Tren Skin Booster Glass Skin, Benarkah Bikin Kulit Glowing? Ini Kata Dokter!
Perawatan skin booster glass skin kini marak ditawarkan klinik kecantikan. Benarkah skin booster ini memberikan hasil glass skin sesuai namanya?
Glass skin sendiri merupakan istilah yang berkembang dari industri kecantikan Korea. Glass skin adalah tampilan kulit yang terlihat tanpa pori, sangat berkilau, selalu lembap, dan memantulkan cahaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini, tren glass skin tidak lagi hanya mengandalkan rutinitas skincare. Perawatan untuk mendapatkan kulit bercahaya juga mulai masuk ke klinik kecantikan melalui suntikan yang disebut glass skin skin booster.
Apa Itu Skin Booster Glass Skin?
Ilustrasi skin booster. Foto: Getty Images/Dobrila Vignjevic. |
"Glass skin umumnya merujuk pada kategori perawatan untuk meningkatkan kualitas kulit yang biasa disebut skin booster. Perawatan ini dirancang untuk memperbaiki kondisi dan tampilan kulit, bukan mengubah bentuk wajah," ujar Dr. Ramsha Riaz, ahli estetika dari Bionix Clinic seperti dikutip dari Vogue Arabia.
Menurut Dr. Nihal Hussein, dokter estetika berlisensi DHA dan MOH sekaligus praktisi wellness di Shookra Longevity & Aesthetics, skin booster glass skin dilakukan dengan menyuntikkan bahan aktif ke lapisan permukaan kulit. Bahan aktif yang digunakan biasanya berupa hyaluronic acid (HA) yang lembut dan tidak berikatan silang.
"Saya selalu menjelaskan kepada pasien bahwa ini bukan filler seperti yang selama ini dipahami. Kami tidak menambahkan bentuk atau volume pada wajah, tetapi memberikan nutrisi untuk kulit," jelas Dr. Hussein.
Menurutnya, skin booster bekerja melalui dua tahap. Karena hyaluronic acid merupakan molekul yang secara alami diproduksi oleh kulit dan mampu mengikat banyak air, beberapa minggu pertama setelah perawatan akan memberikan efek hidrasi. Kulit akan terlihat lebih kenyal, lembap, dan segar.
Dalam enam hingga delapan minggu berikutnya setelah skin booster glass skin, suntikan tersebut menstimulasi fibroblas, yaitu sel yang bertanggung jawab memproduksi kolagen dan elastin. Secara bertahap, kulit pun menjadi lebih kencang dan halus.
"Inilah yang sebenarnya dimaksud dengan 'dari dalam'. Skincare dapat menghidrasi permukaan kulit, sedangkan perawatan ini mengembalikan kadar air dan menstimulasi aktivitas sel di dalam dermis," ujarnya.
Skin booster glass skin ini bisa diibaratkan sebagai pelembap dari dalam. Perawatan ini ditujukan untuk mengatasi kulit yang dehidrasi dan kusam sehingga terlihat lebih kenyal dan awet muda. Dampaknya, garis-garis halus dapat tampak lebih samar, sementara tekstur dan elastisitas kulit membaik.
Kulit yang terhidrasi dengan baik dan memiliki tekstur lebih halus juga dapat memantulkan cahaya secara lebih merata. Hal inilah yang pada akhirnya membuat kulit terlihat lebih glowing atau disebut sebagai efek glass skin.
Namun, skin booster glass skin bukanlah perawatan yang bisa menghilangkan seluruh masalah kulit. Pori-pori mungkin terlihat lebih samar ketika hidrasi dan tekstur kulit membaik, tetapi suntikan ini tidak benar-benar mengecilkan pori-pori. Untuk masalah seperti bekas jerawat, pigmentasi yang cukup berat, atau garis yang lebih dalam, dokter mungkin akan merekomendasikan jenis perawatan lain yang lebih sesuai.
Skin booster glass skin ini menurut Dr. Hussein juga tidak sepenuhnya memberikan hasil 'glass skin' sesuai namanya. Skin booster ini lebih tepat disebut meningkatkan kualitas kulit, bukan membuat kulit menjadi sempurna.
"Glass skin yang Anda lihat di internet merupakan kombinasi dari faktor genetik, pencahayaan, makeup, dan sering kali filter. Tidak ada suntikan yang bisa menciptakan hasil seperti itu, dan saya akan berhati-hati terhadap klinik yang menjanjikannya," kata Dr. Hussein.
Bisakah Glowing dengan Sekali Skin Booster Glass Skin?
Foto: Getty Images/Dobrila Vignjevic.
"Saya biasanya merencanakan dua hingga tiga sesi dengan jarak empat minggu, kemudian maintenance setiap enam hingga sembilan bulan. Namun, saya menyesuaikannya dengan produk dan pasien," tambah Dr. Hussein.
Hasil dari skin booster glass skin tidak langsung terlihat secara maksimal karena berkembang secara bertahap. Efek hidrasi biasanya muncul lebih dahulu, kemudian diikuti peningkatan kekencangan dan tekstur kulit dalam beberapa minggu berikutnya.
Perawatan skin booster glass skin ini termasuk yang memiliki donwtime minimal. Biasanya kamu akan mengalami benjolan kecil, kemerahan, pembengkakan, atau memar setelah penyuntikan.













































