Ibu Menyusui Boleh Berpuasa Asal...
wolipop
Selasa, 02 Agu 2011 18:33 WIB
Jakarta
-
Anda tengah menyusui namun ingin menjalankan ibadah puasa di Ramadan ini? Ketua Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Mia Sutanto menjelaskan bagaimana seharusnya seorang ibu menyusui jika ingin berpuasa.
"Kondisi setiap ibu berbeda. Ibu sebaiknya mengetahui kemampuan diri masing-masing. Di dalam agama Islam pun ada keringanan untuk ibu menyusui tidak berpuasa," jelas Mia saat berbincang dengan wolipop.
Mia mengungkapkan cukup banyak ahli laktasi yang menyarankan ibu yang masih memiliki bayi di bawah usia enam bulan untuk tidak berpuasa. Hal itu karena satu-satunya sumber nutrisi bayi adalah dari ASI. Sehingga ibu pun disarankan untuk menunda dulu puasanya.
"Ibu yang memiliki bayi usia enam bulan ke atas, sudah mulai makan, mendapatkan MPASI (Makanan Pendamping ASI), boleh (berpuasa), dipersilakan," tuturnya.
Hanya saja, jika ingin berpuasa, ibu yang masih menyusui ini harus tetap memperhatikan kondisinya. Ibu sebaiknya mengetahui kemampuan diri masing-masing.
"Seandainya dia tidak kuat, pusing, merasa ada perubahan pada volume produksi ASI-nya, dia bisa membatalkan puasanya," urai ibu dua anak itu.
Dari mana ibu tahu volume produksi ASI-nya menurun? Mia menjelaskan ibu bisa membandingkan kondisi bayi saat sebelum dan sesudah ibu berpuasa.
"Apakah setelah selesai menyusu saat ibu berpuasa dia masih rewel, minta menyusu terus, menyusunya lama, itu indikator bayi tidak cukup mendapatkan ASI. Tapi kalau setelah selesai menyusu dia langsung tertidur, tenang, tidak rewel, berarti ASI-nya cukup," tuturnya.
Mengenai makanan, menurut Mia, puasa atau tidak puasa, seorang ibu menyusui memang harus memperhatikan asupan gizi pada makanannya. "Yang harus diperhatikan kualitasnya bukan kuantitas," ujar penulis buku cerita anak 'Mama, Adik bayi Makan Apa?' yang berisi tentang pentingnya ASI itu.
Ibu menyusui juga harus memperhatikan waktu makan mereka saat berpuasa. Ibu disarankan tetap makan tiga kali sehari di waktu sahur, buka puasa dan setelah salat Tarawih.
"Jangan lupa untuk banyak minum, jangan sampai ibu dehidrasi. Tingkatkan asupan buah dan sayur," tandas Mia.
(eny/hst)
"Kondisi setiap ibu berbeda. Ibu sebaiknya mengetahui kemampuan diri masing-masing. Di dalam agama Islam pun ada keringanan untuk ibu menyusui tidak berpuasa," jelas Mia saat berbincang dengan wolipop.
Mia mengungkapkan cukup banyak ahli laktasi yang menyarankan ibu yang masih memiliki bayi di bawah usia enam bulan untuk tidak berpuasa. Hal itu karena satu-satunya sumber nutrisi bayi adalah dari ASI. Sehingga ibu pun disarankan untuk menunda dulu puasanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hanya saja, jika ingin berpuasa, ibu yang masih menyusui ini harus tetap memperhatikan kondisinya. Ibu sebaiknya mengetahui kemampuan diri masing-masing.
"Seandainya dia tidak kuat, pusing, merasa ada perubahan pada volume produksi ASI-nya, dia bisa membatalkan puasanya," urai ibu dua anak itu.
Dari mana ibu tahu volume produksi ASI-nya menurun? Mia menjelaskan ibu bisa membandingkan kondisi bayi saat sebelum dan sesudah ibu berpuasa.
"Apakah setelah selesai menyusu saat ibu berpuasa dia masih rewel, minta menyusu terus, menyusunya lama, itu indikator bayi tidak cukup mendapatkan ASI. Tapi kalau setelah selesai menyusu dia langsung tertidur, tenang, tidak rewel, berarti ASI-nya cukup," tuturnya.
Mengenai makanan, menurut Mia, puasa atau tidak puasa, seorang ibu menyusui memang harus memperhatikan asupan gizi pada makanannya. "Yang harus diperhatikan kualitasnya bukan kuantitas," ujar penulis buku cerita anak 'Mama, Adik bayi Makan Apa?' yang berisi tentang pentingnya ASI itu.
Ibu menyusui juga harus memperhatikan waktu makan mereka saat berpuasa. Ibu disarankan tetap makan tiga kali sehari di waktu sahur, buka puasa dan setelah salat Tarawih.
"Jangan lupa untuk banyak minum, jangan sampai ibu dehidrasi. Tingkatkan asupan buah dan sayur," tandas Mia.
(eny/hst)
Olahraga
Alat Workout Rumahan yang Harus Kamu Miliki! Barbel Set & Slider Disc Bikin Latihan Lebih Maksimal
Olahraga
Bikin Percaya Diri Saat Olahraga, Ini Pilihan Celana Sport yang Nyaman Dipakai
Olahraga
Olahraga Jadi Nggak Kaku Lagi! Ini Rahasia Baju Sport Wanita yang Bikin Gerak Bebas & Tetap Stylish
Perawatan dan Kecantikan
Banyak yang Bilang Ini Signature Scent Material, HMNS Farhampton Emang Seenak Itu?
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Semua Bunda Dirayakan
Morinaga Ajak Bunda & Anak Bernyanyi Bersama di PIK 2, Yuk Ikutan!
YAYAYA Fest 2025: Bunda Senang, Si Kecil Pun Girang
Kinderflix dan Morinaga Berbagi Keseruan di YAYAYA Fest 2025
5 Rekomendasi Hadiah Istimewa, Tanda Kasih untuk Ibu Mertua
Seru-seruan Bareng Anak di LazMall Daily Bundafest, Banyak Lomba Menarik!
Most Popular
1
Baju Lebaran 2026
Warna Butter Yellow Jadi Tren Baju Lebaran, Gaya Maia Diserbu di Tanah Abang
2
Foto: Gaya Melania Trump Pimpin Rapat Dewan Keamanan PBB saat AS Serang Iran
3
Ramalan Zodiak 4 Maret: Cancer Dihantui Trauma, Leo Harus Sabar
4
Baju Lebaran 2026
Tren Baju Lebaran Couple 2026: Sarimbit Melayu Laris di Tanah Abang
5
Perubahan Wajah Jim Carrey yang Mengejutkan, Isu Oplas Hingga Tuduhan Kloning
MOST COMMENTED











































