Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Seorang Ibu Tuntut Departemen yang Paksa Anak Lelakinya Hapus Make Up

Rahmi Anjani - wolipop
Minggu, 07 Sep 2014 11:50 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

ist.
Jakarta - Membela anak sendiri memang sudah menjadi naluri seorang ibu. Hal ini pun yang dilakukan seorang ibu asal Carolina Selatan, Amerika Serikat terhadap anak lelakinya yang kerap bergaya seperti wanita.

Wanita bernama Teresa Culpepper tersebut menuntut pihak departemen kendaraan bermotor yang memaksa anak remajanya menghapus riasan saat akan berfoto ketika hendak buat Surat Izin Mengemudi (SIM). Teresa melayangkan gugatan yang diajukan kepada Departemen Kendaraan Bermotor Carolina Selatan atas perilaku diskriminasi seksual itu.

Dikutip dari CNN, kejadian tersebut bermula ketika remaja bernama Chase Culpeppersedang itu memproses surat ijin mengemudi. Setelah lulus tes praktik, Chase mendatangi kantor Depertemen Kendaraan Bermotor Carolina Selatan demi berfoto untuk SIM bersama sang ibu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di saat itu lah, salah satu pihak departemen menyuruhnya untuk menghapus make up yang dikenakan. Chace yang mengidentifikasi dirinya sebagai 'gender yang belum pasti' dan sering bergaya seperti wanita ini pun merasa tersinggung karena petugas mengatakan Ia tidak bergaya sebagaimana seharusnya laki-laki.

Mendengar kejadian itu, Theresa merasa marah sekaligus kecewa. "Mereka bilang dia menyamar. Itu sangat menyakitkan. Dia sangat terpukul. Itulah dia 24/7," tutur Theresa.

Menanggapi tuntutan ini, pihak departemen tidak merasa melakukan sesuatu kesalahan. Menurut mereka, riasan Chase yang cukup tebal termasuk dalam make up panggung dan tidak diperbolehkan. Make up yang diperbolehkan biasanya hanya riasan sehari-hari untuk memberi highlight atau menutup jerawat. "Kebijakan tersebut telah ditetapkan sejak tahun 2009," tambah juru bicara Beth Parks.

(ami/asf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads