Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Rahasia Kulit Bersih: Ini Basic Skincare Wajib untuk Samarkan Bekas Jerawat

Arina Yulistara - wolipop
Sabtu, 07 Feb 2026 14:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Ilustrasi skincare
Foto: Getty Images/heckmannoleg
Jakarta -

Sering merasa kurang percaya diri karena bekas jerawat tak kunjung hilang? Coba terapkan basic skincare untuk menghilangkan bekas jerawat di bawah ini.

Banyak dari kamu yang mungkin sudah berhasil mengatasi jerawat aktif, tapi masih berjuang menghadapi noda hitam, kemerahan, hingga tekstur kulit yang tidak merata. Kondisi ini sering menimbulkan rasa kurang percaya diri karena bekas jerawat dapat bertahan lama jika tidak ditangani dengan perawatan yang tepat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Basic skincare untuk menghilangkan bekas jerawat sebenarnya tidak harus rumit. Dengan membangun rutinitas perawatan kulit yang konsisten dan sesuai dengan kebutuhan kulit, bekas jerawat dapat memudar secara bertahap.

Kunci utamanya memilih bahan aktif yang tepat, menjaga kesehatan kulit, serta melindungi kulit dari paparan sinar matahari yang dapat memperparah hiperpigmentasi. Mari memahami pentingnya basic skincare untuk menghilangkan bekas jerawat.

ADVERTISEMENT

Pentingnya Rutinitas Skincare untuk Bekas Jerawat

Bekas jerawat terbentuk akibat proses peradangan pada kulit yang merusak jaringan kolagen. Ketika jerawat sembuh, kulit membutuhkan waktu untuk memperbaiki diri. Tanpa perawatan yang tepat, proses regenerasi kulit bisa berjalan lebih lambat sehingga bekas jerawat terlihat semakin jelas.

Setiap jenis kulit memiliki respon berbeda terhadap produk perawatan. Secara umum terdapat panduan basic skincare yang dapat membantu mempercepat proses pemudaran bekas jerawat.

Rutinitas ini mencakup pembersihan wajah, penggunaan bahan aktif pencerah, eksfoliasi, hingga perlindungan kulit dari sinar ultraviolet. Berikut deretan basic skincare yang bisa membantu menyamarkan hingga menghilangkan bekas jerawat.

1. Bersihkan Wajah dengan Pembersih yang Lembut

Langkah pertama dalam basic skincare untuk menghilangkan bekas jerawat adalah membersihkan wajah secara rutin. Pembersih wajah berfungsi mengangkat kotoran, minyak berlebih, serta sisa makeup yang dapat menyumbat pori-pori.

Bagi pemilik kulit berjerawat, penggunaan pembersih wajah yang lembut sangat dianjurkan. Produk yang mengandung bahan alami seperti aloe vera, ekstrak mentimun, chamomile, hingga gliserin dapat membantu menjaga kelembapan kulit sekaligus menenangkan peradangan.

Selain itu, hindari pembersih yang mengandung sulfat. Kandungan ini memang menghasilkan busa melimpah, tapi berisiko membuat kulit menjadi kering dan kehilangan pelindung alaminya.

Bersihkan wajah dua kali sehari, yakni pagi dan malam, selama kurang lebih satu menit sebelum dibilas dengan air bersih. Pada malam hari, terutama jika menggunakan makeup atau sunscreen, disarankan melakukan double cleansing agar wajah benar-benar bersih.

2. Gunakan Serum Vitamin C

Rekomendasi rangkaian produk Vitamin C dari Trueve.

Foto: Dok. Instagram @trueve.id.

Vitamin C merupakan salah satu bahan aktif yang paling banyak diteliti dalam dunia dermatologi untuk membantu memudarkan bekas jerawat. Kandungan ini dikenal memiliki kemampuan mencerahkan kulit sekaligus merangsang produksi kolagen.

Vitamin C dalam bentuk L-ascorbic acid berperan penting dalam pembentukan elastin dan kolagen sehingga membantu memperbaiki tekstur kulit yang rusak akibat jerawat. Penggunaan serum vitamin C secara rutin juga dapat membantu menyamarkan noda hitam dan membuat warna kulit tampak lebih merata.

Bagi pemilik kulit berminyak, penggunaan vitamin C dalam bentuk krim dapat menjadi alternatif yang lebih nyaman.

3. Gunakan Sunscreen Tiap Pagi

Dilema Pilih Sunscreen untuk Kulit Sensitif? 2 Sunscreen Ini Bisa Jadi Pilihanmu

Foto: Shopee

Sunscreen menjadi bagian penting dalam basic skincare untuk menghilangkan bekas jerawat. Paparan sinar ultraviolet dapat memperburuk hiperpigmentasi dan merusak kolagen sehingga bekas jerawat semakin sulit hilang.

Penggunaan sunscreen minimal SPF 50 sangat dianjurkan, terutama bagi mereka yang sering beraktivitas di luar ruangan. Selain melindungi kulit dari sinar UV, penggunaan vitamin C sebelum sunscreen juga dapat membantu meningkatkan perlindungan kulit.

Tak hanya itu, beberapa produk perawatan jerawat dapat membuat kulit lebih sensitif terhadap sinar matahari sehingga penggunaan sunscreen menjadi semakin penting.

4. Eksfoliasi Secara Rutin

Ilustrasi eksfoliasi

Foto: Getty Images/Kanawa_Studio

Eksfoliasi berperan dalam mengangkat sel kulit mati sekaligus mempercepat proses regenerasi kulit. Untuk membantu memudarkan bekas jerawat, eksfoliasi dapat dilakukan satu hingga tiga kali dalam seminggu menggunakan eksfoliator kimia.

Beberapa bahan yang sering digunakan dalam eksfoliator antara lain enzim labu, vitamin A, dan vitamin C. Kandungan tersebut membantu meningkatkan pergantian sel kulit sehingga bekas jerawat dapat memudar lebih cepat.

Meski demikian, perlu diperhatikan frekuensi eksfoliasi yang disesuaikan dengan kondisi kulit. Jika muncul tanda iritasi seperti kemerahan, rasa perih, atau sensasi terbakar, sebaiknya kurangi intensitas eksfoliasi.

5. Rutinitas Skincare Malam Hari

Ilustrasi skincare cleansing oil

Foto: Getty Images/CentralITAlliance

Selain perawatan pagi, rutinitas skincare malam juga berperan penting dalam memperbaiki kondisi kulit. Langkah awal tetap dimulai dengan membersihkan wajah, terutama setelah seharian terpapar debu, polusi, dan makeup. Double cleansing dianjurkan agar kulit benar-benar bersih sebelum menerima perawatan lanjutan.

Kemudian menggunakan retinol. Retinol dikenal sebagai bahan aktif yang efektif membantu mengatasi bekas jerawat dan perubahan warna kulit.

Kandungan ini bekerja dengan mempercepat regenerasi sel kulit serta merangsang produksi kolagen. Namun retinol dapat menimbulkan efek samping berupa iritasi dan kulit kering.

Untuk itu, penggunaannya sebaiknya dimulai secara bertahap, misalnya dua hingga tiga kali seminggu dengan jumlah kecil. Penggunaan pelembap setelah retinol juga sangat dianjurkan untuk menjaga kesehatan skin barrier.

6. Lakukan Microneedling Secara Berkala

A young latin woman getting a facial treatment with a device.

Foto: Getty Images/aldomurillo

Microneedling menjadi salah satu metode yang dapat membantu memperbaiki bekas jerawat berbentuk cekungan. Teknik ini bekerja dengan menciptakan luka mikro pada kulit sehingga merangsang pembentukan kolagen baru.

Dokter estetika, Dr. Nicole James, menilai penggunaan alat microneedling dapat meningkatkan penyerapan produk skincare. Ia menjelaskan bahwa setelah menggunakan alat tersebut, serum yang diaplikasikan akan lebih mudah meresap ke dalam kulit sehingga hasil perawatan menjadi lebih optimal.

Meski demikian, microneedling sebaiknya dilakukan secara hati-hati, maksimal satu hingga dua minggu sekali, serta menggunakan alat yang telah disterilkan.

Dengan rutinitas skincare yang tepat, bekas jerawat dapat memudar secara bertahap sekaligus membantu menjaga kesehatan dan kecerahan kulit dalam jangka panjang.

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads