×
Ad

Jangan Salah! Ini Urutan Basic Skincare yang Tepat untuk Pemula

Arina Yulistara - wolipop
Sabtu, 12 Sep 2026 14:00 WIB
Foto: Getty Images/PonyWang
Jakarta -

Urutan basic skincare yang tepat sangat mempengaruhi perawatan kulitmu. Mari pahami urutan basic skincare untuk pemula.

Bagi kamu yang baru mencoba rutin menerapkan skincare harian, terlalu banyak pilihan produk bisa bikin bingung. Terlebih lagi ketika media sosial menawarkan berbagai bahan aktif dan tren perawatan kulit yang terus berganti.

Perawatan kulit sehari-hari sebenarnya bisa dimulai dari langkah yang sederhana. Dermatolog menyarankan pemula untuk terlebih dahulu membangun rutinitas dasar yang terdiri dari pembersih wajah, pelembap, dan tabir surya.

Setelah kulit terbiasa, produk tambahan dapat dipertimbangkan sesuai kebutuhan dan kondisi kulit. Dermatolog bersertifikat Sejal Shah, MD, mengatakan perkembangan industri skincare dalam beberapa tahun terakhir memang memberikan banyak pilihan bahan dan formulasi baru. Namun menurutnya, kondisi tersebut juga dapat membuat konsumen, terutama pemula, kesulitan menentukan produk yang tepat.

"Pasar skincare benar-benar berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Meskipun hal ini bagus karena memberi kita beragam bahan dan formulasi baru, kondisi ini juga bisa sangat membingungkan bagi konsumen, terutama pemula," ujar Shah dilansir dari Allure.

Bagaimana urutan basic skincare yang tepat? Berikut panduan sederhana yang bisa dicoba:

1. Mulailah dengan membersihkan wajah

Langkah pertama dalam rutinitas skincare adalah membersihkan wajah. Gunakan pembersih yang lembut untuk membantu mengangkat keringat, minyak, sisa makeup, sel kulit mati, serta kotoran yang menempel di wajah.

Pembersihan dapat dilakukan dua kali sehari, yakni pagi dan malam hari. Dermatolog bersertifikat Divya Shokeen, MD, menjelaskan bahwa mencuci wajah pada pagi hari membantu membersihkan keringat dan minyak yang terkumpul selama tidur.

Sementara pada malam hari, proses membersihkan wajah menjadi lebih penting karena kulit telah terpapar berbagai kotoran sepanjang hari. Jenna Queller, MD, menambahkan kalau wajah yang benar-benar bersih dapat membantu produk skincare berikutnya bekerja lebih efektif.

Untuk mencuci wajah, gunakan air suam-suam kuku dan pijat lembut cleanser menggunakan ujung jari selama sekitar 30 sampai 60 detik sebelum dibilas. Hindari air yang terlalu panas karena dapat memicu kemerahan atau iritasi.

Queller juga menyarankan tidak perlu menggunakan sikat atau alat pembersih wajah yang kasar karena dapat mengiritasi kulit dan menjadi tempat berkumpulnya bakteri.

Pemilihan cleanser pun sebaiknya disesuaikan dengan jenis kulit. Kulit berminyak dapat mempertimbangkan pembersih berbusa untuk membantu mengangkat minyak berlebih.

Sedangkan kulit kering lebih cocok menggunakan pembersih yang memiliki kandungan pelembap seperti hyaluronic acid atau glycerin. Bagi kulit sensitif, pilih produk yang lembut dan sebisa mungkin bebas pewangi tambahan, essential oil, maupun ekstrak tumbuhan yang berpotensi memicu iritasi.

2. Lanjutkan dengan pelembap

Setelah wajah bersih, jangan buru-buru melewatkan pelembap, bahkan jika kulit cenderung berminyak. Pelembap berfungsi membantu menjaga skin barrier, mengurangi kehilangan air dari kulit, sekaligus mempertahankan kondisi kulit agar tetap seimbang.

"Pelembap merupakan langkah penting untuk semua jenis kulit, bukan hanya kulit kering. Pelembap membantu mendukung skin barrier, mencegah kehilangan air, dan menjaga keseimbangan kulit," kata Queller.

Pelembap sebaiknya diaplikasikan ketika kulit masih sedikit lembap setelah mencuci wajah. Oleskan secara merata hingga area leher untuk membantu mempertahankan hidrasi.

Bagi pemilik kulit berminyak atau mudah berjerawat, pilih pelembap berlabel noncomedogenic dan bertekstur gel atau lotion yang ringan.

"Tidak peduli seberapa berminyak atau rentan berjerawatnya kulit Anda, kulit akan menjadi kering tanpa rehidrasi, dan kulit yang kering adalah kulit yang mengalami iritasi," jelas Michele Farber, MD.

Sementara itu, kulit kering atau sensitif dapat memperoleh manfaat dari pelembap dengan tekstur lebih kaya. Kseniya Kobets, MD, menyarankan mencari kandungan yang mendukung skin barrier, seperti glycerin, ceramide, niacinamide, atau squalane.

3. Jangan lupa sunscreen pada pagi hari

Jika dua langkah pertama bisa menjadi rutinitas pagi dan malam, ada satu tambahan penting yang wajib dilakukan pada pagi atau siang hari, yakni menggunakan sunscreen. Tabir surya merupakan perlindungan utama kulit dari paparan sinar ultraviolet yang dapat meningkatkan risiko kerusakan kulit dan kanker kulit.

"Sunscreen adalah garis pertahanan dan perlindungan pertama terhadap kanker kulit. Jika Anda tidak melakukan hal lain untuk kulit, perlindungan dari sinar matahari adalah yang paling penting," kata Farber.

Gunakan sunscreen broad-spectrum yang mampu melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB dengan minimal SPF 30 setiap hari. Paparan UV tidak hanya terjadi ketika sedang berjemur atau berada di luar ruangan dalam waktu lama.

Sinar matahari tetap dapat mengenai kulit ketika seseorang berjalan menuju mobil, berbelanja, berkendara, bahkan saat berada di dekat jendela. Kobets juga mengatakan jumlah pemakaian tidak kalah penting.

"Yang jauh lebih penting mengaplikasikan sunscreen dalam jumlah yang cukup, sekitar setengah sendok teh untuk wajah dan leher, serta mengaplikasikannya kembali setiap dua jam ketika berada di luar ruangan atau setelah berenang maupun berkeringat," saran Kobets.



Simak Video "Video: Skincare Check Bareng Dokter Tompi: Do's & Don'ts!"

(eny/eny)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork