Kapan Ibu Hamil Bisa Merasakan Tendangan Bayinya di Perut?
Eny Kartikawati - wolipop
Kamis, 02 Jan 2014 08:37 WIB
Jakarta
-
Salah satu momen paling menakjubkan saat hamil adalah ketika ibu merasakan tendangan bayi di dalam kandungan. Gerakan tersebut membuat ibu yakin kalau bayi yang dikandung tumbuh baik. Ibu pun jadi merasa lebih dekat dengan makhluk hidup yang ada di dalam perutnya.
Bagi Anda yang tengah hamil anak pertama, tentu bertanya-tanya kapan bisa merasakan tendangan bayi ini? Seperti dikutip Baby Center, gerakan pertama bayi yang juga bisa disebut 'quickening' bisa terasa saat kehamilan memasuki usia 16 minggu sampai 25 minggu. Untuk wanita yang baru pertama kali hamil, kemungkinan besar tendangan tersebut tidak akan dirasakan sampai janin berusia 25 minggu. Baru di kehamilan kedua, ibu bisa merasakan gerakan bayinya di minggu ke-13.
Tendangan atau gerakan bayi ini akan lebih dirasakan ibu ketika Anda berada dalam posisi diam atau tidak banyak bergerak. Biasanya tendangan bayi akan terasa ketika ibu sedang duduk atau berbaring.
Seperti apa rasanya tendangan bayi ini? Para ibu yang sudah merasakannya menggambarkan seperti ketika jatuh cinta. Perasaan tersebut sulit digambarkan dengan kata-kata. Awalnya ibu tidak benar-benar merasakan tendangan bayinya tersebut. Baru pada tendangan kedua dan ketiga, ibu sudah terbiasa merasakannya. Dan saat kehamilan memasuki trimester kedua serta ketiga, tendangan bayi benar-benar dirasakan ibu, entah itu saat bayi menendang dengan kaki, siku ataupun tangannya.
Frekuensi tendangan ini akan dirasakan ibu semakin sering seiring bertambahnya usia kehamilan. Pada akhir trimester kedua dan seterusnya, tendangan bayi akan menjadi lebih kuat dan sering. Penelitian juga menunjukkan, saat kehamilan memasuki trimester ketiga, bayi di dalam kandungan bergerak 30 kali setiap jamnya.
Bayi cenderung bergerak di waktu-waktu tertentu, sebagai tanda penunjuk dia sedang bangun atau tertidur. Bayi biasanya aktif bergerak antara pukul 21.00 dan 01.00 dini hari, tepat di saat ibu akan tidur. Seiring bertambahnya usia kehamilan, bayi juga dapat merespon suara atau sentuhan yang didapatnya dengan gerakan.
Bagaimana jika ibu tidak juga merasakan gerakan bayi hingga kehamilan memasuki usia 25 minggu? Ibu tidak perlu panik. Selama berdasarkan pemeriksaan dokter, bayi terus tumbuh, ibu akan bisa merasakan gerakannya. Ibu juga akan mengetahui kapan waktunya bayi paling aktif. Beberapa bayi secara natural memang kurang banyak bergerak. Kurangnya pergerakan bayi ini juga bisa berarti bayi sedang tidur. Ketika kandungan memasuki usia 32 minggu, bayi yang bertambah besar juga akan tidak terlalu aktif bergerak karena ruang geraknya di dalam rahim Anda semakin sempit.
(eny/kik)
Bagi Anda yang tengah hamil anak pertama, tentu bertanya-tanya kapan bisa merasakan tendangan bayi ini? Seperti dikutip Baby Center, gerakan pertama bayi yang juga bisa disebut 'quickening' bisa terasa saat kehamilan memasuki usia 16 minggu sampai 25 minggu. Untuk wanita yang baru pertama kali hamil, kemungkinan besar tendangan tersebut tidak akan dirasakan sampai janin berusia 25 minggu. Baru di kehamilan kedua, ibu bisa merasakan gerakan bayinya di minggu ke-13.
Tendangan atau gerakan bayi ini akan lebih dirasakan ibu ketika Anda berada dalam posisi diam atau tidak banyak bergerak. Biasanya tendangan bayi akan terasa ketika ibu sedang duduk atau berbaring.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Frekuensi tendangan ini akan dirasakan ibu semakin sering seiring bertambahnya usia kehamilan. Pada akhir trimester kedua dan seterusnya, tendangan bayi akan menjadi lebih kuat dan sering. Penelitian juga menunjukkan, saat kehamilan memasuki trimester ketiga, bayi di dalam kandungan bergerak 30 kali setiap jamnya.
Bayi cenderung bergerak di waktu-waktu tertentu, sebagai tanda penunjuk dia sedang bangun atau tertidur. Bayi biasanya aktif bergerak antara pukul 21.00 dan 01.00 dini hari, tepat di saat ibu akan tidur. Seiring bertambahnya usia kehamilan, bayi juga dapat merespon suara atau sentuhan yang didapatnya dengan gerakan.
Bagaimana jika ibu tidak juga merasakan gerakan bayi hingga kehamilan memasuki usia 25 minggu? Ibu tidak perlu panik. Selama berdasarkan pemeriksaan dokter, bayi terus tumbuh, ibu akan bisa merasakan gerakannya. Ibu juga akan mengetahui kapan waktunya bayi paling aktif. Beberapa bayi secara natural memang kurang banyak bergerak. Kurangnya pergerakan bayi ini juga bisa berarti bayi sedang tidur. Ketika kandungan memasuki usia 32 minggu, bayi yang bertambah besar juga akan tidak terlalu aktif bergerak karena ruang geraknya di dalam rahim Anda semakin sempit.
(eny/kik)
Pakaian Pria
Koleksi Baju Pria dari ECINOS Andalan yang Bikin Tampil Lebih Fresh, Rapi & Stylish di Bulan Ramadan!
Makanan & Minuman
Bosan dengan Menu Sahur? Tambahkan Kerupuk Udang atau Bawang Biar Makan Makin Nikmat
Perawatan dan Kecantikan
Rekomendasi Fragrance HMNS untuk Pemakaian Harian, Elea atau Sore? Kenali Karakternya Sebelum Checkout!
Elektronik & Gadget
Kabel Charger Fast Charging Biar Charging Lebih Cepat & Nggak Drama Gampang Rusak
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Semua Bunda Dirayakan
Morinaga Ajak Bunda & Anak Bernyanyi Bersama di PIK 2, Yuk Ikutan!
YAYAYA Fest 2025: Bunda Senang, Si Kecil Pun Girang
Kinderflix dan Morinaga Berbagi Keseruan di YAYAYA Fest 2025
5 Rekomendasi Hadiah Istimewa, Tanda Kasih untuk Ibu Mertua
Seru-seruan Bareng Anak di LazMall Daily Bundafest, Banyak Lomba Menarik!
Most Popular
1
Sering Tertukar! Perbedaan Kulit Sawo Matang dan Kuning Langsat Ini Wajib Tahu
2
Casing Sekop Jadi Sorotan! 7 Gaya Nyeleneh Dilraba Dilmurat Ini Curi Perhatian
3
Punya Arti Sama, Istilah Mokel Hingga Godin yang Viral di Bulan Ramadhan
4
Penelitian Ungkap Pria Botak Punya 3 Pesona Ini, Bikin Makin Menarik
5
7 Foto Pierce Anak Billy Davidson yang Curi Atensi, Ganteng Bak Oppa Korea
MOST COMMENTED











































