Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Jangan Sepelekan Sisir Kotor, Ini Dampaknya pada Rambut dan Kulit Kepala

Adinda Salma - wolipop
Minggu, 11 Okt 2026 17:30 WIB
...
Sisir Rambut
Foto: Getty Images/Nuttawan Jayawan
Jakarta -

Tanpa disadari, sisir rambut yang digunakan sehari-hari ternyata bisa menyimpan bahaya tersembunyi yang jarang diperhatikan. Banyak orang sangat disiplin mencuci rambut secara rutin, tetapi justru sering lupa membersihkan alat penatanya. Padahal, membersihkan sisir rambut sama pentingnya dengan menjaga kebersihan sikat gigi yang digunakan setiap hari.

"Anggaplah sisir rambut sebagai barang perawatan pribadi yang layak mendapat perhatian yang sama seperti sikat gigi," ujar Dr. Emily Nadelmann, seorang dokter kulit di Amerika Serikat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengapa Penting Membersihkan Sisir Rambut Secara Rutin?

Setiap kali digunakan untuk menyisir rambut, alat tersebut akan menampung minyak alami, sel kulit mati, serta sisa produk rambut. Akumulasi kotoran ini dapat menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan mikroorganisme.

Menurut Dr. Monique Chheda, seorang dokter kulit di Amerika Serikat, kotoran yang menumpuk pada sisir yang tidak dibersihkan secara rutin dapat kembali menempel pada rambut. Hal ini bisa berdampak pada tampilan dan tekstur rambut, serta kesehatan kulit kepala.

ADVERTISEMENT

"Organisme ini sebenarnya tidak berbahaya, tetapi ketika menumpuk bersama minyak dan kotoran, dapat memengaruhi kesehatan kulit kepala," jelas Dr. Kseniya Kobets, pakar dermatologi di Amerika Serikat.

Ketidakseimbangan mikroba di area kulit kepala ini berisiko memicu berbagai masalah, seperti ketombe, jerawat di kulit kepala, dermatitis seboroik (peradangan kulit kepala kronis), hingga folikulitis (peradangan atau infeksi pada folikel rambut).

Ancaman Penumpukan Minyak, Bakteri, dan Jamur

Sisir RambutSisir Rambut Foto: Getty Images/Nuttawan Jayawan

Sebum atau minyak alami berfungsi menjaga kelembapan kulit kepala. Namun, minyak yang menempel pada bulu sisir dapat berpindah kembali ke rambut dan membuatnya lebih cepat terlihat lepek.

"Minyak sangat mudah menumpuk di sisir rambut. Minyak itu kemudian didistribusikan kembali ke rambut, yang dapat membuat rambut terlihat lebih berminyak lebih cepat dan mungkin membuatnya terasa berat," ujar Dr. Monique.

Selain minyak, serpihan sel kulit mati juga kerap terperangkap di sela-sela bulu sisir. Dr. Kseniya mengatakan bahwa kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko pertumbuhan jamur Malassezia, sejenis ragi yang berkaitan dengan ketombe dan dapat memicu rasa gatal pada kulit kepala.

Jika kotoran, minyak, sel kulit mati, dan jamur terus menumpuk pada sisir, kotoran tersebut dapat kembali berpindah ke rambut dan kulit kepala setiap kali sisir digunakan. Kondisi ini berpotensi memperburuk masalah kulit kepala, termasuk iritasi. Oleh karena itu, membersihkan sisir secara rutin penting untuk mengurangi penumpukan kotoran dan menjaga kesehatan kulit kepala.

Seberapa Sering Sisir Rambut Harus Dicuci?

happy young woman combing hair in bathroom

Foto: Thinkstock

Menurut Dr. Kseniya, sisir rambut dapat dibersihkan setiap dua atau tiga hari, tergantung pada jenis rambut, kondisi kulit kepala, dan produk yang digunakan. "Semakin banyak kotoran yang menumpuk, semakin cepat sisir menjadi tempat berkembang biaknya kotoran dan mikroorganisme," ujarnya.

Orang yang sering menggunakan produk penataan rambut, seperti hairspray, krim, gel, atau minyak rambut, perlu lebih sering membersihkan sisir karena sisa produk tersebut lebih cepat menumpuk pada bulu sisir.

Selain itu, rambut berminyak, ketombe, dan dermatitis seboroik juga dapat membuat sisir lebih cepat kotor. Karena itu, sisir perlu dibersihkan lebih sering agar penumpukan kotoran tidak memperburuk masalah kulit kepala. Khusus bagi penderita infeksi kulit kepala, seperti kurap, sisir perlu dibersihkan dan didisinfeksi setiap kali selesai digunakan selama masa pengobatan.

"Sikat yang kotor dapat berkontribusi pada masalah kulit kepala yang berkelanjutan, jadi pembersihan yang lebih sering sangat membantu," ujar Dr. Monique.

Cara Mencuci Sisir Rambut dengan Benar

Viral sisir rambut bisa kotor.

Foto: tangkapan layar/TikTok

Membersihkan sisir rambut sebenarnya mudah dan tidak membutuhkan waktu lama. Berikut langkah-langkah yang disarankan Dr. Kseniya:

- Bersihkan semua helaian rambut yang tersangkut di sela-sela bulu sisir.

- Siapkan wadah berisi air hangat yang telah dicampur beberapa tetes sampo lembut.

- Rendam sisir selama 15 menit. Namun, sisir bergagang kayu atau berbulu babi sebaiknya tidak direndam terlalu lama. Cukup celupkan bagian bulunya sesuai kebutuhan agar bahan sisir tidak rusak.

- Gosok sela-sela bulu sisir secara perlahan menggunakan sikat gigi bekas yang bersih.

- Bilas hingga bersih dengan air mengalir.

- Keringkan sisir dengan posisi bulu menghadap ke bawah.

"Menjaga kebersihan sisir adalah langkah kecil yang dapat membuat perbedaan nyata pada kesehatan rambut dan kulit kepala secara keseluruhan," ujar Dr. Monique.

Kapan Saatnya Membeli Sisir Baru?

Meskipun dirawat secara rutin, sisir rambut tetap memiliki masa pakai yang perlu diperhatikan. Dr. Emily menyarankan untuk mengganti sisir jika bulunya sudah bengkok atau patah, terdapat kotoran yang sulit dibersihkan, muncul bau yang tetap bertahan meski sisir sudah dicuci, atau terdapat jamur yang sulit dihilangkan.

Kualitas bahan sisir juga dapat menurun seiring waktu dan pemakaian. "Meskipun kebersihan dijaga dengan baik, sebagian besar sisir sebaiknya diganti setiap 6 hingga 12 bulan sekali karena bahan-bahannya akan mengalami degradasi seiring waktu," kata Dr. Kseniya.

(eny/eny)
...
Hide Ads