Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Tips Sukses Memberi ASI Meski Ibu Sering Berpergian (1)

wolipop
Rabu, 19 Jan 2011 10:11 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Jakarta - Para ibu yang bekerja biasanya tidak bisa menghindari tugas dinas ke luar kota. Untuk Anda yang mengalami hal ini dan masih memiliki bayi yang menyusui, berikut tips agar tetap sukses memberi ASI.

Tips ini diberikan oleh Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI). Dengan langkah-langkah di bawah ini, diharapkan Anda tetap bisa membawa pulang ASI untuk si kecil, meski sering berpergian. Ini tipsnya:

1. Lakukan pengecekan stok ASIP (ASI Perah). Hitung berapa kebutuhan minum bayi selama sehari, kalikan dengan berapa hari bayi akan ditinggal. Kalau ternyata stok masih kurang, lakukan program kejar stok: menambah frekuensi perah, atau ambil cuti untuk menambah stok ASIP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

2. Cek jadwal selama dinas luar kota. Lalu buat jadwal memompa (pumping) di sela-sela jadwal dinas. Coba diskusikan dengan pimpinan atau atasan Anda tentang jadwal tersebut.

3. Coba hubungi tempat menginap selama dinas nanti, apakah tersedia kulkas dan diizinkan untuk menitipkan ASIP selama menginap di sana.

4. Komunikasikan semua rencana Anda dengan suami dan pengasuh bayi. Pastikan mereka paham bagaimana metode menyimpan, menghangatkan dan memberikan ASIP.

5. Berkomunikasilah dengan bayi Anda sambil menyusui. Meskipun si kecil belum paham, sampaikan bahwa Anda sayang dengannya dan minta agar dia tenang selama ditinggal.

6. Siapkan perlengkapan yg akan dibawa dan jumlahnya: coolbox besar untuk menampung ASIP, coolbag untuk berpergian, breastpump, plastik ASIP dan icegel.

7. Apabila Anda naik pesawat, download peraturan yang memperbolehkan membawa ASIP ke kabin pesawat.

8. Susui bayi Anda sebelum berangkat. Berangkatlah dengan ceria agar anak Anda juga ceria dan ibu tenang selama pergi dinas.

9. Perah ASI sesuai jadwal yang telah Anda buat. Jika tidak ada tempat yang nyaman untuk memerah, gunakan apron menyusi.

10. Kunci utama keberhasilan adalah disiplin. Kalau ternyata jadwal memerah ASI mundur, sebaiknya jangan terlalu lama menunda. Misalnya saja, seharusnya Anda memerah setiap tiga jam, maksimal penundaan menjadi empat jam.

Bagaimana agar tetap sukses memerah saat sibuk dengan urusan pekerjaan di luar kota? Bagaimana membawa pulang ASIP? Tunggu tips selanjutnya di wolipop.

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads