Liputan Khusus Drama Uang Belanja

Tips Minta Uang Belanja Tambahan ke Suami Biar Nggak Ada Drama

Gresnia Arela Febriani - wolipop Senin, 01 Feb 2021 15:15 WIB
Latin American cashier scanning products at a grocery store wearing a facemask - quarantine lifestyle concepts Ilustrasi wanita yang sedang berbelanja. Foto: Getty Images/Hispanolistic.
Jakarta -

Salah satu tantangan utama dalam kehidupan rumah tangga adalah mengelola pendapatan dari gaji atau sumber lainnya. Masalah keuangan seperti urusan uang belanja juga kerap menjadi pemicu dalam rumah tangga, apabila tidak dikontrol dengan baik.

Oleh sebab itu, mengatur keuangan rumah tangga bukanlah perkara yang mudah. Kamu perlu mengelola keuangan dengan baik agar seluruh kebutuhan rumah tangga bisa terpenuhi. Jangan sampai ada kesalah pahaman dalam mengatur uang belanja, karena dampaknya sangat buruk dan bisa mengganggu keharmonisan rumah tangga.

Menurut psikolog Meity Arianty STP., M. Psi, cara mengatur uang belanja setiap keluarga pastinya berbeda-beda. Hanya pasangan suami - istri itu sendiri yang tahu bagaimana baiknya pengaturan uang belanja.

"Besar kecilnya tentu hanya keluarga itu yang lebih tahu, namun yang pasti pemasukan harus disesuaikan dengan kebutuhan. Sehingga suami harus sadar bahwa istri akan lebih mudah dan tidak akan stres mengatur keuangan jika uang belanja cukup dan sesuai dengan kebutuhan rumah tangga," kata Meity kepada Wolipop belum lama ini.

Meity menyarankan dalam mengatur keuangan rumah tangga, lebih baik menghindari utang. Sebab tagihan dan kewajiban membayar utang bisa menjadi beban tersendiri.

Saat seorang istri sudah mengatur keuangan dengan baik namun ternyata uang belanja dari suami masih tidak cukup, apa yang harus dilakukan? Bagaimana caranya saat istri ingin meminta uang belanja tambahan ke suami? Mei mengatakan sebaiknya sampaikan dengan baik dan pahami apakah suami mampu untuk memberikan lebih. Dan istri sebaiknya jangan memaksakan kehendak.

"Jangan sampai istri terlalu menekan suami sehingga bukan istri yang tertekan. Namun justru suami yang merasa tertekan harus memenuhi keinginan istri. Sehingga suami akan stres dan melakukan segala cara untuk mendapatkan uang. Jadi komunikasikan dan bicarakan baik-baik jika istri merasa uang belanjanya dirasa kurang. Yang penting adalah istri tahu apakah suaminya mampu memberikan materi lebih atau memang nggak mampu, sehingga saat menyampaikan ke suami, istri tahu bagaimana menyampaikan dengan lebih baik dan tidak terkesan memaksa atau menuntut," sarannya panjang lebar.

Saat istri merasa uang belanja kurang, berikan motivasi kepada suami untuk lebih giat bekerja agar mendapatkan penghasilan lebih banyak. Selain itu, istri juga bisa membantu mencari nafkah jika di rasa kurang.

"Yang penting adalah selalu bersyukur agar kebutuhannya di cukupkan oleh Tuhan. Jika kamu merasa bersyukur tentu nikmat kamu akan ditambah dan tidak merasa serba kekurangan," pungkas Mei.

(gaf/eny)