berjalan sesuai harapan, pada tahun 2006 ia pun meninggalkan kota Paris dan ia memutuskan untuk menjalankan bisnis pakaian perempuan yang ketika itu banyak diminati di pasar Timur Tengah. 2 tahun kemudian, Farah mengikuti Pekan Mode New York, salah satu pusat mode dunia selain Paris, Milan dan London.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Atas kegigihannya, wanita yang kini bermukim di Zurich, Swiss, tersebut telah banyak menjual hasil karyanya di 16 toko khusus kelas atas di seluruh AS, selain di butik-butik khusus di Bahrain, Dubai, Kuwait, London, dan beberapa kota di Italia.
(mab/mab)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads