Bahaya Makeup Kedaluwarsa yang Sering Dianggap Sepele
Kebiasaan menyimpan makeup favorit yang sudah lama dibeli, seperti foundation yang mulai mencair hingga maskara yang mengering, ternyata menyimpan potensi bahaya tersembunyi yang bisa merusak penampilan wajah. Produk makeup yang sudah berumur sering kali dipandang sepele karena bentuk fisiknya yang tampak masih bagus.
Padahal, risiko menggunakan makeup kedaluwarsa berpotensi mendatangkan kuman serta bakteri berbahaya bagi kesehatan kulit wajah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedaluwarsa pada Makeup
Kebanyakan makeup mengalami penurunan kualitas bahan pengawet seiring bertambahnya usia pakai. Menurut dermatologis Dr. Anna Karp, kuman, jamur, dan ragi dapat berkembang biak dengan cepat pada produk makeup yang sering terpapar udara luar atau sentuhan jari.
"Kebanyakan orang menyimpan makeup lebih lama dari yang disarankan, terutama produk seperti maskara, eyeliner cair, dan alas bedak. Tidak seperti makanan, banyak kosmetik tidak memiliki tanda-tanda kerusakan yang jelas, sehingga mudah untuk berasumsi bahwa produk tersebut masih aman," jelas Dr. Anna.
Cara paling mudah mendeteksi kelayakan produk makeup adalah dengan memeriksa tanggal kedaluwarsanya. Selain tanggal tersebut, keamanan dan kestabilan produk setelah segel dibuka dapat diketahui melalui simbol Period After Opening (PAO). Simbol berbentuk toples terbuka ini menandakan batas waktu penggunaan kosmetik. Sebagai contoh, kode 6M berarti produk hanya baik digunakan hingga 6 bulan setelah kemasan dibuka.
Risiko Penggunaan Makeup Kedaluwarsa
Penggunaan makeup yang sudah kedaluwarsa dapat menimbulkan gangguan serius. Menurut Dr. Anna, risiko utamanya adalah kontaminasi mikroba dan penurunan kualitas produk. Hal ini terjadi karena zat penting seperti pengawet, pengemulsi (emulsifier), dan SPF kehilangan efektivitasnya sehingga produk menjadi tidak stabil dan berpotensi merusak kulit.
Reaksi Alergi dan Iritasi Kulit
Munculnya reaksi alergi dan iritasi disebabkan oleh keberadaan bakteri yang berkembang biak di dalam produk makeup. Risiko ini semakin tinggi pada pemilik kulit sensitif, rosacea, atau eksim karena lapisan pelindung kulit (skin barrier) mereka sudah terganggu. "Pasien-pasien ini lebih rentan karena pelindung kulitnya sudah tidak optimal," kata Dr. Anna.
Gejala yang dapat muncul antara lain rasa perih, terbakar, ruam gatal (dermatitis kontak), hingga kambuhnya rosacea. Oleh karena itu, pemilik kulit sensitif disarankan untuk lebih waspada dan rajin menyortir makeup lama.
Jerawat Hingga Pori-Pori Tersumbat
"Pasien sering kali mendapati jerawat yang membandel atau tidak biasa saat menggunakan produk cair atau krim yang sudah kedaluwarsa," tutur Dr. Anna. Hal ini terjadi karena kandungan minyak dalam makeup mengalami oksidasi akibat paparan oksigen seiring berjalannya waktu.
Minyak yang teroksidasi tersebut dapat memicu terbentuknya jerawat baru pada wajah. Selain itu, penumpukan bakteri dan jamur pada produk lama berisiko menyumbat pori-pori kulit.
Risiko Infeksi pada Mata dan Bibir
Produk kecantikan mata seperti maskara dan eyeliner cair menyimpan tingkat risiko kontaminasi mikroba yang sangat tinggi karena kandungan airnya. Menurut Dr. Anna, penularan kuman Staphylococcus aureus melalui maskara dapat menyebabkan infeksi konjungtivitis (mata merah), blefaritis (radang kronis pada tepi kelopak mata), hingga bintitan.
Makeup bibir seperti lipstik juga rentan menjadi tempat berkumpulnya kuman yang berpindah dari mulut. Penggunaan gincu saat sariawan atau bibir terluka bahkan berpotensi memicu infeksi ulang virus secara terus-menerus. Para ahli mengimbau untuk membuang semua produk bibir yang pernah digunakan selama masa sariawan.
Masa Pakai Ideal Setiap Jenis Produk Makeup
Foto: Getty Images/EyeEm Mobile GmbH
Pewarna bibir seperti lip gloss atau lipstik memiliki jangka waktu penggunaan ideal antara 6 bulan sampai 2 tahun. Produk bertekstur pensil seperti pencil eyeliner dan lip liner biasanya bertahan lebih lama, yakni sekitar 2 hingga 3 tahun.
Untuk kategori riasan bertekstur padat atau bubuk seperti powder eyeshadow, blush, dan bronzer, daya tahannya berkisar antara 6 bulan hingga maksimal 2-3 tahun. Mengenali durasi pakai ini sangat penting agar Anda terhindar dari bahaya kosmetik kedaluwarsa.
Tanda-Tanda Makeup Harus Segera Dibuang
Foto: Getty Images/Istockphoto
Jika muncul rasa perih atau kemerahan setelah menggunakan makeup, segera hentikan pemakaian dan buang produk tersebut demi menjaga kesehatan kulit wajah.
Tips Merawat dan Memperpanjang Umur Makeup
- Selalu gunakan kuas atau spons bersih dan hindari menyentuh langsung isi produk dengan jari tangan.
- Simpan seluruh koleksi makeup di tempat yang kering, sejuk, dan terhindar dari suhu panas (seperti interior mobil).
- Hindari berbagi penggunaan alat makeup dengan orang lain untuk mencegah penularan kuman dan infeksi kulit.













































