95% Orangtua Lebih Sayang Pada Salah Satu Anak
wolipop
Kamis, 29 Sep 2011 18:35 WIB
Jakarta
-
Apakah Anda punya anak yang lebih disayang dari anak lainnya? Sebuah buku baru karya jurnalis Time Jeffrey Kluger mengklaim 95% orangtua pasti punya anak yang difavoritkan.
Hal tersebut diungkapkan Jeffrey dalam bukunya 'The Sibling Effect: What the Bonds Among Brothers and Sisters Reveal About Us'. Pria yang memulai karirnya sebagai jurnalis di New York itu mengatakan, orangtua yang tidak mengakui kalau mereka lebih sayang pada salah satu anak, pasti berbohong.
"Aku percaya 95% orangtua di dunia ini punya anak yang difavoritkan dan 5% sisanya berbohong," tulisnya.
Kepada Today.com, Jeffrey menuturkan sekarang ini sudah cukup banyak orangtua yang menyadari soal kefavoritan mereka pada salah satu anak. Beberapa ibu dan ayah, bermimpi mengungkapkan soal hal itu.
"Tapi ada semacam nilai yang dipercayai orangtua, kode untuk tidak membicarakan hal itu," tutur Jeffrey.
Ayah dua putri itu mengisahkan di keluarganya, dirinya punya empat saudara kandung. Dia sendiri adalah anak kedua. Jeffrey dan kakak tertuanya menjadi favorit ayahnya. Sementara adiknya, anak ketiga dan si bungsu, favorit ibunya.
Menurut Jeffrey, dari penelitian yang ada menunjukkan seorang ayah lebih mungkin memfavoritkan putri bungsunya. Sementara ibu lebih memilih memfavoritkan putra tertuanya.
Sedangkan anak tengah, jarang yang menjadi favorit orangtua. Hal itu tidak berlaku kalau memang si anak tengah, satu-satunya anak laki-laki atau perempuan.
Jeffrey menambahkan, jenis kelamin dan urutan kelahiran sebenarnya juga tidak terlalu menentukan siapa yang difavoritkan orangtua. Orangtua memfavoritkan salah satu anaknya lebih karena mereka melihat kemiripan si anak dengan diri mereka.
"Memiliki anak adalah sebuah tindakan narsis yang genetis. Kita seperti terhubung untuk melakukan itu," ujarnya.
"Apa yang kita lihat pada anak adalah ciri atau sifat yang mengingatkan kita pada diri sendiri. Anda memang mencintai suami, tapi gen lah yang berperan penting," urainya lagi.
Opini Jeffrey di atas ternyata tidak sejalan dengan hasil survei yang dipublikasikan oleh situs Parenting. Dalam surveinya situs tersebut menemukan hanya 19% ibu yang mengaku lebih sayang pada salah satu anak.
Sementara sebuah penelitian di Inggris pernah menunjukkan 88% ibu mengakui mereka memang memperlakukan anak perempuan dan laki-laki secara berbeda. 55% dari ibu tersebut mengaku mereka lebih mudah merasa dekat dengan anak laki-lakinya. Bagaimana dengan Anda?
(eny/kik)
Hal tersebut diungkapkan Jeffrey dalam bukunya 'The Sibling Effect: What the Bonds Among Brothers and Sisters Reveal About Us'. Pria yang memulai karirnya sebagai jurnalis di New York itu mengatakan, orangtua yang tidak mengakui kalau mereka lebih sayang pada salah satu anak, pasti berbohong.
"Aku percaya 95% orangtua di dunia ini punya anak yang difavoritkan dan 5% sisanya berbohong," tulisnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi ada semacam nilai yang dipercayai orangtua, kode untuk tidak membicarakan hal itu," tutur Jeffrey.
Ayah dua putri itu mengisahkan di keluarganya, dirinya punya empat saudara kandung. Dia sendiri adalah anak kedua. Jeffrey dan kakak tertuanya menjadi favorit ayahnya. Sementara adiknya, anak ketiga dan si bungsu, favorit ibunya.
Menurut Jeffrey, dari penelitian yang ada menunjukkan seorang ayah lebih mungkin memfavoritkan putri bungsunya. Sementara ibu lebih memilih memfavoritkan putra tertuanya.
Sedangkan anak tengah, jarang yang menjadi favorit orangtua. Hal itu tidak berlaku kalau memang si anak tengah, satu-satunya anak laki-laki atau perempuan.
Jeffrey menambahkan, jenis kelamin dan urutan kelahiran sebenarnya juga tidak terlalu menentukan siapa yang difavoritkan orangtua. Orangtua memfavoritkan salah satu anaknya lebih karena mereka melihat kemiripan si anak dengan diri mereka.
"Memiliki anak adalah sebuah tindakan narsis yang genetis. Kita seperti terhubung untuk melakukan itu," ujarnya.
"Apa yang kita lihat pada anak adalah ciri atau sifat yang mengingatkan kita pada diri sendiri. Anda memang mencintai suami, tapi gen lah yang berperan penting," urainya lagi.
Opini Jeffrey di atas ternyata tidak sejalan dengan hasil survei yang dipublikasikan oleh situs Parenting. Dalam surveinya situs tersebut menemukan hanya 19% ibu yang mengaku lebih sayang pada salah satu anak.
Sementara sebuah penelitian di Inggris pernah menunjukkan 88% ibu mengakui mereka memang memperlakukan anak perempuan dan laki-laki secara berbeda. 55% dari ibu tersebut mengaku mereka lebih mudah merasa dekat dengan anak laki-lakinya. Bagaimana dengan Anda?
(eny/kik)
Home & Living
Upgrade Kebersihan Rumah dengan Tempat Sampah Sensor yang Lebih Higienis & Praktis!
Elektronik & Gadget
Smartwatch Stylish & Multifungsi, Skmei B53S Smartwatch yang Jadi Teman Aktifmu Sehari-hari!
Perawatan dan Kecantikan
Bikin Perjalanan Lebih Nyaman, Inilah Rekomendasi Parfum Mobil Wangi Premium yang Tahan Lama!
Pakaian Pria
Upgrade Gaya Santai Jadi Lebih Stylish dengan Oversized Shirt untuk Pria Favorit Ini!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Semua Bunda Dirayakan
Morinaga Ajak Bunda & Anak Bernyanyi Bersama di PIK 2, Yuk Ikutan!
YAYAYA Fest 2025: Bunda Senang, Si Kecil Pun Girang
Kinderflix dan Morinaga Berbagi Keseruan di YAYAYA Fest 2025
5 Rekomendasi Hadiah Istimewa, Tanda Kasih untuk Ibu Mertua
Seru-seruan Bareng Anak di LazMall Daily Bundafest, Banyak Lomba Menarik!
Most Popular
1
Potret Dukun Gen Z Korea yang Viral Dituduh Unggah Foto Seksi Demi Sensasi
2
Aksi Ekstrem Istri di China, Nekat Gelantungan di Truk Demi Awasi Suami
3
Gaya Mahalini Liburan di Jepang, Padu Padan Rok & Celana Pendek yang Stylish
4
Aksi Edit Foto Terbongkar, Influencer Tempel Wajah ke Tubuh Orang Lain
5
Foto Jennifer Bachdim & Putrinya Nyuci Baju di Amerika Disorot, Pakai Bathtub
MOST COMMENTED











































