Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Liputan Khusus Kecil-kecil Fashionista

Ashyfa Virginia, Hijabers Cilik yang Gayanya Terinspirasi dari Dian Pelangi

wolipop
Jumat, 12 Des 2014 18:37 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Instagram Ashyfa Virginia
Jakarta -

Memakai jilbab sejak usia lima bulan dan eksis di social media dengan padu padan busana, membuat nama Ashyfa Virginia dikenal sebagai hijabers cilik. Berawal dari keisengan sang tante untuk mendandani keponakan tersayangnya itu, kini balita berusia empat tahun yang akrab disapa Shyfa itu jadi salah satu anak stylish Indonesia yang terkenal di Instagram.

Gaya busana Shyfa yang didominasi warna-warna cerah diakui sang ibunda terinspirasi dari hijabers dan desainer Dian Pelangi juga aktris Zaskia Adya Mecca. Ide mendandani Shyfa dengan gaya ala Dian dan Zaskia pun datang dari tantenya.

"Tantenya lihat ada hijaber terkenal kayak Dian Pelangi, Zaskia Mecca, kok mereka berani ya tabrak-tabrak baju. Akhirnya tantenya kepikiran untuk mencoba dandani Shyfa dan rajin eksperimen," ungkap ibu Shyfa, Reni Anggraeni saat dihubungi Wolipop via telepon.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gaya hijab stylish Shyfa ternyata juga terinspirasi dari cara para wanita Korea berpakaian, yang sering dilihat sang tante dari serial drama. Namun untuk Shyfa, ia memodifikasinya dengan menambahkan beberapa busana pelengkap.

"Dulu kan musimnya Korean style ya, jadi tantenya sedikit meniru tapi ditambahin jaket dan hijab. Kalau gaya Korea kan lebih seringnya pakai rok mini, jadi kita tambahin legging," cerita Reni.

Wanita 30 tahun itu mengatakan putrinya lebih senang mengenakan busana yang simpel dan kasual karena lebih nyaman digunakan. Namun kini seperti kebanyakan anak lainnya, Shyfa tengah menggemari tokoh animasi 'Frozen' sehingga ia bergaya seperti ratu Elsa dengan mengenakan rok berpotongan lebar dan hijab yang dikepang.

Memang Shyfa lebih mempercayakan urusan fashion kepada sang tante yang bertindak sebagai penata busana dan pengarah gaya. Termasuk juga soal berfoto yang biasanya dilakukan di depan rumah, pantai, atau alun-alun kota. "Tapi biasanya kalau foto-foto ya tergantung mood Shyfa ya. Soalnya kalau dari pagi sampai siang kan dia sekolah, jadi kadang pulang ke rumah sudah capek. Paling fotonya weekend aja," tambahnya.

Meski masih sangat muda, balita kelahiran 2010 ini sudah menorehkan prestasi dengan menjadi model di sebuah majalah muslimah. Wajahnya juga sempat terpampang di katalog hijab. Tidak hanya itu saja, Shyfa pun pernah mendapat tawaran dari beberapa stasiun TV lokal yang ingin meliput kegiatannya sehari-hari. Namun karena Reni dan keluarganya yang berdomisili di Jember, Jawa Timur, kendala lokasi menjadi salah satu penyebab utamanya.

Kini Reni merasa putrinya sudah lebih mengerti soal gaya berbusana dan tampak menaruh minat besar pada dunia modeling. Namun ia masih menginginkan Shyfa untuk fokus di dunia fotografi dibandingkan jalan di panggung catwalk dengan menjadi model cilik.

"Saya rasa kalau seperti itu masih belum perlu ya karena Shyfa punya bakat lain yang masih bisa dikembangkan, tapi semuanya saya kembalikan pada anak saya," katanya.

(int/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads