Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Kenapa Balita Suka Menggigit Kalau Marah?

wolipop
Jumat, 11 Mar 2011 10:02 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Jakarta - Balita kerap menggigit jika mereka marah atau kesal. Sebagai orangtua, Anda tentu ingin menghentikan kebiasaan ini dan bertanya-tanya kenapa anak jadi suka menggigit.

Menurut therapist anak Jennifer Kolari, bagi orangtua kebiasaan menggigit itu tentu menakutkan. Namun sebenarnya, kebiasaan itu relatif normal.

"Bukan berarti anak akan tumbuh menjadi orang yang punya masalah pada tingkah lakunya," ujar Kolari yang juga pembuat situs Connected Parenting itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anak-anak yang beranjak dua tahun, biasanya memang akan mulai menggigit jika mereka merasa emosi. Balita menggigit saat frustasi dan tidak tahu bagaimana caranya menenangkan diri mereka sendiri.

"Mereka akan menggigit siapapun yang ada didekatnya, entah itu temannya atau orangtuanya," jelas Psikolog Anak Carolyn Humphery.

Apa yang bisa dilakukan orangtua untuk menangani anak yang suka menggigit? Cara terbaik adalah dengan menjauhkannya dari orang yang ia gigit.

"Ketika anak menggigit, angkat atau gendong dia. Dengan tenang, katakan padanya, "Jangan lakukan itu". Lalu dudukkan anak dan biarkan dia sendiri selama 1-2 menit," tutur Kolari.

Dengan cara itu, anak akan paham setiap dia menggigit, dia akan dijauhkan dari sesuatu yang sebenarnya dia sukai. Sebaiknya, jangan pernah menggigit balik anak hanya karena ingin memberitahukan padanya bagaimana rasanya digigit.

"Cara itu malah tidak memberinya pelajaran apapun dan dia akan berpikir menggigit itu boleh," tambah Humphrey.

Untuk mencegah agar anak tidak menggigit, jika Anda melihat dia mulai akan melakukannya, cobalah menghentikannya. Ajarkan pada anak, untuk mengungkapkan apa yang ia rasakan saat marah.

Langkah lainnya adalah dengan mengobrol padanya topik soal 'menggigit' ini. Misalnya saja dengan mengatakan, "Kita harus mengusir nyamuk nakal ini nih, karena dia suka menggigit". Obrolan tersebut membantu anak mengatasi kebiasaan buruknya itu tanpa merasa dipermalukan.

Ajari juga anak untuk minta maaf pada orang yang telah digigitnya. Jangan lupa juga untuk memberinya penghargaan atau memujinya jika anak sudah menghentikan kebiasaannya menggigit.
(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads