5 Langkah Penting Saat Memilih Pengasuh untuk Si Kecil
wolipop
Sabtu, 31 Mar 2012 12:39 WIB
Jakarta
-
Memperkejakan pengasuh untuk anak bukanlah hal yang mudah. Ada berbagai langkah penting yang harus Anda ketahui dan laksanakan sebelum mempekerjakan pengasuh baru. Seperti yang dikutip dari ezinearticles, berikut lima langkah tersebut.
1. Rencanakan
Untuk mempekerjakan seseorang harus dimulai dengan rencana yang baik. Dimulai dari menuliskan jawaban dari daftar pertanyaan mengenai kualifikasi yang Anda inginkan dari si pengasuh. Apa saja tugas pekerjaannya? Berapa gaji yang bisa Anda bayarkan? Apakah pekerjaannya dilakukan seharian penuh atau paruh waktu? Apakah si pengasuh akan tinggal dirumah atau tidak? Dengan menjawab pertanyaan tersebut akan membantu Anda fokus kepada apa yang Anda cari dan yakin saat akan mencari calon yang tepat.
2. Mencari
Langkah selanjutnya adalah mencari calon yang tepat untuk jadi pengasuh. Mulailah mencari di agen-agen pengasuh dan pengurus rumah tangga, dan cobalah memasang iklan di internet atau bertanya pada orang-orang di sekitar lingkungan tempat tinggal Anda.
Jika Anda sangat sibuk, ada baiknya jika Anda menggunakan jasa agen pengasuh yang akan memudahkan Anda menyewa pengasuh. Mereka akan memberikan pilihan, memberitahukan latar belakangnya, dan menjawab pertanyaan yang mungkin Anda miliki tentang bagaimana cara menyewa dan mempekerjakan pengasuh.
3. Wawancara
Tahap yang paling penting dalam perekrutan adalah melakukan wawancara. Persiapkan daftar pertanyaan yang dibutuhkan. Berikan pertanyaan tentang latar belakang keluarga, pendidikan, atau pengalaman kerjanya.
Uji kemampuan alon pengasuh mengenai pengambilan keputusan dengan memberikan pertanyaan berupa kasus. Misalnya, apa yang akan dilakukannya jika anak Anda tersedak makanan atau barang kecil. Terakhir, tanyakan tunjangan apa yang ingin calon dapatkan jika ia diterima bekerja.
4. Periksa Latar Belakang
Sebelum memutuskan siapa calon yang tepat, periksa kembali latar belakang para pelamar. Ingatlah bahwa Anda akan meninggalkan anak Anda tanpa pengawasan dengan orang yang belum pernah Anda temui sebelumnya. Jangan percaya sepenuhnya dengan apa yang dikatakan oleh pengasuh saat wawancara. Jika memungkinkan, coba hubungi kembali orang yang sebelumnya memperkerjakannya, atau agennya untuk mengecek jika ada sejarah kejahatan yang pernah dilakukannya.
5. Perjanjian Pekerjaan
Pengasuh Anda adalah karyawan Anda. Jadi, Anda tentu membutuhkan perjanjian kerja yang biasanya disebut kontrak pengasuh. Sebelum ia mulai bekerja, buatlah surat kontrak (perjanjian kerja) yang berisikan keterangan pekerjaan, jumlah gaji, tunjangan, jam kerja, jatah libur, dan sanksi jika melakukan kesalahan. Selamat mencoba!
(eya/eya)
1. Rencanakan
Untuk mempekerjakan seseorang harus dimulai dengan rencana yang baik. Dimulai dari menuliskan jawaban dari daftar pertanyaan mengenai kualifikasi yang Anda inginkan dari si pengasuh. Apa saja tugas pekerjaannya? Berapa gaji yang bisa Anda bayarkan? Apakah pekerjaannya dilakukan seharian penuh atau paruh waktu? Apakah si pengasuh akan tinggal dirumah atau tidak? Dengan menjawab pertanyaan tersebut akan membantu Anda fokus kepada apa yang Anda cari dan yakin saat akan mencari calon yang tepat.
