Rambut Mudah Rontok dan Beruban? Ini Antioksidan yang Wajib Kamu Coba
Bagi perempuan yang rutin menggunakan berbagai produk perawatan tubuh, istilah antioksidan tentu sudah tidak asing lagi. Senyawa ini dikenal memiliki banyak manfaat bagi kesehatan karena berperan menangkal radikal bebas-zat berbahaya dari luar tubuh yang dapat memicu kerusakan sel.
Tak hanya kulit, rambut juga membutuhkan asupan antioksidan agar tetap sehat dan kuat. Selain diperoleh dari makanan bergizi, perawatan rambut yang diformulasikan khusus dengan kandungan antioksidan juga penting untuk menjaga kesehatan kulit kepala dan batang rambut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu, bagaimana antioksidan bekerja untuk rambut? Menurut dermatolog asal New York, Hannah Kopelman, antioksidan membantu menetralkan radikal bebas yang dapat menyebabkan rambut menjadi lemah, mudah rontok, hingga beruban. Dengan kata lain, antioksidan berperan dalam memperlambat tanda-tanda penuaan dini pada rambut.
Antioksidan untuk Rambut
1. Vitamin A
Salah satu sumber antioksidan penting untuk rambut adalah vitamin A. Dalam dunia perawatan kulit, vitamin A lebih dikenal sebagai retinol. Menurut Kopelman, pasien yang mengalami rambut mudah patah atau kulit kepala kering kerap memiliki asupan vitamin A yang kurang.
Vitamin A banyak ditemukan dalam ubi jalar, wortel, serta sayuran hijau. Namun, konsumsinya tetap harus diperhatikan. Kelebihan vitamin A justru dapat memicu rambut rontok, sebagaimana juga disampaikan oleh dermatolog Dr. Serena Mraz.
2. Vitamin C dan Vitamin E
Vitamin C dan vitamin E juga berperan besar dalam menjaga struktur serta kekuatan rambut. Vitamin C penting untuk produksi kolagen, yaitu protein yang mendukung kekuatan rambut. Selain itu, vitamin C juga dapat membantu meredakan peradangan pada kulit kepala dan mengurangi ketombe.
Tak hanya dari makanan seperti jeruk dan paprika, vitamin C juga bisa diperoleh melalui sampo atau kondisioner yang mengandung bahan tersebut.
Sementara itu, vitamin E bekerja dengan meningkatkan sirkulasi darah di kulit kepala. Aliran darah yang lancar membantu folikel rambut memperoleh nutrisi secara optimal sehingga pertumbuhan rambut menjadi lebih sehat. Vitamin E bisa ditemukan dalam alpukat dan kacang-kacangan, serta berbagai produk serum atau hair oil. Kandungan ini juga membantu rambut tampak lebih berkilau.
3. Polifenol
Polifenol merupakan antioksidan yang sangat baik, terutama bagi kamu yang mulai memasuki usia matang. Senyawa ini terdapat dalam teh hijau dan cokelat hitam (dark chocolate).
Polifenol dikenal mampu membantu mencegah uban, merangsang pertumbuhan rambut, memperpanjang fase pertumbuhan, hingga melindungi rambut dari paparan sinar UV. Tak heran jika konsumsi dark chocolate dalam jumlah wajar juga dapat memberikan manfaat tidak langsung bagi ketebalan dan kekuatan rambut.
4. Selenium
Selenium berfungsi sebagai pendukung kerja antioksidan dalam tubuh. Kandungan ini sering ditemukan dalam sampo khusus untuk ketombe atau masalah kulit kepala.
Selain itu, selenium juga terdapat dalam kacang brazil, telur, dan makanan laut. Dalam kondisi tertentu, selenium dapat dikonsumsi dalam bentuk suplemen sesuai anjuran tenaga medis untuk mendapatkan manfaat yang lebih optimal.
5. Niacinamide (Vitamin B3)
Niacinamide atau vitamin B3 tak hanya bermanfaat untuk kulit wajah, tetapi juga baik untuk kesehatan kulit kepala. Kandungan ini direkomendasikan bagi pemilik kulit kepala sensitif karena membantu memperkuat lapisan pelindung kulit kepala.
Penggunaan sampo atau serum yang mengandung niacinamide dapat membuat rambut tampak lebih sehat dan berkilau. Selain dari produk perawatan, asupan niacinamide juga bisa diperoleh dari ikan, daging, dan biji-bijian utuh.
Menjaga kesehatan rambut ternyata tidak cukup hanya dengan perawatan luar. Kombinasi nutrisi seimbang dan produk yang tepat dengan kandungan antioksidan dapat menjadi kunci untuk mendapatkan rambut yang kuat, sehat, dan bercahaya.
(eny/eny)












