2. Mencari
Langkah selanjutnya adalah mencari calon yang tepat untuk jadi pengasuh. Mulailah mencari di agen-agen pengasuh dan pengurus rumah tangga, dan cobalah memasang iklan di internet atau bertanya pada orang-orang di sekitar lingkungan tempat tinggal Anda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
3. Wawancara
Tahap yang paling penting dalam perekrutan adalah melakukan wawancara. Persiapkan daftar pertanyaan yang dibutuhkan. Berikan pertanyaan tentang latar belakang keluarga, pendidikan, atau pengalaman kerjanya.
Uji kemampuan alon pengasuh mengenai pengambilan keputusan dengan memberikan pertanyaan berupa kasus. Misalnya, apa yang akan dilakukannya jika anak Anda tersedak makanan atau barang kecil. Terakhir, tanyakan tunjangan apa yang ingin calon dapatkan jika ia diterima bekerja.
4. Periksa Latar Belakang
Sebelum memutuskan siapa calon yang tepat, periksa kembali latar belakang para pelamar. Ingatlah bahwa Anda akan meninggalkan anak Anda tanpa pengawasan dengan orang yang belum pernah Anda temui sebelumnya. Jangan percaya sepenuhnya dengan apa yang dikatakan oleh pengasuh saat wawancara. Jika memungkinkan, coba hubungi kembali orang yang sebelumnya memperkerjakannya, atau agennya untuk mengecek jika ada sejarah kejahatan yang pernah dilakukannya.
5. Perjanjian Pekerjaan
Pengasuh Anda adalah karyawan Anda. Jadi, Anda tentu membutuhkan perjanjian kerja yang biasanya disebut kontrak pengasuh. Sebelum ia mulai bekerja, buatlah surat kontrak (perjanjian kerja) yang berisikan keterangan pekerjaan, jumlah gaji, tunjangan, jam kerja, jatah libur, dan sanksi jika melakukan kesalahan. Selamat mencoba!
(eya/eya)
Olahraga
Perut dan Paha Lebih Kencang Tanpa ke Gym? Coba 2 Alat Fitness Rumahan Ini yang Lagi Banyak Dipakai!
Kesehatan
Pegal Hilang Hitungan Menit! Alat Pijat Elektrik 5 in 1 Ini Jadi Solusi Relaksasi Praktis di Rumah
Makanan & Minuman
Cuma Ubi Cilembu dan Yoghurt, Dessert Viral Ini Bikin Penasaran!
Pakaian Wanita
Bingung Cari Kado? Hampers Dompet Wanita Elegan Ini Bisa Jadi Pilihan Praktis
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Semua Bunda Dirayakan
Morinaga Ajak Bunda & Anak Bernyanyi Bersama di PIK 2, Yuk Ikutan!
YAYAYA Fest 2025: Bunda Senang, Si Kecil Pun Girang
Kinderflix dan Morinaga Berbagi Keseruan di YAYAYA Fest 2025
5 Rekomendasi Hadiah Istimewa, Tanda Kasih untuk Ibu Mertua
Seru-seruan Bareng Anak di LazMall Daily Bundafest, Banyak Lomba Menarik!
Most Popular
1
Viral Verificator
Viral Ramadan Core! Beli Baju Lebaran Lebih Awal, Saat Dicoba Bikin Syok
2
Penampilan Terbaru Bocil 'Baby Shark' Bikin Pangling, Kini Sudah Jadi ABG
3
Ramalan Zodiak 13 Maret: Scorpio Keuangan Lancar, Sagitarius Jangan Emosi
4
Potret Eks Penyanyi Cilik Maissy Kembali Disorot, Suami Digosipkan Selingkuh
5
Chloe Kelly Jadi Barbie, Simbol Inspirasi Baru di Dunia Sepak Bola Wanita
MOST COMMENTED











































